Rabu, 23 Agustus 2017
  • Home
  • OPINI
  • Antara Pengemudi Ojek Online Dan Pasal 283 UU No. 22 Tahun 2009
Senin, 10 Juli 2017 20:37:00

Antara Pengemudi Ojek Online Dan Pasal 283 UU No. 22 Tahun 2009

Oleh: chaviz
Senin, 10 Juli 2017 20:37:00
BAGIKAN:
int
Ilustrasi
Pada Mulanya Handphone hanya memiliki aplikasi untuk menelepon dan mengirim pesan singkat saja, seiring kemajuan zaman dan semakin meningkatnya kebutuhan berkomunikasi maka bermunculan Handphone yang menyediakan aplikasi-aplikasi atau fasilitas-fasilitas yang memenuhi kebutuhan manusia dalam berkomunikasi, seperti kamera, MP3, Permainan (game), internet dan GPS, bahkan akhir-akhir ini banyak bermunculan aplikasi pesan/chatting dan media sosial yang dapat diakses melalui Handphone dan Smartphone.

Semakin popularitasnya Handphone bagi manusia karena kemudahanya dalam berkomunikasi, menjadikan manusia semakin mudah dalam menggunakan Handphone dimanapun dan kapanpun, termasuk saat berkendara. Namun kebiasaan ini memiliki konsekuensi dan resiko yang yang tidak diinginkan dan bahkan berbahaya.

Misalnya ojek yang berbasis Aplikasi (ojek online), dimana pengemudi ojek online tersebut bergantung kepada sebuah aplikasi yang disediakan oleh perusahan yang mereka naungi. Tak jarang terlihat di jalanan para pengemudi atau pengendara ojek berbasis online tersebut telihat  menggunakan hanphone atau smartphon yang mereka  miliki saat dalam berkendara atau mengendarai.

Sama-sama kita ketahui bahwa penggunaan handphone saat berkendara dapat mengganggu konsentrasi pengendara. Hal ini beresiko mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat membuat pengendara ataupun orang lain mengalami cedera baik ringan maupun berat ataupun mengalami kematian.

Dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada Pasal 283 menyebutkan: “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).”

Sementara pada Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang No.22 Tahun 2009 sendiri berisi: “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.”

Sudah jelas pada kedua Pasal diatas menerangkan bahwa dalam berkendara harus mengutamakan konsentrasi dan berkendara secara wajar. Penggunaan Handphone saat berkendara sudah jelas membuat pengendara menjadi tidak fokus dan hilang konsentrasi yang dapat mengakibatkan kecelakaan.

Nah, bagaimana dengan pengendara atau pengemudi ojek online tersebut, apakah berbenturan dengan pasal diatas?

 

Penulis: Chaviz Fernandes

 

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Kode Status Lima Desa Sudah Ketetapan Mendagri

    9 bulan lalu

    Pemerintah Pusat melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kembali menegaskan bahwa lima desa (Rimba Makmur, Rimba Jaya, Muara Intan, Intan Jaya dan Tanah Datar) tetap masuk dalam wilayah Kabupaten Kampar.

  • Polsek Tapung Ringkus Pengedar Shabu Saat Lidik Kasus Curas

    8 bulan lalu

    TAPUNG(POROSRIAU.COM)-- Tim opsnal Polsek Tapung Resor Kampar meringkus seorang pengedar narkoba di KM 22 Jalan Garuda Sakti wilayah Desa Pantai Cermin Kec. Tapung Kab. Kampar, pada Senin 12/12/2016, sekira pukul 17.30 wib.

  • Lagi Maket Sabu, Dua Pengedar Diringkus Polsek Siak Hulu

    8 bulan lalu

    KAMPAR(POROSRIAU.COM) - Kamis, (5/1/2017) sekira pukul 18.00 wib, tim opsnal Polsek Siak Hulu Resor Kampar melakukan penangkapan terhadap 2 pengedar narkotika jenis shabu-shabu, disebuah pondok yang berlokasi di jalan Lintas Timur wilayah Desa Baru Kecama

  • Kedapatan Mengantongi Sabu, Pegawai Honorer Diringkus Polsek Kampar

    8 bulan lalu

    KAMPAR(POROSRIAU.COM)-- Tim Opsnal Polsek Kampar melakukan penangkapan terhadap seorang tersangka pelaku penyalahgunaan narkotika jenis shabu-shabu di wilayah Air Tiris Kecamatan Kampar, sekira pukul 09.00 Wib Jumat (06/01/2017)

  • Polsek Tapung Gulung Komplotan Pelaku Narkoba di Pantai Cermin

    7 bulan lalu

    TAPUNG(POROSRIAU.COM)-- Polsek Tapung kembali sukses meringkus komplotan pelaku narkoba, pada Kamis (19/1/2017) sore di areal Chevron Yard 05 wilayah Kota Batak Desa Pantai Cermin Kec. Tapung.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.