Senin, 23 Oktober 2017
  • Home
  • DUNIA
  • Stok AS Menurun Tajam, Harga Minyak Melonjak
Kamis, 10 Agustus 2017 07:59:00

Stok AS Menurun Tajam, Harga Minyak Melonjak

Oleh: Redaksi
Kamis, 10 Agustus 2017 07:59:00
BAGIKAN:
int
Pompa Minyak

 JAKARTA(PORORIAU.COM)--Harga minyak ditutup 1 persen lebih tinggi pada perdagangan Rabu (9/8), setelah laporan mengatakan bahwa persediaan minyak AS anjlok meski produksi kilang Amerika Serikat (AS) sempat mencapai rekor tertingginya.

Dikutip dari Reuters, Energy Information Administration (EIA) menuturkan bahwa persediaan minyak melemah 6,5 juta barel pada pekan lalu atau lebih tajam dibanding ekspektasi sebelumnya yaitu 2,7 juta barel.

Adapun, kilang AS memproses hampir 17,6 juta barel minyak, melebihi angka bulan Mei dan pekan-pekan lainnya sejak data Departemen Energi dimulai tahun 1982

Akibatnya, harga minyak Brent menguat US$0,56 ke angka US$52,70 per barel. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) meningkat US$0,39 ke angka US$49,56 per barel.

Di sisi lain, persediaan bensin malah meningkat 3,4 juta barel atau berbanding terbalik dengan perkiraan analis yang meramal bahwa persediaan minyak bisa turun 1,5 juta barel.

Meski begitu, penurunan persediaan minyak yang tajam ini diharapkan bisa membantu pemangkasan produksi yang dijalankan organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) untuk memulihkan harga minyak.

Sebagai informasi, OPEC, Rusia, dan beberapa negara non-OPEC lainnya memangkas produksi 1,8 juta barel per hari hingga bulan Maret 2018 mendatang. Sayang, penambahan produksi dari Nigeria dan Libya dianggap mempersulit upaya tersebut. Adapun, kedua negara yang dimaksud dikecualikan dari kebijakan potong produksi tersebut.

Pejabat OPEC telah mengadakan pertemuan pada pekan ini di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab untuk membicarakan pemangkasan produksi. Di dalam pernyataan pasca pertemuan, organisasi kartel minyak itu sepakat untuk meningkatkan tingkat kepatuhannya dalam pembatasan produksi.

Sejauh ini, negara pentolan OPEC, Arab Saudi sudah memiliki niat untuk menghilangkan kelebihan produksi minyak dehgan memotong alokasi ekspor September ke angka 520 ribu barel per hari. (cnn)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Indonesia dan Arab Saudi, Siapa Membutuhkan Siapa?

    8 bulan lalu

    POROSRIAU.COM--Pertumbuhan ekonomi Arab Saudi terus melambat dalam dua tahun terakhir. Setelah mencatat pertumbuhan fenomenal sebesar 10 persen pada 2011, perekonomian negara teluk itu kemudian turun pada 2012, dengan pertumbuhan 5,4 persen dan turun lagi

  • Sediakan 3,4 Ton Minyak Goreng, PKS PT Indomakmur Sawit Berjaya Gelar Pasar Murah

    5 bulan lalu

    Kegiatan operasi pasar murah itu dipusatkan di dua lokasi yakni di halaman kantor desa Rambah dan kantor PKS PT Indomakmur Sawit Berjaya.

  • Disnakanla Siak Tegaskan Stok Sapi Terpenuhi

    tahun lalu

    SIAK (POROSRIAU.com) - Jelang perayaan hari Raya Idul Adha 1437 H, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Siak, Susilawati menyebutkan tidak akan terjadi kelangkaan sapi, sebab, ketersediaan sapi yang dimiliki oleh peternak sapi yang ada di daera

  • DISPERINDAG : Kurangnya Pasokan Membuat Harga Cabe di Duri Melambung

    12 bulan lalu

    Pasokan cabe merah dari sejumlah petani cabe lokal, pemasok Sumatera Barat dan Sumatera Utara yang dijual ke Pasar Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis makin sedikit. Hal itu berdampak terhadap harga cabe di Duri melonjak sebesar Rp 40.000 per kilo

  • Harga Cabai Meroket Hingga Rp 100 Ribu Perkilo

    12 bulan lalu

    Harga cabai merah di Kota Pekanbaru saat ini melonjak drastis. Dari semula harga normal Rp 35 ribu per kilogram, kini cabai merah asal Sumatera Barat (Sumbar) mencapai Rp 100 ribu per kilogram, sedangkan cabai asal Sumatera Utara sebesar Rp 90 ribu perkil

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.