Jumat, 20 Oktober 2017
Jumat, 13 Oktober 2017 11:38:00

KPK Akan Periksa Menteri Perhubungan

Oleh: Redaksi
Jumat, 13 Oktober 2017 11:38:00
BAGIKAN:
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.(Foto/Jawapos)

POROSRIAU.COM--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam penyidikan perkara suap terkait pengurusan perizinan dan proyek pengadaan di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Tahun Anggaran 2016-2017.

Menteri Perhubungan akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Adiputra Kurniawan, kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Jakarta, Jumat.

Selain memeriksa Menteri Perhubungan, KPK akan memeriksa tiga saksi lainnya untuk tersangka Adiputra Kurniawan dalam kasus yang sama.

Saksi yang akan diperiksa antara lain Kepala Seksi Promosi Direktorat Pembinaan Keselamatan Ditjen Perhubungan Darat Sapril Imanuel Ginting serta Komang Susyawati dan Oscar Budiono dari sektor swasta.

KPK juga akan memeriksa Adiputra Kurniawan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

KPK sejak 31 Agustus 2017 telah meminta Direktorat Jenderal Imigrasi mencegah Oscar Budiono dan Aloys Sutarto ke luar negeri untuk kebutuhan penyidikan terhadap tersangka lainnya, yaitu Antonius Tonny Budiono.

KPK telah menetapkan mantan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan nonaktif Antonius Tonny Budiono dan Komisaris PT Adhi Guna Keruktama Adiputra Kurniawan sebagai tersangka dalam perkara ini.

Penyidik KPK masih menggali informasi lebih rinci mengenai indikasi suap atau gratifikasi kepada Tonny, termasuk sumber dana dan aliran dana dalam 33 tas yang disita saat penangkapan Tonny.

Dalam operasi penangkapan Tonny di Mess Perwira Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, aparat KPK menemukan uang 479.700 dolar AS, 660.249 dolar Singapura, 15.540 poundsterling, 50.000 dong Vietnam, 4.200 euro, dan 11.212 ringgit Malaysia, dalam rupiah sekitar Rp5,7 miliar.

Uang itu diduga merupakan pemberian Adiputra kepada Tonny terkait pekerjaan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.(Antara)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Jokowi Susun Puzzle Pemerintahan Baru

    tahun lalu

    Pagi ini rabu (27/07/16) beredar informasi mengenai Reshuffle Kabinet kerjanya Pemerintahan Presiden Joko WIdodo, infomasi ini didapat Pimred porosriau.com melalui akun BBM nya.

  • Bupati Amril Terima Penghargaan WTN di Sekretariat Wapres

    9 bulan lalu

    BENGKALIS(POROSRIAU.COM)--Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Senin (31/1/2017) menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN), untuk dua kategori yakni kategori lalu lintas dan angkutan. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Su

  • Pekanbaru Kembali Raih Piala Penghargaan WTN

    9 bulan lalu

    JAKARTA(POROSRIAU.COM)—Kota Pekanbaru kembali meraih prestasi di tingkat Nasional, Piala Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) pun kembali  dianugerahkan Pemerintah Nasional kepada pemer

  • Dishub Pekanbaru Amankan Angkot Dan Bus Kota

    7 bulan lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru berhasil mengamankan 12 unit kendaran roda empat. Diantara 12 unit kendaraan yang diamankan yakni, 11 unit merupakan angkutan kota jenis oplet dan satu unit bus kota.

  • Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Riau Dicopot

    5 bulan lalu

    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mencopot Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Riau, Ferdinand Sinaga, akibat dari kaburnya ratusan narapidana yang dipicu pungutan liar di Rumah Tahanan Kelas II-B Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.