Jumat, 10 April 2020
  • Home
  • DUMAI
  • DLH Nyata PT EDI Dumai Tidak Kelolah Limbah
Jumat, 17 Januari 2020 16:26:00

DLH Nyata PT EDI Dumai Tidak Kelolah Limbah

Jumat, 17 Januari 2020 16:26:00
BAGIKAN:
dokumen porosriau.com
Busa berwarna kecoklatan yang mengalir secara rutin dari PT PT Eka Dura Indonesia (PT EDI) terus mengalir ke saluran yang berada di kawasan PT Pelindo Dumai dan terus mengarah ke laut. Begini penampakannya.

DUMAI, POROSRIAU.COM - Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai temukan dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Eka Dura Indonesia membuang air sisa pencucian tangki truk CPO dan pemandian pekerja ke parit sekitar tanpa dikelola.

Kepala DLH Dumai Satrio Wibowo menegaskan harusnya air pencucian tangki dan mandi pekerja termasuk limbah domestik perusahaan ini harus dikelola sesuai standar, namun mengalir begitu saja ke parit sekitar lingkungan pabrik dan warga.

"Pembuangan air ke parit harus dikelola sesuai standar pengelolaan air limbah, dan saat kita turun memang ada dugaan pencemaran, sudah dilakukan pengambilan sampel untuk diuji," kata Satrio kepada pers, Jumat.

Dijelaskan, saat ini DLH menunggu tindak lanjut dari Kementerian LHK, dan manajemen perusahaan juga sudah dimintai keterangan terkait pembuangan air pencucian tangki tersebut.

Pihak perusahaan, lanjut nya saat itu mengaku tidak tahu bahwa air pencucian yang mengalir ke parit berbentuk busa berwarna coklat itu harus dikelola, sehingga menganggap tidak merusak atau mencemari lingkungan dan tidak perlu melaporkan ke DLH.

"Mereka ngaku tidak mengerti, padahal apapun jenis air dibuang ke parit harus dikelola sesuai standar, dan kita juga minta agar segera dikelola dan disediakan tempat pemandian di areal pabrik," sebutnya.

Setelah pertemuan itu, perusahaan yang langsung diwakili pimpinan tertinggi di Dumai berjanji akan membangun tempat pemandian dan segera melengkapi instalasi pengelolaan air limbah sesuai ketentuan berlaku.

Sebelumnya, Kepala PT EDI Budi Setiawan dikonfirmasi wartawan membantah bahwa busa berwarna kecoklatan tersebut merupakan limbah perusahaan karena bukan sisa dari hasil produksi perusahaan.

Namun dia mengaku busa itu hasil dari kegiatan awak sopir dan pekerja yang membersihkan badan setelah selesai melaksanakan aktivitas bongkar muat CPO.

"Ya, hanya hasil mandi para awak sopir dan pekerja saja. Mereka kan kotor-kotor setelah masuk ke dalam tanki pasca bekerja. Buih sabun lah, kita tidak ada produksi. Kita bergerak pada bidang tanki timbun saja. Ya, itu bukan limbah," kata Budi kepada pers belum lama.

Menurutnya, perusahaan hanya membantu pekerja yang merupakan warga sekitar untuk air mandi atau untuk membersihkan badan setelah bekerja membersihkan tangki truk mengangkut minyak kelapa sawit.

Sebagai informasi, pengertian limbah menurut kamus besar Bahasa Indonesia adalah benda yang tidak bernilai dan tidak berharga. Serta bisa juga diartikan sebagai sisa proses produksi. Sedangkan menurut Peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2014 mengartikan bahwa limbah adalah sisa suatu usaha atau kegiatan.

Sedangkan menurut ahli mendefenisikan limbah adalah sisa atau buangan yang dihasilkan oleh kegiatan individu maupun berkelompok yang tidak memiliki nilai ekonomis, sehingga perlu pengelolaan khusus saat proses pembuangannya. (r***)

  Berita Terkait
  • BUMD Segera Resmikan Pembangunan Batching Plant

    4 tahun lalu

    Sejak dinakhodainya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Dumai oleh Bennedy Boeiman sejumlah terobosan pun dilakukannya untuk memajukan perusahaan yang diibaratkan "mati segan hidup tak mau" ini.

  • Masyarakat Sambut Wacana KPK Berkantor di Riau

    4 tahun lalu

    Sudah menjadi rahasia umum banyak penyelengara Negara ini yang secara terang-terangan merampok uang rakyat. Padahal sudah banyak pejabat yang masuk bui

  • Hamdan Kamal Lantik 28 Pejabat Eselon III dan IV Dilingkungan Pemko Dumai

    9 bulan lalu

    DUMAI (POROSRIAU.COM)  - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai Drs H Hamdan Kamal mengambil sumpah dan melantik 28 pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Dum

  • Diminta Tindaklanjuti ‘Kasus’ Pertamina Dumai, DLH Dideadline Sepekan

    8 bulan lalu

    HMI Cabang Dumai memberikan tenggat waktu sepekan kepada DLH. Soalnya, tidak didengar pernyataan yang jelas dan tegas dari DLH terkait sikap apa dan tindakan apa yang akan dilakukan untuk menindaklanjuti ‘kasus’ PT. Pertamina RU II Dumai

  • Catatan Akhir Tahun PT Pertamina RU II Dumai: "Reputasi Elok Dalam Gugatan"

    4 bulan lalu

    Oleh M. Syahrul Aidi Pemimpin Redaksi porosriau.com Tulisan mengutip data dari berbagai sumber   SEPANJANG tahun 2019 ini PT Pertamina RU II  Dumai menikmati fase-fase ind

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.