Rabu, 22 November 2017
  • Home
  • NASIONAL
  • Ayah Gagahi Anak Tiri Selama 4 Tahun, Cekik Dan Ancam Dengan Golok
Rabu, 18 Oktober 2017 08:34:00

Ayah Gagahi Anak Tiri Selama 4 Tahun, Cekik Dan Ancam Dengan Golok

Oleh: Redaksi
Rabu, 18 Oktober 2017 08:34:00
BAGIKAN:
Ilustrasi(google)

BEKASI(POROSRIAU.COM)--Polsek Bekasi Selatan, Polrestro Bekasi Kota, menangkap seorang bapak berinisial RS (47) yang tega menggagahi anak tirinya, NS (16). Aksi bejat ini dilakukan RS di kediamannya di Kampung Ceger, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (12/10) malam. Pelaku melakukan aksinya sambil mengancam dengan sebilah golok kepada anak tirinya.

"Pelaku mengancam korban dengan senjata tajam sambil mencekik," ujar Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Dedi Wahyudi, Jumat (13/10).

Antara pelaku dan korban, tinggal dalam satu rumah bersama ibu kandung korban, WT (41), yang merupakan istri pelaku. "Pelaku tinggal satu rumah korban dan istrinya. Mereka memiliki usaha air galon isi ulang," katanya.

Aksi bejat tersangka ini terungkap setelah ibu korban memergokinya. Saat itu, tersangka berupaya menyetubuhi korban di rumahnya. Melihat kejadian ini, ibu korban geram terhadap tersangka. Dan, melaporkannya ke Mapolsek Bekasi Selatan.

Mendapat laporan ini, petugas menangkap tersangka tanpa perlawanan. ‎Tersangka mengakui semua perbuatannya. "‎Tersangka sudah melakukan aksinya, saat korban berumur 12 tahun, saat masih duduk di Kelas V SD," tuturnya.

Dikutip dari laman Suarapembaharuan, awalnya tersangka hanya meraba-raba anak tirinya tersebut. Hingga aksi persetebuhan itu dilakukan semenjak korban ‎memasuki kelas VII SMP. Pelaku tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi saat menyetubuhi anak tirinya. Pelaku melakukan penetrasi di kamar mandi sehingga korban tidak mengalami kehamilan.

‎Polisi menyita barang bukti berupa satu kaos milik tersangka yang terdapat bercak sperma, satu bra warna merah dan celana dalam milik korban.

Kini tersangka dijerat Pasal 81 UU Nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara di atas 5 tahun. [160].***

Editor: Chaviz

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Tergoda Kemolekan Tubuh Anak Tiri Berujung Dicerai Sang Istri

    5 bulan lalu

    Sepuluh tahun menikah dengan Sephia, Donjuan mengaku bahagia luar dalam.

  • Ku Tak Ingin Sandang Status Janda kedua kalinya

    tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) – Er  seorang perempuan kelahiran Medan 28 tahun lalu tinggal di jalan Seputaran Jalan Sultan Syarif Kasim Kota Dumai, pernah menyandang status janda, namun setahun

  • Kisah Cinta Terlarang Antara Mertua dan Menantu di Pekanbaru

    9 bulan lalu

    NR (36) tepergok selingkuh dengan menantunya SP (26) setelah digerebek anak kandungnya sendiri DR (21). Warga kecamatan Limapuluh kota Pekanbaru Riau ini ternyata sudah 4 tahun menjalin cinta terlarang hingga berulang kali berbuat mesum dengan menantu di

  • 138 Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian Diwisuda

    8 bulan lalu

    Melalui sidang Senat Terbuka Universitas Pasir Pengaraian (UPP) kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sebanyak 138 Mahasiswa UPP Diwisuda. Kegiatan itu dipusatkan di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Pasir Pengaraian, Rabu (15/3/2017).

  • Diduga Meninggal Dianiaya, Isi Catatan Harian Santri Hafiz Al-Qur'an Ini Bikin Nangis

    7 bulan lalu

    Dunia pendidikan kembali tercoreng dengan adanya kabar kematian seorang murid pesantren.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.