Kamis, 19 Oktober 2017
  • Home
  • LIFESTYLE
  • Mengapa Anda Harus Mengurangi Kebiasaan Memakai Bra, Berikut Penjelasannya
Kamis, 05 Oktober 2017 14:05:00

Mengapa Anda Harus Mengurangi Kebiasaan Memakai Bra, Berikut Penjelasannya

Oleh: Redaksi
Kamis, 05 Oktober 2017 14:05:00
BAGIKAN:
Ilustrasi

POROSRIAU.COM--Para ilmuwan baru-baru ini menegaskan bahwa tidak mengenakan bra dapat membantu mendukung jaringan payudara. Selain itu kebiasaan tak memakai bra juga dapat menurunkan risiko sakit punggung dan kekenduran payudara.

Pemakaian bra, kata peneliti, bisa menghambat sirkulasi darah dan mengurangi elastisitas payudara. Masih ada banyak alasan mengapa Anda harus mengurangi kebiasaan memakai bra seperti dilansir laman Boldsky berikut ini.

1. Mencegah payudara melorot
Ya, penggunaan bra terlalu sering dapat melemahkan otot payudara yang pada gilirannya membuat bentuk payudara menjadi melorot. Itu sebabnya Anda harus mengurangi kebiasaan memakai bra agar terhindar dari masalah ini.

2. Mengurangi risiko benjolan jinak
Penelitian membuktikan bahwa perempuan yang kerap memakai bra ketat berisiko lebih tinggi memiliki benjolan jinak di payudaranya.

Selain itu 90 persen perempuan yang didiagnosis memiliki benjolan jinak mengalami perkembangan yang lebih baik setelah berhenti memakai bra.

3. Mencegah nyeri punggung
Penelitian menunjukkan bahwa perempuan dengan kebiasaan memakai bra ketat merasakan sensasi nyeri di bagian punggung mereka. Setelah diajak untuk berhenti mengenakam bra, 79 persen perempuan merasakan perubahan yang lebih baik di punggung mereka.

4. Memperkuat otot payudara
Ketika Anda beraktivitas tanpa mengenakan bra, maka otot payudara akan melawan gravitasi sehingga bekerja lebih keras untuk memperkuat payudara. Kebiasaan ini pada gilirannya dapat mempengaruhi peningkatan ukuran payudara.

5. Mengurangi risiko kanker payudara
Para ilmuwan menemukan bahwa kebiasaan mengenakan bra dapat menghalangi kemampuan Anda menumbuhkam jaringan payudara yang sehat. Memiliki jaringan payudara yang sehat penting karena bisa mengurangi risiko kanker payudara.(suara)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Kelahiran Generasi Z, Kematian Media Cetak

    3 bulan lalu

    Di Indonesia, melihat kehadiran internet secara komersial di sini pada 1994, bisa dibilang Generasi Z adalah mereka yang lahir medio 1990-an hingga medio 2000-an.

  • Sarapan Nasi Goreng Ternyata Bisa Bikin Gemuk, Berikut Penjelasannya..

    satu bulan lalu

    POROSRIAU.COM--Sarapan adalah waktu makan yang paling penting dalam satu hari. Tidak hanya sarapan memberikan Anda dorongan energi untuk memulai hari baru, tapi sarapan juga terkait dengan begitu b

  • Jenis Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Ketika Minum Obat

    7 bulan lalu

    Jeruk, susu, kopi, minuman ringan, adalah sebagian jenis makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan beberapa jenis obat. Ini karena jika digabungkan akan berisiko buat kesehatan. Sebab, ada zat-zat tertentu pada obat tersebut yang ju

  • Ini Manfaat Daun Parsley Untuk Kesehatan

    2 bulan lalu

    Parsley memiliki bentuk daun yang sepintas terlihat seperti seledri. Namun pada kenyataannya, kedua sayur tersebut merupakan dua hal yang berbeda.

  • Mengapa Lelaki Jadi Buncit Usai Menikah? Ini Alasanya..

    2 bulan lalu

    Apakah Anda salah satu lelaki yang mengalami kenaikan berat badan usai menikah? Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 8.000 lelaki di Amerika Serikat, mencoba mengungkap alasan dibalik fenomena lelaki bucit usai menikah.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.