Jumat, 18 Agustus 2017
  • Home
  • NASIONAL
  • Persoalan Setelah "Raja Kebun" DL Sitorus Meninggal, Lahan 47 Ribu Hektare Itu
Minggu, 06 Agustus 2017 16:48:00

Persoalan Setelah "Raja Kebun" DL Sitorus Meninggal, Lahan 47 Ribu Hektare Itu

Oleh: Redaksi
Minggu, 06 Agustus 2017 16:48:00
BAGIKAN:
int
DL Sitorus

POROSRIAU.COM--Kematian 'Raja Kebun'  DL Sitorus dalam pesawat yang akan membawanya ke Kualanamu, Medan, Kamis 3 Agustus 2017, masih menyisakan persoalan lain. Mengenai 47 ribu hektare lahan miliknya.

Kejaksaan Agung akan membicarakan kembali dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan soal eksekusi lahan perkebunan sawit seluas 47 ribu hektare milik Darianus Lungguk atau DL Sitorus di Padang Lawas, Sumatera Utara.

"Ya nanti kami bicarakan dengan menteri LHK," kata Jaksa Agung HM Prasetyo di Jakarta, Jumat lalu.

Ia menyebutkan dari kejaksaan sendiri sudah mengeksekusi sejak 2008 namun ternyata masih menemui kendala, DL Sitorus tidak menyerahkan secara fisik. "Kalau kejaksaan  sebenarnya sudah menjalankan tugasnya, kita serahkan pada waktu itu kepada menteri kehutanan sejak 2008," katanya.

"Tapi faktanya secara de facto masih dikuasasi oleh DL Sitorus, ini perlu tindak lanjut," kata Prasetyo.

Eksekusi itu terkait dengan putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh terpidana kasus pendudukan hutan negara, Darianus Lungguk (DL) Sitorus.

Dalam putusan kasasi pada 12 Februari 2007, MA juga memerintahkan lahan perkebunan kelapa sawit seluas 23 ribu hektare di kawasan Padang Lawas, Sumatera Utara yang dikuasai oleh KPKS Bukit Harapan dan PT Torganda, serta lahan seluas 24 ribu hektare di kawasan yang sama yang dikuasai oleh KPKS Parsub dan PT Torus Ganda, disita oleh negara cq Departemen Kehutanan.

Sebelumnya dilaporkan pada 2009 itu, Departemen Kehutanan (Dephut) meminta bantuan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengeksekusi lahan perkebunan sawit seluas 47 ribu hektare milik Darianus Lungguk Sitorus atau DL Sitorus.

Kasus tersebut bermula ketika perusahaan milik DL Sitorus, PT Torganda mengonversi 72.000 hektare (dari 172.000 hektare) hutan di Register 40 menjadi perkebunan sawit, di Kecamatan Simangambat, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Selatan. Konversi hutan menjadi perkebunan sawit itu yang membuat DL Sitorus divonis 8 tahun penjara pada pertengahan 2006.(Antara)

Editor: Chaviz

Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Kejati Riau Tahan Mantan Kepala BPN Kampar

    5 bulan lalu

    Bagian Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau menahan mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kampar, Zaiful Yusri atas dugaan korupsi penerbitan sertifikat Surat Hak Milik Lahan di kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo.

  • Mayat Tanpa Identitas di Kampung Pinang Berkelamin Wanita

    10 bulan lalu

    Kampar (porosriau.com)- Mayat tanpa identitas yang ditemukan di areal perkebunan warga di Desa Kampung Pinang, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, Minggu (30/10) lalu ternyata korban pembunuhan.

  • Gubernur Riau Ingin Manfaatkan Area Bekas Karhutla Untuk Kebun Jagung

    6 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)--Gubernur Riau mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden melalui Menteri Pertanian dan berupaya agar bisa melakukan ekspor seperti yang sudah dilakukan di perbatasan dengan Papua Nugini.

  • Jatuh Hati, Remaja Ini Nikahi Nenek 71 Tahun

    satu bulan lalu

    Maksud Slamet Riyadi sih sedikit bermanja-manja. Maklum, pengantin baru. Bahunya pun sedikit menyandar ke sang istri.

  • Bentrok Sengketa Lahan, 1 Unit Honda Jazz Jadi Korban

    tahun lalu

    Warga Desa Sikijang, Kecamatan Tapung Hilir bakar satu unit mobil Honda Jazz berwarna silver bernomor polisi BM 1538 ZQ milik Roni (33), sekiranya pukul 09.00 Wib, Selasa (26/7).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.