Rabu, 18 Oktober 2017
  • Home
  • DUNIA
  • Korut Klaim Donald Trump Sudah Umumkan Pernyataan Perang
Selasa, 26 September 2017 08:52:00

Korut Klaim Donald Trump Sudah Umumkan Pernyataan Perang

Oleh: Redaksi
Selasa, 26 September 2017 08:52:00
BAGIKAN:
Menlu Korea Utara, Ri Yong Ho, mengatakan sekarang militer Korea Utara berhak menembak jatuh pesawat-pesawat pengebom AS. (Reuters via BBC Indonesia)

POROSRIAU.COM--Pemerintah Korea Utara (Korut) menyatakan, penegasan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, bahwa pemimpin Korut tak akan bertahan lama “adalah pernyataan perang”.

Saat berbicara di New York, Menteri Luar Negeri Korut, Ri Yong Ho, mengatakan, militer Korut sekarang berhak untuk menembak jatuh pesawat-pesawat pengebom AS meski pesawat tersebut berada di luar wilayah udara Korut.

Ri mengatakan masyarakat internasioal harus memahami bahwa Washington yang pertama kali menyatakan perang.

"Seluruh dunia harus tahu bahwa Amerika-lah yang pertama-tama memberlakukan perang kepada negara kami," kata Ri kepada para wartawan, Senin (25/9/2017).

Ri mengeluarkan pernyataan ini sebelum meninggalkan New York, setelah menghadiri pertemuan Majelis Umum PBB yang diselenggarakan pekan lalu.

"Terkait dengan pernyataan perang yang dikeluarkan Trump ini, maka semua opsi sekarang ada di tangan pemimpin Korea Utara," tambahnya sebelum berangkat menuju bandar udara.

Kata-katanya ini adalah ulangan dari pernyataan senada yang disampaikan oleh Trump yang menyebutkan dirinya memegang semua opsi untuk menangani program nuklir dan pengembangan senjata oleh Korea Utara yang mengancam Amerika.

Hari Sabtu (23/9/2017) Ri di depan Majelis Umum PBB mengatakan “tak bisa dihindari negaranya akan menembak wilayah AS dengan roket setelah Trump menyebut pemimpin Korut, Kim Jong U, tengah melakukan misi bunuh diri”.

Tak lama kemudian, melalui Twitter Presiden Trump mengatakan kalau ancaman ini diulangi, pemerintah Korea Utara “tidak akan bertahan lama”.

Perang kata-kata ini memanas di tengah keputusan pemerintah di Pyongyang untuk terus melakukan uji nuklir dan uji penembakan rudal, meski dikecam oleh masyarakat internasional.

Ini bukan untuk pertama kalinya pemerintah Korea Utara menggunakan kata “pernyataan perang” kepada AS, namun kali ini disampaikan ketika pemimpin tertinggi kedua negara tengah saling serang melalui berbagai pernyataan resmi.

Stephane Dujarric, juru bicara Sekjen PBB General Antonio Guterres mengatakan bahasa yang panas bisa menyebabkan kesalahpahaman yang sangat fatal.

"Satu-satunya solusi adalah solusi politis," katanya.

Sementara itu juru bicara Gedung Putih, Sarah Huckabee, menegaskan bahwa pernyataan Ri “sangat absurd” dan menambahkan bahwa pemerintah Trump tidak mengumumkan perang terhadap Korut.(kompas)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Donald Trump Ancam Hancurkan Korea Utara

    4 minggu lalu

    Dalam penampilan pertamanya di panggung Debat Umum sejak terpilih menjadi presiden AS awal tahun ini, Trump menyatakan ambisi Korut dalam mengembangkan senjata Nuklir dan peluru kendali jarak jauh merupakan ancaman bagi keamanan dunia.

  • Donald Trump Ancam Korut Pasca Rudal Lintasi Jepang

    2 bulan lalu

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memberi peringatan kepada Pyongyang pasca peluncuran rudal balistik dari negara itu yang melintasi Jepang.

  • Merasa Dihina Trump, Kim Jong Un Murka

    4 minggu lalu

    Dalam pernyataan tersebut, Kim mengatakan Korea Utara akan membuat pemimpin AS membayar mahal untuk pidatonya.

  • SP3 Klaim Memiliki Surat Persetujuan Langsung Dari PT. MMC Dumai

    tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) - Mediasi antara pihak serikat pekerja SPTI Dumai dan SP3 (Satuan pekerja pemuda pancasila) yg berlangsung di kantor Disnakertrans jln. Kesehatan kota Dumai belum menghasilkan titik terang antara kedua pihak.

  • Rahasia di Balik Rambut Fenomenal Donald Trump

    11 bulan lalu

    Amy Lasch adalah bekas penata rambut Presiden Terpilih Amerika Serikat, Donald Trump. Dalam wawancara yang dilansir dari Mirror.co.uk, Rabu (9/11/2016)

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.