Minggu, 19 November 2017
  • Home
  • NASIONAL
  • Terungkap, Ini Dia Pengedar Obat PCC Di Kendari Yang Makan Korban 50 Orang
Kamis, 14 September 2017 18:35:00

Terungkap, Ini Dia Pengedar Obat PCC Di Kendari Yang Makan Korban 50 Orang

Oleh: Redaksi
Kamis, 14 September 2017 18:35:00
BAGIKAN:
Korban Obat PCC Di Kendari Yang Makan (foto/covesia)

POROSRIAU.COM--Polisi di Kendari bergerak cepat atas kejadian 50 orang jadi korban obat berbahaya PCC. Seorang ibu rumah tangga yang diduga menjadi pengedar, telah diamankan.


Seorang ibu rumah tangga (IRT) dengan inisial ST (39) akhirnya diamankan polisi sekitar pukul 02.00 WITA, Kamis (14/9/2017) dini hari di kediamannya, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebelumnya, 50 pelajar dan pegawai menjadi korban akibat mengkonsumsi obat berbahaya yakni PCC.

Kapolsek Mandonga, AKP Haris Akhmat Basuki ketika dihubungi detikcom, mengatakan polisi melakukan penangkapan berdasarkan pengembangan dan informasi. Polisi langsung mendata begitu korban berjatuhan.

"Kemarin, saat mendapatkan laporan terkait korban dari obat berbahaya tersebut kami langsung melakukan pendataan, berdasarkan informasi yang kami himpun dari keluarga korban dan masyarakat, sehingga kami mendapatkan informasi terkait tersangka dan kami langsung melakukan penggerebekan di kediamannya," terangnya.

Dijelaskannya beberapa barang bukti yang berhasil dimanakan antara lain uang tunai sebesar Rp 735.000, 2.631 butir pil PCC, 2.800 plastik klip bening dan 8 toples putih bekas tempat obat. Terkait barang berbahaya yakni obat PCC yang diperjualbelikan tersebut, pihaknya belum bisa mengungkap dari mana barang tersebut didapatkan.

"Kita belum sampai kesana, karena tersangka ini beberapa hari yang lalu sempat mengkonsumsi obat berbahaya tersebut dan keadaannya sekarang masih belum terlalu sadar, kami hanya mengungkap kebenaran bahwa barang tersebut merupakan milik tersangka karena didapat di dalam rumah tersangka dan kami akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap tersangka lainnya," katanya.

Ancaman hukuman yang akan dikenakan kepada tersangka yakni ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.(viz/detik)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Berikut Nama-Nama Tersangka Dan Kejahatannya

    tahun lalu

    Rohil(POROSRIAU.com) - Kepolisian Sektor ( Polsek ) Bangko,Rokan Hilir Riau ekspos 3 kasus yang berbeda, ekspos dipimpin langsung Kapolsek Bangko AKP.Agung Triadi.SIK di aula Mapolsek,Jalan Perwira,Kamis (4/8/16) siang didampingi Wakapolsek AKP.Dodi dan K

  • Kaca Mobil Pecah, Ransel Ade Lesap Digondol Maling

    tahun lalu

    Penjahat sepesialis pecah kaca lancarkan aksinya di Jln Jendrar Sudirman Kec Ujung Batu Kab,Rohul depan Kantor Camat Ujung Batu

  • TP PKK Kampar Sosialisasi Bahaya Narkoba

    tahun lalu

    Untuk menjadikan masa depan kita jadi baik dan terbaik, tentunya dari dini kita harus menghindari segala macam bentuk kegiatan-kegiatan yang negatif, khususnya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja pelajar di Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan yang su

  • Penyidik Polda Riau Dinilai Tidak Profesional, KontraS Desak Kompolnas Dalam Kasus Meranti Berdarah

    10 bulan lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Kamis (19/1/2017), mengunjungi Kantor Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk melaporkan proses penyidikan Kasus Meranti Berdarah sekaligus menyerahkan berkas lap

  • Pembunuh Dewi di Durian Sebatang Ujung Batu Terungkap

    10 bulan lalu

    ROHUL (POROSRIAU.COM)--Tim gabungan dari Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Rohul dan Polsek Ujung Batu berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan Lidia alias Dewi (36) warga Dusun Durian Sebatang, Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu, Ahad (1/1/2017) sek

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.