Rabu, 22 November 2017
Selasa, 17 Oktober 2017 18:55:00

Heboh Sikat Gigi Berbahan Bulu Babi

Oleh: Redaksi
Selasa, 17 Oktober 2017 18:55:00
BAGIKAN:
int
Ilustrasi

POROSRIAU.COM--Pesan berantai tentang kewaspadaan terhadap sikat gigi berbahan bulu babi merebak di masyarakat.

Gara-garanya, ada kata bristle pada kemasan sebuah brand sikat gigi global. Pesan itu sebenarnya bukan barang baru.

Pesan tersebut pernah tersebar setahun lalu, tapi kini ramai lagi.

''Ayo cek sikat giginya, bila ada tulisan "Bristle" pada kemasan, maka berarti sikat gigi tersebut mengandung bulu Babi. Bristle berarti pig hair alias bulu babi." Begitu bunyi penggalan pesan yang kembali tersebar lewat aplikasi chatting.

Tak hanya pada sikat gigi, pembuat pesan juga menyarankan agar masyarakat memeriksa kuas pengoles roti. Katanya, di kuas itu biasanya tertulis "Bristle", "Pure Bristle", "100% China Bristle".

Seperti pada pesan-pesan hoaks lainnya, imbauan itu disertai permintaan untuk membagikan pesan tersebut kepada keluarga dan teman di grup agar lebih banyak orang yang terhindar dari produk tidak halal.

Ternyata si penyebar informasi itu salah paham. Mungkin, ketika menulis pesan tersebut, dia belum ngopi.

Sebab, istilah bristle tidak hanya digunakan untuk bulu babi.

Menurut situs resmi Lembaga Kajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (MUI), istilah bristle secara leksikal adalah a short, stiff hair, dan fiber. Jadi, semua serat rambut yang kaku bisa disebut bristle.

Di dunia industri, bristle memang digunakan untuk bahan pembuat kuas atau sikat (termasuk sikat gigi). Namun, tidak semua berasal dari bulu babi.

Bristle untuk kuas dan sikat bisa bersumber dari bulu hewan. Baik babi, kambing, kuda, maupun unta.

Selain dari bulu hewan, untuk keperluan industri, bristle juga bisa berasal dari bahan sintetis, baik nilon maupun silikon.

Serat tanaman juga pernah digunakan sebagai bahan kuas atau sikat. Serat itu biasa dikenal dengan ijuk.

MUI memang tegas menyatakan, jika kuas atau sikat menggunakan bahan bulu babi, haram hukumnya.

Tapi, biasanya produsen menuliskan dengan detail bahan baku bulu yang digunakan.

Biasanya, untuk sikat atau kuas dengan bahan bulu babi, ditulis boar bristle brush.

Boar sendiri merupakan istilah bahasa Inggris yang merujuk pada babi hutan.

Mengenali bahan baku kuas atau sikat gigi memang tidak mudah.

Namun, Anda bisa memastikan apakah bulunya berasal dari bulu hewan atau bahan sintetis dengan cara sedikit membakarnya.

Jika tercium bau rambut, bisa dipastikan bulu itu berasal dari hewan. Kalau dari bahan sintetis atau sabut kelapa, baunya akan berbeda.

Merujuk pada sejumlah sumber, penggunaan bulu pada sikat gigi kali pertama dilakukan orang Tiongkok pada abad ke-15.

Saat itu digunakan bulu yang terdapat pada leher babi. Sikat itu kemudian dibawa ke pasar Eropa.

Tapi, orang Eropa lebih senang dengan bulu kuda karena lebih lembut.

Sikat gigi modern pertama dikenalkan William Addis di Inggris sekitar 1780. (Jpnn)

Editor: Chaviz

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Mayat Tanpa Identitas di Kampung Pinang Berkelamin Wanita

    tahun lalu

    Kampar (porosriau.com)- Mayat tanpa identitas yang ditemukan di areal perkebunan warga di Desa Kampung Pinang, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, Minggu (30/10) lalu ternyata korban pembunuhan.

  • DPRD Minta Distanak Ungkap ke Publik Kasus Bakso Bercampur Daging Babi

    9 bulan lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Adanya dugaan daging bakso di wilayah Kota Pekanbaru tercampur dengan daging babi, yang mana oleh sebagian umat Islam haram, ditanggapi oleh anggota DPRD Kota Pekanbaru.

  • H Firdaus: Usut Tuntas Kasus Bakso Mengandung Daging Babi

    3 bulan lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus ST MT mengintruksikan jajarannya untuk membantu Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru dalam mengusut tuntas temuan bakso diduga mengandung daging babi.

  • Heboh!! Gedung Masyarakat Minang Diteror Kepala Babi

    2 bulan lalu

    Warga memadati Gedung Dakwah/Balairong Ikatan Keluarga Bayur (IKB) atau masyarakat Minang, lantaran diteror orang tak dikenal dengan kepala babi.

  • Heboh! Wali Murid Tampar Guru Di Depan Anak Didik, Gigi Palsu Hampir Copot

    2 bulan lalu

    Mendapat jawaban yang kurang memuaskan, Padli langsung memukul korban dengan tangan kanan dan mengenai pipi kiri. Pukulan itu cukup keras sehingga Junaidah terjajar. Gusinya bahkan lecet dan gigi palsunya nyaris copot.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.