Minggu, 19 November 2017
  • Home
  • NASIONAL
  • Astaga! Usai Semburkan Gas Berapi, Kini Sumur Di Balikpapan Ini Semburkan Gas Bercampur Lumpur Setinggi 20 Meter
Kamis, 09 November 2017 19:31:00

Astaga! Usai Semburkan Gas Berapi, Kini Sumur Di Balikpapan Ini Semburkan Gas Bercampur Lumpur Setinggi 20 Meter

Oleh: Redaksi
Kamis, 09 November 2017 19:31:00
Warga Balikpapan Takut
BAGIKAN:
Sumur yang sebelumnya menyemburkan gas berapi kini menyemburkan gas bercampur air dan lumpur setinggi 20 meter.(Foto/Okezone.com)

BALIKPAPAN(POROSRIAU.COM) - Kegelisahan dirasakan warga RT 10 kelurahan Sepinggan Raya, Balikpapan, Kalimantan Timur. Pasalnya, sumur yang sebelumnya menyemburkan gas berapi kini menyemburkan gas bercampur air dan lumpur setinggi 20 meter. Bahkan hingga pukul 18.42 Wita, Kamis (9/11/2017) semburan itu tak kunjung berhenti.

"Tadi ketika saya di teras rumah terdengar suara semburan keras. Saya cek ternyata tingginya sudah melebihi pohon mangga itu," kata Octavianto, Kasi Ops Basarnas Balikpapan yang rumahnya tidak jauh dari lokasi semburan.

Dia lantas menginstruksikan personelnya untuk melakukan pemeriksaan. "Tolong diperiksa, jangan ada warga yang mendekat, terutama yang merokok," ucapnya memerintahkan seorang anggota Basarnas.

Kondisi ini dibenarkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daeah (BPBD), Suseno yang telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pertamina RU V dan Total E&P Indonesie serta kontraktor proyek pembangunan apartemen.

"Iya, sejak dini hari sampai sekarang masih menyembur gas bercampur air. Langkah awal gas dibiarkan habis dengan sendirinya," ucap Suseno yang juga mengingatkan warga untuk tidak mendekat dengan radius 50 meter.

"Juga tidak boleh ada api sekecil apa pun dekat semburan. Tidak boleh ada warga yang merokok. Itu yang kami jaga dan ingatkan. Petugas juga kami siagakan di lokasi bersama unit mobil pemadam untuk antisipasi," tegasnya.

DLH mengategorikan sumur yang menyemburkan gas bercampur air dan lumpur itu merupakan sumur dangkal dengan kedalaman hingga 35 meter. DLH juga akan memperketat pengeboran sumur dalam di kota Balikpapan.

"Diperketat khususnya di kawasan timur dan selatan yang beberapa kali terjadi semburan gas. Kami juga berkomunikasi dengan ahli geologi untuk memetakan wilayah berpotensi gas," ucap Suryanto, Kepala DLH Balikpapan.

Sementara soal rumah yang terbakar dan terkena dampak semburan gas beberapa hari lalu, Project Manager PT Cipta Graha Kanaka (CGK), Hari Widodo mengaku sudah mencarikan rumah sewa untuk korban.

"Kami juga menanggung konsumsi untuk warga karena mereka tidak boleh menyalakan api untuk memasak. Kalau rumah yang ludes juga diinventarisir dan akan kami bangun ulang," sebutnya.

Sebelumnya, kebakaran menghanguskan 3 rumah warga dan bangungan bedeng 4 pintu pada Senin, 6 November kemarin. Asal api diketahui dari sumur dalam yang menyembur gas metan.

Selain menghanguskan rumah dan membuat 5 Kepala Keluarga dengan 11 jiwa kehilangan tempat tinggal, kebakaran ini juga memakan 4 orang korban yang mengalami luka bakar hingga 30 persen di tubuhnya. (Okezone)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Pembangunan Apartemen/Mall di Simpang SKA, Dianggap Sengsarakan Warga

    12 bulan lalu

    Ternyata di simpang SKA dibangun apartemen dan mall. Hal ini diketahui dari munculnya keluhan warga, dampak pembangunannya ternyata menyengsarakan masyarakat. Pasalnya 10 rumah retak-retak, air sumur warga kering konsekwensinya warga harus membeli air unt

  • Pesona Belitung Yang Wajib Anda Kunjungi

    11 bulan lalu

    POROSRIAU.COM-- Namanya populer setelah film berjudul Laskar Pelangi dirilis ke publik. Belitung yang dahulu tersembunyi—kini menebarkan pesonanya serupa permata yang terpendam. Kini, ada ban

  • Merasa Dicurangi Wasit Lawan Malaysia, Tim Sepak Takraw Putri WO

    3 bulan lalu

    Tim Sepak Takraw Putri Indonesia menjadi korbannya setelah merasa dicurangi oleh wasit ketika berhadapan dengan tuan rumah Malaysia dalam partai yang berlangsung di Indoor Stadium Titiwangsa, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (20/8/2017) malam.

  • PT SJAL Dan PT BPSJ Bantu Korban Galodo, Berharap Tepat Sasaran

    2 bulan lalu

    Pasca banjir bandang (Galodo) yang melalanda Nagari Pakan Rabaa Tengah, Kecamatan KPGD minggu lalu mendapat perhatian dari sejumlah perusahaan besar yang ada di Kabupaten Solok Selatan (Solsel).

  • Ingin Gusur Dovizioso, Vinales Targetkan Podium Di Sepang

    4 minggu lalu

    Maverick Vinales mengincar podium di MotoGP Malaysia pada akhir pekan ini. Meski sudah tak punya peluang jadi juara dunia, pebalap Yamaha itu masih bersemangat untuk merebut posisi kedua di klasemen akhir.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.