Minggu, 19 November 2017
  • Home
  • NASIONAL
  • Anggota DPR Ini Suap Hakim Demi Selamatkan Ibunya Yang Korupsi
Minggu, 08 Oktober 2017 10:09:00

Anggota DPR Ini Suap Hakim Demi Selamatkan Ibunya Yang Korupsi

Oleh: Redaksi
Minggu, 08 Oktober 2017 10:09:00
"Saya 'berjuang' (menyuap) demi nama seorang ibu," kat Aditya tanpa malu-malu setelah menggunakan rompi berwarna oranye khas tahanan KPK
BAGIKAN:
Aditya Anugrah Moha, anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar(foto/Suara.com)

JAKARTA(POROSRIAU.COM)--Aditya Anugrah Moha, anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menyuap  Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara (PT Sulut) Sudiwardono.

Politikus muda itu mengungkapkan, menyuap Sudiwardono demi baktinya kepada sang ibu, Marlina Moha Siahaan yang tengah berperkara kasus korupsi di PT Sulut.

Sang ibu, Marlina, divonis 5 tahun penjara karena melakukan korupsi dana TPAPD Bolaang Mongondow‎. Marlina lantas naik banding ke PT Sulut karena tak terima atas vonis hakim Pengadilan Negeri Sulut tersebut.

"Sebagai anak, saya berusaha maksimal, tapi mungkin caranya yang belum tepat. Saya 'berjuang' (menyuap) demi nama seorang ibu," kata Aditya tanpa malu-malu setelah menggunakan rompi berwarna oranye khas tahanan KPK, Sabtu (7/10/2017).

Wakil Ketua Laode M Syarif mengatakan, Aditya terjaring operasi tangkap tangan di lobi sebuah hotel di Pacenongan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/10).

Aditya memberikan suap terhadap Sudiwardono di hotel tersebut sebesar SGD30 ribu atau setara Rp296 juta.

Pemberian suap diduga untuk memengaruhi putusan banding kasus korupsi Tunjangan Pendapatan Aparat Pemerintah Desa (TPAPD) Kabupaten Boolang Mongondow.

Sudiwardono merupakan ketua majelis hakim dalam kasus itu. Sedangkan terdakwanya adalah Marlina Moha Siahaan, yang merupakan mantan Bupati Boolang Mongondow periode 2006-2011.

Laode melanjutkan, penyerahan suap di Jakarta pada Jumat malam bukan yang pertama.

Sebelumnya, uang sebanyak 60 ribu dolar Singapura diduga sudah diserahkan oleh Aditya kepada Sudiwardono di Manado.

“Uang suap sebesar SGD30 ribu diserahkan di Jakarta pada hari Jumat," tandasnya.

Aditya selaku penyuap langsung ‎ditahan di Rutan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK. Sementara tersangka Sudiwardono ditahan di Rutan Kelas I JakartaTimur Cabang KPK, di Pomdam Jaya Guntur.(Suara)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Sutan Bhatoegana Wafat, Begini Kata-kata Ajaib Almarhum

    12 bulan lalu

    Jenazah Sutan Bhatoegana dikebumikan di Pemakaman Giri Tama, Parung, Kabupaten Bogor, pada Sabtu sore, 19 November 2016. Politikus Partai Demokrat itu wafat karena kanker liver.

  • Terkait Vonis Bebas Bupati Rohul, Fitra: Integritas Hakim Diragukan

    9 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)--Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau meragukan integritas hakim yang memvonis bebas Bupati Rokan Hulu dari sangkaan suap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau 2014. Fitra mendesak Komisi Pemberantasan

  • Dikurangi, Johar Firdaus Divonis 4 Tahun 6 Bulan

    5 bulan lalu

    "Turun satu tahun dari vonis di tingkat pertama," ujar Panmud Tipikor pada PN Pekanbaru, Denni Sembiring, Rabu (21/6/2016).

  • Kesaksian Agen FBI, Johannes Marliem Beli Jam Tangan Mewah Untuk Setnov

    satu bulan lalu

    Holden juga mengungkapkan pembelian jam tangan mahal seharga USD 135.000 di Beverly Hills. Nantinya jam itu akan diberikan pada Ketua DPR Setya Novanto.

  • Setya Novanto Kembali Tak hadiri persidangan Kasus E-KTP

    4 minggu lalu

    JAKARTA (POROSRIAU.COM)- Ketua DPR RI Setya Novanto lagi-lagi mangkir dari  panggilan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Novanto telah dua kali dipanggil untuk menjadi saksi dalam sidan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.