Kamis, 21 September 2017
  • Home
  • DUNIA
  • 600 Kali Sodomi Putri Kandung, Pria Ini Dijatuhi Hukum 48 Tahun Penjara
Sabtu, 09 September 2017 13:53:00

600 Kali Sodomi Putri Kandung, Pria Ini Dijatuhi Hukum 48 Tahun Penjara

Oleh: Redaksi
Sabtu, 09 September 2017 13:53:00
BAGIKAN:
Ilustrasi gambar sodomi (foto/int)

POROSRIAU.COM--Malaysia, untuk kali pertama dalam sejarah, menghukum seorang warganya dengan ratusan tuntutan pelecehan seksual.

Seorang laki-laki Malaysia yang tak disebut namanya, mendapat 623 tuntutan setelah diketahui 600 kali menyodomi putrinya sendiri. Perbuatan itu juga dilakukannya di hotel ketika ia dan sang putri yang masih berusia 15 tahun umrah di Kota Mekkah, Arab Saudi.

Oleh hakim, seperti diberitakan Strait Times, Jumat (8/9/2017), laki-laki berusia 36 tahun tersebut dijatuhi hukuman 48 tahun penjara.

Hakim Yong Zarida, saat membacakan putusan pengadilan, menyebut laki-laki itu sudah bercerai dari sang istri. Setelah bercerai, dia hidup bersama tiga putrinya, sehingga leluasa melakukan perbuatan keji.

"Tersangka terbukti bersalah dan dihukum 28 tahun untuk praktik inses dan penyerangan seksual," tutur Zarida.

"Hukuman lain yang harus dijalani tersangka adalah 20 tahun penjara karena melakukan praktik sodmi, sehingga total harus menjalani hukuman penjara selama 48 tahun,," tambahnya.

Zarida mengungkapkan, hukuman berat itu dijatuhkan juga karena pelaku melakukan perbuatan itu pada bulan Ramadan, yakni Mei 2017, di apartemen mereka, kawasan Petaling Jaya.

Jaksa Agung Malaysia Mohamed Apandi Ali mengonfirmasi, pelaku merupakan orang pertama yang dituntut memakai 100 pasal seksual.

"Peristiwa keji itu baru terungkap setelah korban mengadu ke ibunya. Itu setelah sang ayah berencana menyerahkan dua adik korban untuk diasuh sang ibu, sehingga dia semakin leluasa," terang Ali.(viz/suara)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Anggota PWI Rokan Hulu Dianiaya Kades dan Kaur Desa Kampar

    8 bulan lalu

    ROHUL(POROSRIAU.COM)- Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi, kali ini menimpa Despandri (40) anggota PWI Kabupaten Rokan Hulu, dan wartawan Harian Koran Riau dan Metro TV Wilayah Rokan Hulu. Korban mengalami luka gores di dada, lengan dan kepala. Us

  • Ketua KPPS TPS 03 Desa Kumantan Divonis 24 Bulan Penjara

    6 bulan lalu

    Indra Syardi (LK 56) Ketua KPPS di TPS 03 Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Bangkinang, pada Rabu (15/03)

  • Notaris Neni Lolos dari Eksekusi JPU

    tahun lalu

    Untuk kali kedua, notaris senior Neni Sanitra lagi-lagi "lolos" dari eksekusi Jaksa Penuntut Umum (JPU). Padahal, terpidana satu tahun terkait perkara pemalsuan akta perjanjian tersebut harusnya sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan

  • Kementerian Agama Telusuri Pernikahan Sedarah

    tahun lalu

    DUMAI(PR) - Seorang bapak di Dumai berinisial Za (40) dengan pekerjaan serabutan diduga tega menggauli dan menikahi putri kandung yang dikabarkan masih berusia 16 tahun dan melakukan pernikahan sir

  • Heboh, Istri Selingkuh Dengan Abang Ipar Suaminya

    tahun lalu

    Dumai (POROSRIAU.com) - Perselingkuhan seolah menjadi tren ditengah-tengah masyarakat saat ini, apalagi dikalangan PNS hal ini sudah acap kali terjadi, seolah perselingkuhan sudah tidak tabu lagi untuk dilakukan, kali ini heboh tentang perselingkuhan yang

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.