Minggu, 21 Januari 2018
  • Home
  • INTERNASONAL
  • Stasiun TV Di Afghanistan Diserang, 2 Orang Tewas Dan Puluhan Lainnya Terluka
Rabu, 08 November 2017 07:51:00

Stasiun TV Di Afghanistan Diserang, 2 Orang Tewas Dan Puluhan Lainnya Terluka

Oleh: Redaksi
Rabu, 08 November 2017 07:51:00
BAGIKAN:
Pihak keamanan Afghanistan berusaha menangkap pelaku penyerangan di kantor Shamshad TV. (Foto: Reuters/Okezone)

KABUL(POROSRIAU.COM)– Dua orang tewas dalam penyerangan yang dilakukan kelompok militan ISIS di sebuah stasiun televisi (TV) di Kabul, Afghanistan. Penyerangan itu terjadi pada Selasa 7 November 2017.

Sebagaimana diwartakan Reuters, Rabu (8/11/2017), juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan, Najib Denmark, mengatakan salah satu korban tewas merupakan seorang pria yang bekerja sebagai penjaga keamanan di Shamshad TV. Sebanyak 21 orang lainnya terluka akibat serangan ini. Mereka kini berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Polisi segera datang ke lokasi saat menerima laporan adanya penyerangan. Denmark mengatakan, polisi berhasil menyelamatkan beberapa pekerja saat serangan tersebut terjadi. Beberapa karyawan berhasil kabur dari gedung tersebut saat penyerangan terjadi.

Penyerangan tersebut telah menghentikan siaran yang dilakukan Shamshad TV.

"Saya melihat di kamera pengawas tiga penyerang memasuki gedung stasiun TV, mereka pertama kali menembak penjaga dan kemudian memasuki gedung, mereka mulai melemparkan granat, dan menembak orang-orang lain," ujar reporter Shamshad TV, Faisal Zaland.

Menurut Jenderal Salim Hassas, penyerang memiliki seragam militer. Pelaku melemparkan granat dan menembaki karyawan saat masuk ke kantor Shamshad TV.

Dua pelaku yang melakukan penyerangan ini diketahui tewas. Seorang penyerang diketahui meledakkan diri di pintu gerbang kompleks stasiun. Sementara yang kedua tewas di lantai dua gedung TV.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, membantah terlibat dalam serangan tersebut. Namun, kelompok militan ISIS telah mengaku bertanggung jawab dalam serangan tersebut.

Kelompok militan di Afganistan memang telah melakukan beberapa serangan dalam beberapa tahun terakhir. Pada hari yang sama di tempat yang berbeda, orang-orang bersenjata juga menyerang warga di Kota Herat, Afghanistan Barat. Dua orang tewas dalam serangan tersebut. Hingga kini, belum ada yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.(Okezone)

Editor: Chaviz

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Dua Polisi Tabrak Warga Pekanbaru Hingga Tewas

    5 bulan lalu

    Dua orang polisi, diduga tengah teler akibat pengaruh narkoba, menabrak seorang warga Pekanbaru, Firman Berlando, hingga tewas. Dua polisi itu anggota Satuan Reserse Narkotika dan Obat-Obatan Terlarang Kepolisian Kampar, Riau

  • Kapolres Kampar Expos Penangkapan 4 Pelaku Perampokan Dan Pembunuhan

    2 bulan lalu

    Selain mengambil harta benda korban berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z, 2 unit HP dan puluhan bungkus rokok di warung milik korban, para pelaku juga melakukan kekerasan fisik yang menyebabkan korban tewas di TKP

  • KontraS Desak Pelaku Kasus 'Meranti Berdarah' Dihukum Maksimal

    tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) mendesak Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis menjerat para pelaku Meranti Berdarah dengan ancaman pidana maksimal.

  • Layak kah Wabup Bengkalis Muhammad Dipenjara KPK?

    2 tahun lalu

    POROSRIAU.com- Riau dikenal dengan sebutan “Petro Dollar” karena kaya dengan minyak bumi dan perkebunan kelapa sawit.“Atas minyak, bawah minyak” kerap terdengar istilah ters

  • Detik-detik Terakhir Imam NII Kartosoewirjo

    6 bulan lalu

    Dia dieksekusi dan dimakamkan di Pulau Ubi, Kepulauan Seribu, bukan di Onrust seperti yang selama ini diyakini banyak orang. Dia diperlakukan secara Islami.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Poros Riau. All Rights Reserved.