Jumat, 20 Oktober 2017
Selasa, 20 Juni 2017 12:47:00

Apa yang Spesial dari Ramadan?

Oleh: Redaksi
Selasa, 20 Juni 2017 12:47:00
BAGIKAN:
int

POROSRIAU.COM--Ramadan bagi umat Islam bukanlah sesuatu yang asing, malah Ramadan adalah satu dari dua belas bulan yang kedatangannya selalu menjadi pembicaraan dan dipersiapkan penyambutan untuk kedatangannya, dan hal itu terus berulang setiap tahunnya, khususnya di Indonesia. Kemudian apa yang menjadi spesial dari Ramadan?

Ramadan adalah sistem pendidikan terbaik baik bagi umat Islam khususnya, dan umumnya bagi seluruh umat manusia di muka bumi. Ramadan memberikan pelajaran dalam berbagai aspek kehidupan dan yang akan memberikan bimbingan menuju kehidupan yang berkualitas pasca Ramadan.

Banyak sekali pelajaran yang dirasakan secara langsung maupun tidak langsung dari bulan Ramadan ini, selain nilai-nilai kejujuran, nilai moral, juga nilai-nilai kedisiplinan, juga banyak hal yang memberikan kesan dan pendidikan positif dalam beragama, bermasyarakat dan bernegara.

Ramadan mengajarkan tentang kejujuran
Hal yang membedakan antara Ramadan dengan bulan lainnya adalah adanya kewajiban berpuasa, maka dari puasa itulah pelajaran yang sesungguhnya. Esensi puasa sendiri bukan hanya menahan diri dari lapar dan dahaga saja, melainkan puasa mengajarkan tentang hal yang lebih luas dan besar manfaatnya.

Salah satunya kejujuran, puasa atau tidak puasanya seseorang tidak akan diketahui orang lain, melainkan hanya dirinya dan Allah saja yang tahu, karena bisa saja ia dihadapan orang lain tidak makan dan minum tetapi ia makan dan minum di tempat ia merasa aman dan jauh dari keramaian.

Maka di sinilah pendidikan kejujuran dari puasa itu. Karena sesungguhnya jujur adalah satu identitas yang penting bagi seorang manusia, di mana pun, siapa pun dan sebagai apa pun ia. Sekadar mengaitkan dan mengingatkan bahwa kasus-kasus korupsi yang merugikan negara triliunan rupiah itu adalah contoh dari ketidakjujuran.

Maka kita berharap di Ramadan kali ini akan memberikan dampak yang besar terhadap kualitas manusia, khususnya dalam hal kejujuran termasuk diri kita. Sebagai tanda lulus dan suksesnya pendidikan Ramadan kali ini.

Ramadan mengajarkan tentang disiplin
Puasa yang hukumnya wajib dan memiliki waktu yang cukup panjang yakni selama satu bulan penuh ialah Ramadan. maka tak heran selepas Ramadan akan membentuk satu kebiasaan baru bagi kita yang melaksanakannya, karena puasa adalah ibadah yang diatur oleh waktu, dari mulai waktu sahur hingga berbuka.

Sehingga diharapkan selepas Ramadan akan ada kebiasaan baru yang sangat positif hasil dari pendidikan pada Ramadan. Seperti bangun di sepertiga malam, yang kemudian di hari biasa kita bisa menggantinya dengan salat malam.

Kemudian pada bulan Ramadan kita terbiasa menahan diri dari perbuatan yang melanggar aturan karena rasa takut puasa menjadi sia-sia. Hal ini pun jika dilakukan selama satu bulan penuh dan kita bersungguh-sungguh menjalankannya tentu akan terbiasa sehingga kita mejadi pribadi yang selalu positif dan menghindari hal-hal negatif yang notabene adalah perbuatan yang dilarang agama.

Semoga kita akan memetik manisnya hasil pendidikan di Ramadan kali ini, dengan perubahan perilaku dan kebiasaan yang lebih baik dan positif. Sehingga pendidikan yang didapatkan hari demi hari pada bulan Ramadan tidak menjadi sia-sia melainkan mendapatkan predikat takwa di hadapan Allah dan manusia. (ded/cnn)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • The Doctor Mengaku Puas Raih Row Pertama

    11 bulan lalu

    Valentino Rossi, mengaku puas bisa meraih row pertama untuk balapan MotoGP Valencia, Minggu (13/11/2016) malam WIB. Sebab, The Doctor merasa dirinya selalu mengalami kesulitan sejak hari pertama di Valencia musim ini.

  • Modifikasi Ekstrem Mitsubishi Canter

    8 bulan lalu

    POROSRIAU.COM--Namanya sudah hobi, harga bukan menjadi masalah. Itulah yang ada di benak Rian Dwicahyo asal Baturaja, Palembang. Rian membeli sebuah truk Mitsubishi Fuso Colt Diesel pada 2015 dengan harga Rp 275 juta.

  • DPRD Minta PLN Pastikan Tak Ada Pemadaman di Bulan Ramadhan

    5 bulan lalu

    Beberapa hari belakangan, masyarakat Kota Pekanbaru masih dikeluhkan dengan pemadaman listrik dari pihak PLN. Hal ini terjadi salah satunya dikawasan jalan Tuanku Tambusai, durasi pemadaman cukup lama yakni hampir 4 jam, otomatis banyak aktivitas masyarak

  • Lorenzo: Ducati Memperlakukan Saya Seperti layaknya Seorang Gadis

    7 bulan lalu

    Pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, mengatakan ingin memiliki hubungan yang harmonis bersama pabrikan asal Italia tersebut. X-Fuera mengaku mendapat perhatian luar biasa Ducati seperti seorang kekasih.

  • The Doctor: Jumlah Kemenangan Jauh Lebih Penting Daripada Jumlah Balapan

    7 bulan lalu

    Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, tak menganggap rekor penampilan ke-350 nya di lintasan balap pada seri MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (9/4/2017) bukanlah sesuatu yang spesial. Bagi The Doctor jumlah podium dalam satu mus

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.