Minggu, 19 November 2017
  • Home
  • NASIONAL
  • Ngerii!! Tenteng Potongan Kepala Kakak Kandung Ke Rumah Mertua, Puluhan Jemaah Pengajian Lari Tunggang Langgang
Kamis, 09 November 2017 09:36:00

Ngerii!! Tenteng Potongan Kepala Kakak Kandung Ke Rumah Mertua, Puluhan Jemaah Pengajian Lari Tunggang Langgang

Oleh: Redaksi
Kamis, 09 November 2017 09:36:00
BAGIKAN:
Rumah mertua Jamiin di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. [Humas Polres Tuban/Tribratanews]

JATIM(POROSRIAU.COM)--Warga Dusun Kayunan, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, geger ketika meilhat seorang laki-laki mengamuk hendak menyerang setiap orang secara membabi buta memakai cangkul yang dibawanya.

Tak hanya membawa cangkul, warga juga dibuat histeris karena laki-laki itu turut menenteng potongan kepala manusia pada Selasa (7/11) malam.

Laki-laki yang belakangan diketahui bernama Jamiin tersebut, lantas  membawa potongan kepala itu ke rumah saudaranya yang tengah mengadakan pengajian.

Kontan puluhan jemaah pengajian berhamburan, lari tunggang langgang setelah melihat Jamiin datang mengacungkan pacul dan menenteng kepala manusia.

“Orang itu namanya Jamiin. Sedangkan kepala yang ditentengnya itu adalah Jamiran, kakak kandung dia yang tinggal di Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko,” tutur Sujud (54) warga yang saat itu mengikuti pengajian, seperti dilansir laman resmi Polri, Tribratanews, Kamis (9/11/2017).

Jamiin  yang berusia 50 tahun, kata dia, berkeliaran dan mendatangi pengajian tanpa memakai busana apa pun. “Kepala yang ditentengnya juga masih mengucurkan darah,” tukasnya.

Sujud menduga, Jamiin mendatangi pengajian di rumah Adi (43) setelah memutilasi kakak kandungnya tersebut.

 “Jarak dari rumahnya ke rumah Pak Adi Cuma 30 meter. Karena melihat kondisinya tak wajar, jemaah pengajian spontan berlari menyelamatkan diri. Dia bawa cangkul, takut kembali membunuh,” tukasnya.

Benar saja, Adi sang pemilik rumah tempat pengahian, mengatakan Jamiin langsung merusak sejumlah perabotan yang ada di rumahmnya.

 “Saya ini saudara iparnya. Rumah ini sebenarnya rumah orang tua, rumah mertua Jamiin. Ada sekitar satu jam kami bersembunyi setelah dia mengamuk. Sedangkan pemuda-pemuda desa mengejar Jamiin,” ungkapnya.

Jamiin yang sempat kabur, akhirnya bisa ditangkap dan dibawa ke Polsek Soko.

"Dia sempat melawan dan berteriak saat ditangkap. Dibantu warga, kami berhasil membawa pelaku. Dia juga sudah diberi baju,” kata Kapolres Tuban Ajun Komisaris Besar Sutrisno.

Sementara kepala Jamiran dan potongan tubuhnya telah dibawa ke RSUD dr Koesma Tuban untuk disambungkan dan diautopsi.

Polisi membawa tubuh dan kepala korban ke RSUD dr Koesma Tuban untuk dilakukan penyambungan dan autopsi.

“Keluarga masih syok, sementara belum bisa dimintakan keterangan lebih jauh,” tandasnya.(suara)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Anggota PWI Rokan Hulu Dianiaya Kades dan Kaur Desa Kampar

    10 bulan lalu

    ROHUL(POROSRIAU.COM)- Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi, kali ini menimpa Despandri (40) anggota PWI Kabupaten Rokan Hulu, dan wartawan Harian Koran Riau dan Metro TV Wilayah Rokan Hulu. Korban mengalami luka gores di dada, lengan dan kepala. Us

  • Bupati Bengkalis Akan Lakukan Peletakan Dinding Pertama Bequranic

    8 bulan lalu

    Peletakan dinding pertama pembangunan Bengkalis Qur'an Center (Bequranic) Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis yang akan dilaksanakan pada Rabu (26/4/2017) mendatang direncanakan akan dilakukan langsung oleh Bupati Bengkalis Amril Mukmini

  • Keluarga Pujo Berharap Pengampunan Presiden

    tahun lalu

    Siti Nuriyah(29),adik kandung Pujo,terpidana mati kasus narkoba membantah jika abang nya tersebut berprofesi sebagai bandar narkoba kelas wahid di negeri ini.

  • Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula!!

    tahun lalu

    Pihak Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti, menyalurkan sejumlah bantuan kepada Juliza, siswi kelas XI yang terkena musibah kebakaran rumah, Selasa (2/8/2016).

  • Ini Dosa Siapa?

    tahun lalu

    Sikap tegas alim ulama , cerdik pandai, aparat penegak hukum dan pemerintah sangat kita harapkan agar kita semua di negeri ini tidak terimbas dosa dari apa yang mereka lakukan.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.