Senin, 25 September 2017
  • Home
  • DUNIA
  • Suami Tak Izinkan Caesar, Perempuan Hamil Ini Nekat Lompat Dari Lantai Lima Rumah Sakit
Rabu, 06 September 2017 06:03:00

Suami Tak Izinkan Caesar, Perempuan Hamil Ini Nekat Lompat Dari Lantai Lima Rumah Sakit

Oleh: Redaksi
Rabu, 06 September 2017 06:03:00
BAGIKAN:
Ilustrasi Jenazah (foto/int)

CHINA(POROSRIAU.COM)--Seorang perempuan di Kota Yulin, Provinsi Shaanxi, China, yang sedang mengandung nekat bunuh diri setelah permintaannya agar melahirkan melalui bedah Caesar ditolak suaminya.

Perempuan berusia 26 tahun bermarga Ma tewas setelah melompat dari lantai lima Rumah Sakit Utama Yulin pada Kamis (31/8), demikian laporan berbagai media yang dipantau Antara di Beijing, Selasa.

Menurut keterangan Direktur Klinik Bersalin di rumah sakit itu, Huo Junwei, sebagaimana dikutip Huashang Daily, kepala janin terlalu besar sehingga korban akan mengalami kesakitan yang luar biasa jika melakukan persalinan biasa.

Sehari sebelumnya, korban mengaku telah mengajukan permintaan operasi Caesar dilakukan pada Kamis (31/8) pukul 17.50 waktu setempat (16.50 WIB) agar tidak mengalami kesakitan yang luar biasa.

Namun suami korban menolak memberikan persetujuan yang diminta oleh pegawai rumah sakit tersebut sebelum operasi Caesar dilakukan.

"Korban dua kali keluar dari kamar bersalin menyampaikan kepada keluarganya bahwa tidak seharusnya dirinya menahan sakit dan menunggu operasi Caesar," kata Huo.

Para pegawai rumah sakit itu juga menjelaskan kondisi korban kepada suaminya, demikian laporan China Daily.

Namun suami korban bersikeras menginginkan istrinya itu melakukan persalinan normal dan menandatangani surat pernyataan memahami kondisi istri dan menerima segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Korban kemudian melompat dari kamar bersalin tersebut, Kamis (31/8), sekitar pukul 20.00 waktu setempat. [Antara]

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Delapan Tahun Derita Kanker Rahim, warga Bengkalis Ini Butuh Uluran Tangan

    2 bulan lalu

    )- Julinar (38th) warga Desa Pangkalan Batang, Bengkalis penderita kanker rahim 8 tahun hidup dalam keprihatinan.

  • Halimah Yacob Memilih Tinggal Di Rusun

    2 minggu lalu

    Halimah Yacob merupakan pemimpin Singapura pertama dari etnis Melayu dalam 47 tahun terakhir. Presiden wanita pertama di Singapura ini memiliki perjalanan hidup yang panjang hingga karir politik mengantarnya menjadi presiden. Halimah kecil dulunya merupak

  • Notaris Neni Lolos dari Eksekusi JPU

    tahun lalu

    Untuk kali kedua, notaris senior Neni Sanitra lagi-lagi "lolos" dari eksekusi Jaksa Penuntut Umum (JPU). Padahal, terpidana satu tahun terkait perkara pemalsuan akta perjanjian tersebut harusnya sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan

  • Musibah Bocah 6 Tahun Terjerembab Di lantai Kamar Mandi RSUD Dumai

    tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) – Fikri (6) bocah imut anak sulung dari pasangan Suami Istri MR dan RD, beralamat di jalan Gajah Mada Gg Taufik menderita musibah terjatuh dilantai kamar mandi Rumah Saki

  • Ku Tak Ingin Sandang Status Janda kedua kalinya

    tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) – Er  seorang perempuan kelahiran Medan 28 tahun lalu tinggal di jalan Seputaran Jalan Sultan Syarif Kasim Kota Dumai, pernah menyandang status janda, namun setahun

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.