Minggu, 19 November 2017
  • Home
  • NASIONAL
  • Di Bukittinggi, Dokter Muda Dan Mahasiswi Kebidanan Tertangkap Basah Tengah Indehoi Di Mobil
Kamis, 12 Oktober 2017 11:54:00

Di Bukittinggi, Dokter Muda Dan Mahasiswi Kebidanan Tertangkap Basah Tengah Indehoi Di Mobil

Oleh: Redaksi
Kamis, 12 Oktober 2017 11:54:00
BAGIKAN:
Dokter Muda Dan Mahasisiswi Kebidanan Tertangkap Basah Endehoi Di Mobil.(foto/Sindonews.com)

BUKITTINGGI(POROSRIAU.COM) - Seorang dokter muda dan mahasiswi kebidanan di Kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat, tertangkap basah berbuat mesum di dalam mobil saat parkir di samping kantor Satpol PP, malam tadi. Kepada petugas pasangan ini mengaku khilaf dan tidak menyadari ternyata sedang memarkirkan mobil di samping kantor Satpol PP.

Penangkapan ini berawal dari kecurigaan anggota Satpol PP yang melihat sebuah mobil terparkir namun pengemudi dan penumpangnya tak kunjung turun. Anggota Satpol PP itu semakin curiga karena setelah beberapa menit mobil terlihat bergoyang.

Benar saja, di dalam mobil ternyata pasangan E alias RZ (24) dan D alias DT (23), sedang asyik endehoi. RZ diketahui warga Padang Timur, Kota Padang, merupakan dokter muda (koas) di salah satu rumah sakit umum daerah di Batusangkar. Sedangkan DT merupakan warga Jambi, mahasiswi kebidanan salah satu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan di Bukittinggi.

Anggota Satpol PP Kota Bukittinggi Riefky Reflis yang memergoki aksi mesum keduanya menyebutkan, saat itu ia sedang piket jaga di kantor. Tiba-tiba ada mobil yang berhenti dan parkir di samping kantor, namun tidak ada yang turun dari mobil. Tak lama kemudian mobil terlihat bergoyang.

Megitu didekati dan melihat ke dalam mobil, pengemudi dan penumpangnya ternyata tengah berbuat mesum di jok belakang. Pasangan tersebut sempat mencoba melarikan diri.

 

“Mereka mau melarikan diri tapi karena pintunya bisa dibuka, kuncinya langsung saya ambil. Dia (si pria) dokter muda di Rumah Sakit Umum Batusangkar dan pasangannya mahasiswi kebidanan di sini,” ujarnya di lokasi, Rabu (11/10/2017) malam.
 

Gagal kabur, dokter muda itu mencoba merayu petugas dan beberapa kali minta damai. Namun petugas tetap memproses keduanya sebagai pelaku pelanggar peraturan daerah (perda) untuk memberi efek jera dan menjadi pelajaran bagi warga lainnya.

Sesuai Perda Kota Bukittinggi Nomor 3/2015 Tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, pasangan muda-mudi ini terancam membayar biaya penegakan perda masing-masing Rp1 juta dan membuat surat keterangan untuk tidak kembali melakukan perbuatan serupa.***

Editor: Chaviz

Sumber: Sindonews.com

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Aksi Setya Novanto Pura-pura Telepon Viral di Medsos

    7 bulan lalu

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto menjadi perbincangan publik sejak terseret kasus korupsi megaproyek e-KTP. Kini, Setnov begitu dia disapa, dicekal bepergian keluar negeri selama 6 bulan. Tujuannya, KPK dan pengadilan akan meminta keteran

  • Napi Koruptor Bisa Pelesiran, Kerja Keras KPK, Polisi, dan Jaksa Sia-sia

    9 bulan lalu

    POROSRIAU.COM--Kerja keras yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) polisi, dan kejaksaan dalam melakukan proses hukum untuk kasus korupsi dinilai sia-sia jika narapidana dapat bebas pelesiran ke luar lembaga pemasyarakatan.

  • Bupati Yopi Hadiri Bakti Sosial IDI Inhu

    9 bulan lalu

    Keluarga besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Inhu menggelar kegiatan bakti sosial di Desa Pasir Bongkal Kecamatan Sungai Lala. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Puskesmas Sei Parit itu turut dihadiri langsung Bupati Indragiri Hulu (Inhu) H Yop

  • Detik-detik Terakhir Imam NII Kartosoewirjo

    4 bulan lalu

    Dia dieksekusi dan dimakamkan di Pulau Ubi, Kepulauan Seribu, bukan di Onrust seperti yang selama ini diyakini banyak orang. Dia diperlakukan secara Islami.

  • Reskrim Polres Kampar Tangkap Pelaku Penggelapan Mobil Saat Baru Bebas Dari Lapas Pariaman

    3 bulan lalu

    Pelaku penggelapan mobil rental yang ditangkap ini adalah AD alias BY (LK 32) warga Kec. Empat Koto Aur Melintang Kab. Padang Pariaman Sumatra Barat, AD ditangkap karena melarikan mobil Toyota Avanza milik Mhd. Anshor warga Jalan Kartini Bangkinang Kota p

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.