Sabtu, 19 September 2020
  • Home
  • DUMAI
  • Abaikan Rekruitmen Naker Lokal, PT PAA Bakal Didemo
Kamis, 06 Agustus 2020 19:33:00

Abaikan Rekruitmen Naker Lokal, PT PAA Bakal Didemo

Kamis, 06 Agustus 2020 19:33:00
BAGIKAN:
net
PT. PAA mendirikan pabrik di Kawasan industri Dumai-Pelintung

DUMAI, POROSRIAU.COM –PT PAA ( Pelita Agung  Agriindustri) dituding mengabaikan Perda  Kota Dumai no 10 tahun 2004 dalam hal perekrutan tenaga kerja lokal (Naker Lokal),  sebagaimana diamanatkan wajib memenuhi 70 persen dari jumlah penerimaan. Alhasil, Naker lokal yang tergabung dalam Pemuda Tempatan Medang Kampai, merencanakan mengelar aksi demo, Sabtu (08/08/2020).

Keterangan bakal di demonya salah satu perusahaan yang tergabung dalam Permata Hijau Group (PHG) dan mendirikan pabrik di Kawasan Industri Dumai (KID)- Pelintung, diperoleh dari surat  pemberitahuan aksi unjuk rasa  tertanggal 03 Agustus 2020 kepada Polres Dumai.  Keterangan lebih lanjut,Al Yasak, Penanggung Jawab aksi saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya membenarkan perihal rencana aksi tersebut. Rencana demo nantinya,beber Al Yasak, adalah merupakan aksi kali keduanya setelah beberapa bulan lalu dilaksanakan namun tidak diindahkan oleh pihak perusahaan.

Al Yasak menerangkan, janji pihak PT PPA hanya janji manis belaka. Buktinya,imbuh Al Yasak, rekruitmen yang dilaksanakan beberapa waktu lalu hanya sebagian kecil mengakomodir Naker Lokal.

“Setelah kita telusuri hanya sebagian kecil warga Kecamatan Medang Kampai. Memang, KTP yang digunakan beberapa diantaranya dengan domisili Kecamatan Medang Kampai, namun itu diduga termasuk Naker luar daerah yang baru mengurus pindah domisili. Tuntutan kita sederhana, penuhi amanat Perda no. 10 tahun 2004 dalam hal perekrutan tenaga kerja dan prioritaskan Naker Lokal khususnya dimana perusahaan itu beroperasi,” jelas Al Yasak

Saat ditanya terkait persiapan demo, Al Yasak menjelaskan pihaknya masih dalam langkah persiapan dengan mengikuti protokol kesehatan sebagaimana diminta oleh pihak kepolisian.

Terpisah, Humas PT PAA, Ardi saat dikonfirmasi terkait aksi demo tersebut, pihaknya sudah mendapat informasi. Namun, pihaknya menilai bahwa aksi itu adalah wujud ketidaksabaran. “Jika aksi itu dilakukan,merupakan kali keduanya. Padahal kita sudah merencanakan, namun mereka kurang sabaran aja,” terang Ardi  (rul)

  Berita Terkait
  • Kelahiran Generasi Z, Kematian Media Cetak

    3 tahun lalu

    Di Indonesia, melihat kehadiran internet secara komersial di sini pada 1994, bisa dibilang Generasi Z adalah mereka yang lahir medio 1990-an hingga medio 2000-an.

  • Bupati Suyatno Manfaatkan Pulau Jemur Menjadi Wisata Bahari Andalan Rokan Hilir

    3 tahun lalu

    Pulau Jemur yang merupakan sebuh gugusan pulau-pulau yang terdiri dari beberapa buah pulau antara lain, Pulau Tekong Emas, Pulau Tekong Simbang, Pulau Labuhan Balik serta pilau- pulau kecil lainnya yang menyimpan banyak keindahan alam dan sangat berpotens

  • Naker lokal Antara Angan-angan dan Kenyataan

    4 tahun lalu

    Jika kita mengilas balik program kampanye pasangan Zulkifli As dan Eko Suharjo saat Pemilihan Kepala Daerah(Pilkada)  Desember 2015 silam, membuat kita masyarakat menaruh harapan besar de

  • Lima Negara Porak Poranda Akibat 'People Power'

    tahun lalu

    Aksi ini sudah diantisipasi karena sejumlah pihak sebelumnya telah menyatakan bakal menggelar aksi yang mereka sebut sebagai 'people power'.

  • Editorial : Siapakah yang Akan Menjadi Rival Sang PETAHANA? (Part I)

    tahun lalu

    POROSRIAU.COM – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Dumai yang dijadwalkan pada tahun 2020 mendatang, disambut apresiasi masyarakat dengan banyaknya nama nama yang mencuat dibeberapa pembe

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.