Senin, 20 November 2017
Kamis, 12 Oktober 2017 06:58:00

Dianggap Mengarang Cerita, Trump Ancam Cabut Izin NBC News

Oleh: Redaksi
Kamis, 12 Oktober 2017 06:58:00
BAGIKAN:
Donald Trump.(Foto/Int)

POROSRIAU.COM--Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyerang sebuah media penyiaran di negeri tersebut melalui kicauan Twitter. Trump menuduh media tersebut, yakni NBC News, menyebarkan berita palsu dan mengancam akan mencabut izin siarnya.

“@NBCNews mengarang cerita bahwa saya menginginkan peningkatan 10 kali lipat di persenjataan nuklir Amerika Serikat. Murni fiksi, dikarang untuk merendahkan martabat. NBC = CNN!” kicau Trump Rabu (11/10/2017).

Lewat Twitter, Trump membantah sejumlah pemberitaan NBC yang menyebut dirinya meminta untuk menambah cadangan senjata nuklir AS. Trump dengan tegas menyebut kabar tersebut “rekayasa”.

Sebelumnya, jaringan televisi NBC melaporkan bahwa beberapa waktu yang lalu Trump mengatakan kepada sejumlah jenderal dan penasihat keamanannya bahwa ia ingin meningkatkan jumlah senjata nuklir AS 10 kali lipat.

Mengutip pernyataan dari tiga pejabat yang berada dalam pertemuan tersebut, NBC menyebut bahwa Trump mengatakan hal itu saat dirinya diperlihatkan grafis penurunan jumlah senjata nuklir yang dimiliki AS sejak tahun 1960an. NBC juga menyebut, usai pertemuan itu Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson diduga menyebut Trump “tolol”. Namun, tuduhan itu dibantah juru bicara Tillerson.

Konstitusi AS memang menjamin kebebasan pers, namun jaringan televisi bergantung pada frekuensi penyiaran yang diatur oleh badan-badan pemerintah.

“Dengan segala berita palsu yang disiarkan NBC dan jaringannya, layakkah untuk menentang lisensi mereka? Buruk untuk negara!” kicau Trump sepuluh menit usai kicauan pertama.

NBC merupakan jaringan televisi yang berkantor pusat di New York. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1926 dan kini hampir berusia 91 tahun.(Suara)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Kapolres Kampar 'Bantah' Atas Tudingan Anggota Polsek Kampar Kiri Melakukan Pemerasan

    10 bulan lalu

    BANGKINANG(POROSRIAU.COM)- Terkait adanya pemberitaan media online di Pekanbaru, tentang 2 anggota Polsek Kampar Kiri atas nama Bripka DA dan Brigadir NS yang dituduhkan melakukan pemerasan terhadap keluarga tersangka ZR dalam kasus pencabulan berdasarka

  • Cabut BAP di Sidang E-KTP , Sambil Menangis Miryam Ngaku Diancam Penyidik KPK

    8 bulan lalu

    Mantan anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Miryam S. Haryani mengaku mendapat ancaman dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, selama pemeriksaan terkait kasus e-KTP atau kartu tanda penduduk elektronik. Hal itu, dia ungkapkan saat bersaksi dalam

  • Jika Masih Siarkan Iklan Perindo, KPI Ancam Cabut Izin 4 TV MNC Group

    6 bulan lalu

    Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menyatakan penayangan iklan Partai Perindo yang diketuai oleh Hary Tanoesoedibjo melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) dan menjatuhkan sanksi teguran tertulis kepada empat stasi

  • Demo BEM Se-Riau, Mengakibat Kepala Kapolresta Pekanbaru Mengalami Cedera

    4 minggu lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM)- Demo yang dilakukan Mahasiswa BEM se-Riau dalam rangka memperingati 3 tahun masa jabatan Presiden Joko Widodo itu berlangsung anarkis.  &nbs

  • Tanggapi Meranti Berdarah, Komnas HAM Berkunjung ke Selatpanjang

    tahun lalu

    MERANTI (POROSRIAU.com) - Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai datang ke Selatpanjang sebagai bukti tanggapan serius mereka terhadap kasus Meranti Berdarah tanggal 25 Agustus 2016 lalu. Tiba di Kota Sagu itu, Natalius langsung mengunju

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.