Senin, 25 September 2017
Senin, 04 September 2017 12:18:00

Patrialis Akbar Divonis 8 Tahun Penjara

Oleh: Redaksi
Senin, 04 September 2017 12:18:00
BAGIKAN:
Patrialis Akbar(foto/Int)

JAKARTA(POROSRIAU.COM)--Mantan hakim konstitusi, Patrialis Akbar divonis 8 tahun penjara. Patrialis terbukti melakukan tindak pidana korupsi saat menjadi hakim konstitusi.

"Menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara," kata ketua majelis hakim, Nawawi Pamolango saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/9/2017).

Di kasus ini, Patrialis dituntut jaksa KPK selama 12,5 tahun penjara.

Adapun penyuap Patrialis, telah divonis terlebih dahulu pekan lalu yaitu Basuki Hariman dihukum 7 tahun penjara dan Ng Fay selama 5 tahun penjara. Basuki dan Ng Fenny terbukti menyerahkan uang dengan total USD 50 ribu kepada Kamaludin, orang dekat Patrialis. Uang diberikan terkait penanganan perkara judicial review (JR) UU No 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan di MK.

Hakim berkesimpulan, dari total USD 50 ribu yang diberikan kepada Kamaludin, USD 10 ribu di antaranya telah diserahkan kepada Patrialis untuk biaya umroh.(dtc)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Tiga Pejabat Bea Cukai Mangkir dari Panggilan KPK

    6 bulan lalu

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan tidak hadirnya tiga pejabat Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok yang dijadwalkan diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait permohonan uji materi perkara di Mahkamah Konstitusi.

  • Antasari Bebas, Ketua DPR: Saya Senang, Selamat Datang Kembali

    11 bulan lalu

    Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar hari ini, Kamis (10/11/2016) resmi bebas bersyarat setelah 7 tahun 6 bulan menjalani hukuman penjara.

  • Nazaruddin Gugat Perampasan Hartanya

    10 bulan lalu

    Nazaruddin, Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, menggugat perampasan hartanya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gugatan ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Rajawali Kencana Abadi, Sukmawati Rachman di PN Jakarta Pusat.

  • Mantan Kadisos Riau dan Dua Konsultan Ditahan

    9 bulan lalu

    ROHUL (POROSRIAU.COM)-- Berkas dugaan korupsi proyek rumah sederhana untuk Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Kabupaten Rokan Hulu tahun anggaran 2012 lalu, melibatkan mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau Said Saqlul Amri, serta dua Konsultan

  • Patrialis Akbar Mengundurkan Diri Dari MK

    8 bulan lalu

    POROSRIAU.COM--Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyebutkan bahwa Hakim Konstitusi non-aktif Patrialis Akbar, telah memberikan surat pernyataan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Hakim Konstitusi.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.