Jumat, 20 Oktober 2017
  • Home
  • NASIONAL
  • Duaarr!! Oknum Polisi Tembak Kepala Sendiri Di Dekat Rumah Calon Istri
Rabu, 11 Oktober 2017 08:21:00

Duaarr!! Oknum Polisi Tembak Kepala Sendiri Di Dekat Rumah Calon Istri

Oleh: Redaksi
Rabu, 11 Oktober 2017 08:21:00
BAGIKAN:
Bripda Azan Fikri tembak kepalanya sendiri hingga tewas.(foto/pojoksatu)

SUMSEL(POROSRIAU.COM)--Anggota Reskrim Polsek Sungai Lilin, Kabupaten Muba, Sumatera Selatan, Bripda Azan Fikri menembak kepalanya sendiri hingga tewas, Senin (9/10).

Bripda Azan Fikri bunuh diri di dalam mobilnya, Honda Mobilio berwarna hitam bernomor polisi BG-1652-JF. Ia menembak kepalanya dengan senjata jenis revolver miliknya.

Peluru Bripda Azan Fikri menembus kepalanya hingga tembus ke kaca mobil sebelah kiri.

Bripda Azan Fikri menembak kepalanya sendiri di dekat rumah calon istrinya, Resti, di Dusun VI Rawa Bening Desa Tri Tunggal, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin.

Informasinya, Bripda Azan Fikri sempat cekcok mulut dengan calon istrinya sebelum kejadian.

“Iya (bunuh diri, red), katanya masalah pribadi mau menikah tapi batal. Sehingga bunuh diri,” ujar Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain Adinegara.

Seperti dilansir Pojoksatu sebelum tewas, Bripda Azan sempat mengantarkan calon istrinya Resi bin Basir (25), ke Dusun VI Rawa Bening Desa Tri Tunggal Kecamatan Tungkal Ilir, Banyuasin, Minggu (9/10).

Mereka saat itu baru pulang menghadiri resepsi pernikahan di Palembang. Sepulang mengantar sang calon istri, Azan pulang.

Baru 30 meter dari rumah Resti, suara letusan senjata api terdengar. Warga pun langsung mencari asal suara letusan.

Tak lama kemudian mereka menemukan korban sudah terkapar di dalam mobil Mobilio BG 1652 JF milik korban.

Kondisinya bersimbah darah dan tangan kanannya memegang senjata. Polisi masih menyelidiki motif korban hingga nekat menembak kepalanya sendiri.***

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Anggota PWI Rokan Hulu Dianiaya Kades dan Kaur Desa Kampar

    9 bulan lalu

    ROHUL(POROSRIAU.COM)- Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi, kali ini menimpa Despandri (40) anggota PWI Kabupaten Rokan Hulu, dan wartawan Harian Koran Riau dan Metro TV Wilayah Rokan Hulu. Korban mengalami luka gores di dada, lengan dan kepala. Us

  • Jika Langgar Aturan, Wabup Tak Segan Copot Jabatan Pegawai

    tahun lalu

    MERANTI (PR) - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim serius melihat dan mengamati prilaku pegawai dilingkungan Pemkab. Meranti, dirinya tak ingin kerusuhan di Meranti yang terjadi baru-baru ini terulang, dan ditakutkan kerusuhan justru t

  • Depresi, Polisi Tembak Kepala Sendiri

    12 bulan lalu

    Brigadir Satu Arif Bambang Jatmiko, 26 tahun, anggota Satuan Sabhara Kepolisian Resor Madiun Kota, Jawa Timur, nekat menembak kepala sendiri dengan pistol inventaris dinas.

  • Napi Koruptor Bisa Pelesiran, Kerja Keras KPK, Polisi, dan Jaksa Sia-sia

    8 bulan lalu

    POROSRIAU.COM--Kerja keras yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) polisi, dan kejaksaan dalam melakukan proses hukum untuk kasus korupsi dinilai sia-sia jika narapidana dapat bebas pelesiran ke luar lembaga pemasyarakatan.

  • Pengurusan SK Pindah PNS Di Solsel Dipatok Rp7 juta Hingga Rp25 Juta

    5 bulan lalu

    Kabupaten Solok Selatan (Solsel) merupakan hasil dari pemekaran Kabupaten Solok pada tahun 2004. Dimana saat ini sudah berumur 13 tahun atau sudah beranjak dewasa.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.