Minggu, 22 April 2018
  • Home
  • LIFESTYLE
  • Ini Alasannya Mengapa Perempuan Lansia Malas Bercinta
Selasa, 17 Oktober 2017 08:06:00

Ini Alasannya Mengapa Perempuan Lansia Malas Bercinta

Oleh: Redaksi
Selasa, 17 Oktober 2017 08:06:00
BAGIKAN:
Ilustrasi. (Shutterstock)

POROSRIAU.COM--Penelitian terbaru menyelidiki alasan mengapa perempuan lanjut usia (lansia) cenderung malas bercinta atau kehilangan minat dalam seks setelah mengalami monopause.

Temuan ini dipresentasikan pada Pertemuan Tahunan Menopause Masyarakat Amerika Utara atau North American Menopause Society (NAMS) yang akan diadakan di Philadelphia dalam waktu dekat.

Adalah Dr. Amanda Clark, dari Pusat Penelitian Kesehatan Kaiser Permanente di Portland, OR, yang menjadi penulis utama dalam studi ini.

Penelitian ini meneliti prevalensi sindrom genitourinari menopause (GSM) di antara perempuan pascamenopause, dan bagaimana hal tersebut telah mempengaruhi kemampuan perempuan untuk menikmati seks.

GSM sendiri adalah nama kolektif untuk rentang masalah saluran vagina dan saluran kemih yang mempengaruhi perempuan menopause atau pascamenopause. Gejala GSM yang umum terjadi termasuk di antaranya adalah masalah kontrol kandung kemih dan nyeri saat berhubungan seks, atau dispareunia, yang cenderung terjadi karena dinding vagina lebih tipis seiring bertambahnya usia.

Dari Maret sampai Oktober 2015, Dr. Clark dan rekan-rekannya mensurvei lebih dari 1.500 perempuan berusia 55 ke atas dengan menggunakan email.

Para responden yang didominasi perempuan kulit putih, hampir setengah atau 48 persen dari mereka melaporkan tidak pernah melakukan aktivitas seksual dalam 6 bulan menjelang penelitian ini.

Hasilnya, alasan utama mengapa perempuan tidak aktif secara seksual, atau sekitar 47 persen mengatakan ini terjadi karena "kekurangan minat atau ketidakmampuan fisik pasangan".

Namun, selain itu, responden melaporkan beberapa alasan medis seperti kebocoran kandung kemih, atau buang air kecil terlalu sering.  

Perempuan yang aktif secara seksual juga melaporkan perasaan seperti rasa sakit atau ketidaknyamanan saat berhubungan seks. Bahkan, 7 persen responden juga mengatakan bahwa mereka mengalami kebocoran urine selama hubungan seksual.

Kekeringan vagina adalah masalah umum lainnya, dan perempuan yang tidak menggunakan pelumas saat melakukan seks telah melaporkan mengalami masalah ini.

Lebih khusus lagi, 20 persen perempuan melaporkan adanya ketakutan akan gejala atrofi vulvovaginal, sementara hanya 9 persen yang melaporkan adanya ketakutan akan gejala kontrol kandung kemih.

Dr. Clark dan rekan-rekannya menyimpulkan perempuan postmenopause melaporkan bahwa gejala [GSM] terjadi selama aktivitas seksual. Selanjutnya, gejala ini membatasi kemampuan untuk aktif secara seksual dan secara negatif mempengaruhi pengalaman emosional kehidupan seksual mereka.

"Temuan kami menggarisbawahi kebutuhan untuk memperluas riwayat seksual setelah seorang perempuan melaporkan bahwa dia saat ini tidak aktif secara seksual," imbuhnya dilansir Medical News Today.(suara)

Editor: Chaviz

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Mengapa Wanita Selingkuh, Ini Alasannya Menurut Psikolog

    3 bulan lalu

    Kabar selingkuh yang dilakukan pihak wanita terhadap suaminya selalu membuat banyak orang terkejut. Terlebih jika pihak prianya terlihat tidak kekurangan suatu apa pun. Kok bisa? Kok tega?

  • Kelahiran Generasi Z, Kematian Media Cetak

    9 bulan lalu

    Di Indonesia, melihat kehadiran internet secara komersial di sini pada 1994, bisa dibilang Generasi Z adalah mereka yang lahir medio 1990-an hingga medio 2000-an.

  • Oknum ASN Pemko Dumai Diduga Intimidasi dan Usir Jurnalis Perempuan Saat Liputan

    tahun lalu

    DUMAI (porosriau.com) - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, diduga telah melakukan intimidasi terhadap junalis perempuan. Hal itu dilakukan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kabid PPA) Badan Keluarg

  • Hebat, Jelang Akhir Periode Anggota DPRD Pekanbaru Ini Tuntaskan Semua Janjinya ke Masyarakat

    satu bulan lalu

    Ketua Panitia acara reses Ida Yulita Susanti, yang juga tokoh masyarakat, Hasan Basri dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa, selama ini Ida Yulita Susanti sudah banyak berjanji untuk membangun kampung, dan hingga akhir periode 2014-2019, Politisi peremp

  • Mitos di Balik Heboh Supermoon

    tahun lalu

    Gerhana bulan total "supermoon" yang malam ini sedang berlangsung menjadi perbincangan hangat diseluruh penjuru dunia. Supermoon sendiri adalah istilah yang digunakan oleh para astrolog untuk menggambarkan keadaan bulan penuh ketika bulan berada

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Poros Riau. All Rights Reserved.