Rabu, 18 Oktober 2017
  • Home
  • DUNIA
  • Merasa Dihina Trump, Kim Jong Un Murka
Jumat, 22 September 2017 10:42:00

Merasa Dihina Trump, Kim Jong Un Murka

Oleh: Redaksi
Jumat, 22 September 2017 10:42:00
BAGIKAN:
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. [AFP]

POROSRIAU.COM--Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un merasa dipermalukan oleh ucapan Presiden Donald Trump kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa. Trump mengeluarkan banyak sanksi untuk Korut.

Kim Jong Un menilai tindakan Trump sebagai tindakan gila. Pernyataan Kim Jong Un itu dikeluarkan kantor berita Korea Utara, KCNA.

Dalam pernyataan tersebut, Kim mengatakan Korea Utara akan membuat pemimpin AS membayar mahal untuk pidatonya.

"Trump telah menolak keberadaan dan menghina saya dan negara saya di depan mata dunia," kata dia seperti dilansir CNN.

Kamis (21/9/2017) kemarin Trump mengatakan AS akan mengeluarkan lebih banyak sanksi terhadap Korea Utara. Sementara itu, sekutu-sekutu AS menginginkan agar sanksi-sanksi internasional yang ada saat ini dilaksanakan, sebagai cara terbaik untuk memaksa Pyongyang menghentikan program senjata nuklirnya.

Sanksi tambahan itu diperkirakan tidak akan menyentuh sektor minyak, kata seorang pejabat pemerintahan Trump kepada Reuters.

Ketegangan telah meningkat dalam beberapa pekan ini terkait tindakan Korut, yang terus melakukan uji coba nuklir dan peluru kendali balistik walaupun negara itu berada dalam tekanan terus-menerus dari kekuatan dunia.

Dewan Keamanan PBB telah menjatuhkan sembilan sanksi bagi Korut sejak 2006. Sanksi terbaru dikeluarkan bulan ini, yang membatasi pasokan bahan bakar untuk negara terkucil itu.

"Kita akan memberikan banyak lagi sanksi untuk Korea Utara," kata Trump saat menanggapi pertanyaan dalam pertemuan dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani di New York, di sela-sela sidang tahunan para pemimpin dunia di PBB.

Trump akan membuat pengumuman saat makan siang dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, kata sejumlah pejabat. Trump mengatakan, sebelum makan siang, bahwa ia dan Moon membahas perdagangan dan masalah Korea Utara.

"Menurut saya, kita sedang membuat banyak kemajuan dalam banyak cara," ujar Trump.

Ketika menyampaikan pidato di Majelis Umum PBB pada Selasa (20/9/2017), Trump memperingatkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bahwa Amerika Serikat, jika terancam, akan "memusnahkan" Korut, negara dengan penduduk 26 juta orang.

Pernyataan itu merupakan ancaman berbau militer paling keras yang pernah dikeluarkan Trump dan merupakan ungkapan kekhawatiran terbaru presiden AS itu terhadap peluncuran rudal balistik berkali-kali, yang melewati Jepang, dan uji coba nuklir bahwa tanah oleh Pyongyang. Sebagai tanggapan, menteri luar negeri Korea Utara mengumpamakan Trump sebagai anjing yang menggonggong. (CNN/Reuters/suara)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Ku Tak Ingin Sandang Status Janda kedua kalinya

    tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) – Er  seorang perempuan kelahiran Medan 28 tahun lalu tinggal di jalan Seputaran Jalan Sultan Syarif Kasim Kota Dumai, pernah menyandang status janda, namun setahun

  • Kelompok Penyihir Kirim "Santet" untuk Lengserkan Donald Trump

    8 bulan lalu

    POROSRIAU.COM--Tepat tengah malam, saat jarum jam menunjuk angka 12, Jumat (25/2/2017), para pengikut berbagai aliran sihir di Amerika Serikat mengirim "guna-guna" kepada Donal Trump, agar dia lengser dari jabatan Presiden AS.

  • Donald Trump Ancam Hancurkan Korea Utara

    4 minggu lalu

    Dalam penampilan pertamanya di panggung Debat Umum sejak terpilih menjadi presiden AS awal tahun ini, Trump menyatakan ambisi Korut dalam mengembangkan senjata Nuklir dan peluru kendali jarak jauh merupakan ancaman bagi keamanan dunia.

  • Korut Klaim Donald Trump Sudah Umumkan Pernyataan Perang

    3 minggu lalu

    Saat berbicara di New York, Menteri Luar Negeri Korut, Ri Yong Ho, mengatakan, militer Korut sekarang berhak untuk menembak jatuh pesawat-pesawat pengebom AS meski pesawat tersebut berada di luar wilayah udara Korut.

  • Rupiah Di Titik Terendah Tahun Ini

    3 minggu lalu

    Artinya, dalam bulan yang sama, rupiah sempat menempati posisi tertingginya sekaligus level terendahnya sepanjang 2017. Sebuah fluktuasi yang amat tajam.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.