Jumat, 20 Oktober 2017
  • Home
  • DUNIA
  • Oktober Mendatang, Norwegia Berlakukan Larangan Menggunakan Hijab di Sekolah
Rabu, 14 Juni 2017 07:33:00

Oktober Mendatang, Norwegia Berlakukan Larangan Menggunakan Hijab di Sekolah

Oleh: Redaksi
Rabu, 14 Juni 2017 07:33:00
BAGIKAN:
int
Wanita Muslim menggunakan hijab dan burqa

POROSRIAU.COM--Norwegia berencana melarang penggunaan hijab atau jilbab dalam setiap kegiatan pendidikan di sekolah dan universitas.

Pemerintah minoritas Norwegia, sebuah koalisi politikus tengah-kanan yang tergabung dalam Partai Kemajuan Konservatif dan Populis, merasa yakin gagasan ini akan mendapat dukungan oposisi sehingga bisa dituangkan menjadi undang-undang.

"Kami memiliki semua alasan untuk yakin bahwa ini akan disetujui oleh parlemen," ujar Menteri Pendidikan Torbjoerm Roe Isaken, Selasa (13/6).

Langkah ini dilakukan Norwegia tak lama setelah negara itu mengusulkan pembatasan penggunaan cadar dan jilbab yang menutupi seluruh wajah di tempat publik, mengikuti jejak Perancis, Belanda, Belgia, Bulgaria, dan Jerman yang memberlakukan aturan yang sama.


Norwegia akan mengadakan pemilihan umum pada 11 September mendatang. Negara Skandinavia itu akan menjadi negara pertama yang melarang penggunaan cadar baik bagi orang dewasa maupun anak-anak.

"Pakaian yang menutup wajah seperti niqab dan cadar tidak dianggap di sekolah-sekolah Norwegia. kemampuan berkomunikasi adalah nilai dasar," ucap Menteri Imigrasi dan Integrasi Per Sandberg, seperti dikutip The Independent.

Sandberg mengatakan, warga atau karyawan yang berkeras mengenakan jilbab akan berisiko kehilangan pekerjaan mereka. Sementara itu, siswa yang melanggar aturan ini bisa dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi mereka.

Mei lalu, Austria juga telah menyetujui larangan penggunaan cadar dan burqa. Wanita yang mengenakan pakaian seperti itu bisa dikenakan sanksi berupa denda hingga US$167.

Larangan tersebut akan mulai berlaku Oktober mendatang. Mulai saat itu, seluruh perempuan Muslim di Austria dilarang mengunakan pakaian yang menutupi wajah di tempat umum seperti sekolah, universitas, pengadilan, dan tempat lainnya.(*/cnn)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • PT. RAPP dan Pemda Meranti Jalin Kerjasama Cegah Karlahut

    9 bulan lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan PT. Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) bekerjasama dalam penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut). Penanggulangan Karlahut itu melalui Program Desa Bebas Api yang dilaksan

  • Pengurusan E-KTP di Siak Meningkat Jelang 30 September

    tahun lalu

    Siak (POROSRIAU.com) - Berdasarkan pengumuman Kementrian Dalam Negeri tentang perekaman e-KTP berlangsung hingga 30 September mendatang, pengurusan e-KTP di Kabupaten Siak mengalami peningkatan.

  • Polres Dumai Tanamkan Bhineka Tunggal Ika Dalam Dunia Pendidikan

    11 bulan lalu

    Dumai - (porosriau.com) - Kepala Polres Dumai AKBP Donal H Ginting mengajak dinas pendidikan dan penyelenggara sekolah setempat untuk menanamkan nilai keberagaman atau kemajemukan dalam pergaulan anak didik sesuai slogan Bhineka Tunggal Ika.

  • Hingga April 2017 Mendatang, Minyak Goreng Curah Dilarang Beredar di Rohul

    11 bulan lalu

    Jadwal pelarangan penjualan minyak goreng curah ‎kelapa sawit oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia diperpanjang dari yang semula diberlakukan 27 Maret 2016 lalu menjadi ‎1 April 2017 mendatang.

  • Solok Selatan Kembangkan Padi Organik

    8 bulan lalu

    SOLSEL(POROSRIAU.COM)--Jorong Koto Baru Sungai Kalu, Nagari Pakan Raba'a Utara, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), gelar panen perdana tanaman padi organik pada Kamis (9/2/2017).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.