Minggu, 19 November 2017
    Kamis, 07 September 2017 13:21:00

    Tak Bantu Rohingya, Kerajaan Arab Saudi Dikecam

    Oleh: Redaksi
    Kamis, 07 September 2017 13:21:00
    BAGIKAN:
    warga Rohingya (foto/int)

    POROSRIAU.COM-- Kerajaan Arab Saudi dikecam karena memilih bungkam ketika warga Rohingya di Myanmar yang mayoritas beragama Islam mazhab Sunni dipersekusi oleh militer Myanmar sejak dua pekan terakhir.

    Kritik tersebut juga dilontarkan pemimpin milisi Ansarullah, yang menjadi tembok pertahanan Yaman dari perang agresi Saudi, Sayyed Abdol Malik Badreddine AL Houthi..

    "Arab Saudi dan sekutu-sekutunya di teluk mengklaim diri sebagai pelindung seluruh Muslimin. Tapi, mereka justru tak membantu kaum Sunni di Myanmar," kecam Houthi, seperti dilansir media nasional Iran, Fars News, Kamis (7/9/2017).

    Houthi menegaskan, konflik di Myanmar tak bisa direduksi menjadi isu sentimen keagamaan antara Islam dengan Buddha.

    Ia mengatakan, konflik berdarah di daerah Rakhine tersebut adalah tragedi kemanusiaan karena motif-motif ekonomis.

    "Meski begitu, sebagai umat Islam, baik  Mazhab Sunni maupun Syiah, semuanya harus membela Rohingya demi kemanusiaan dan persaudaraan sesama Muslim," tegasnya.

    Houthi juga meminta Sekretaris Jenderal PBB Antonio Gutteres untuk mengintervensi dan memaksa Myanmar menghentikan persekusi terhadap warga Rohingya.

    "Pemerintah Myanmar harus menghentikan perburuan dan pembunuhan Rohingya, agar stabilitas perdamaian di kawasan itu tetap terjaga," tandasnya.

    Untuk diketahui, persekusi terhadap warga sipil Rohingya kembali terjadi sejak Kamis (25/8) dua pekan lalu. Tepatnya setelah kelompok bersenjata Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) menyerang 25 pos polisi dan menewaskan puluhan orang.

    Setelah insureksi ARSA, militer Myanmar menetapkan Rakhine sebagai daerah operasi militer, yang mengakibatkan 400 orang tewas. Sementara 14.000 Rohingya melarikan diri ke perbatasan Bangladesh.

    Sementara milisi Ansarullah atau Houthi, merupakan gerilyawan Yaman yang mempertahankan kedaulatan negeri mereka dari gempuran pasukan Arab Saudi.

    Kerajaan Saudi ikut campur dan mengagresi Yaman dengan alasan milisi Houthi melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang didukung oleh mereka.(Viz/Suara)

    Editor: Chaviz

    copy code snippet
    Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
      Berita Terkait
  • Indonesia dan Arab Saudi, Siapa Membutuhkan Siapa?

    9 bulan lalu

    POROSRIAU.COM--Pertumbuhan ekonomi Arab Saudi terus melambat dalam dua tahun terakhir. Setelah mencatat pertumbuhan fenomenal sebesar 10 persen pada 2011, perekonomian negara teluk itu kemudian turun pada 2012, dengan pertumbuhan 5,4 persen dan turun lagi

  • Bupati Azis Dan Masyarakat Himpun Rp 410 Juta Untuk Rohingya

    2 bulan lalu

    Hanya dalam kurun waktu satu jam, Bupati Kampar H Azis Zaenal, SH, MM bersama masyarakat berhasil menghimpun Rp410 juta untuk Rohingya.

  • Arab Saudi Kecam Kebijakan Represif Myanmar

    2 bulan lalu

    Pemerintah Arab Saudi dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Sabtu (23/9) mengecam kebijakan represif Myanmar terhadap warga minoritas Muslim Rohingya.

  • Dua JCH Gagal Berangkat Haji Dan Satu Orang Menggunakan Kursi Roda

    tahun lalu

    Dumai(POROSRIAU.com) – Dua Orang jamaah haji Dumai gagal berangkat dikarenakan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan dan satu orang berangkat dengan menggunakan kursi roda. Di lain ke

  • Ribuan Jemaah Meranti Ikuti Wirid Bulanan

    tahun lalu

    Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya menjalin kedekatan dengan masyarakat, berbagai carapun dilakukan, salah satunya dengan menggelar kegiatan Wirid bulanan Pemkab. Meranti dengan mengundang Ustadz dari ibu kota, yang dipusatkan di

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.