Rabu, 22 Mei 2019
  • Home
  • PEKANBARU
  • Soal Perizinan, DPRD Minta Whiz Hotel Pekanbaru Ditutup
Senin, 04 Maret 2019 20:39:00

Soal Perizinan, DPRD Minta Whiz Hotel Pekanbaru Ditutup

Oleh: Eza
Senin, 04 Maret 2019 20:39:00
BAGIKAN:
Internet
Hotel whiz yang berada di jalan Jendral Sudirman/Int
PEKANBARU (POROS RIAU) -- Pemilik Whiz Hotel Pekanbaru, PT Lentera Griya Asia atau Whiz Hotel yang bergerak di bidang pelayanan dan jasa di Kota Pekanbaru, diduga bermasalah dengan perizinan. Hal itu diketahui sejak pemilik izin yakni Shandra Amril tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut.
 
"Saya masuk kerja jadi GM hotel itu pada tanggal 7 september 2016, 3 bulan sebelum hotel buka. Semua perizinan operasional atas nama saya. Segala sesuatu yang menyangkut urusan perizinan operasional hotel tidak menjadi tanggung jawab saya," Kata Shadra, kepada wartawan, Senin (04/03)
 
Seperti diketahui, segala perizinan hotel Mulai Izin Gangguan, Izin Tanda Daftar Perusahaan, Izin Daftar Usaha Kepariwisataan, Izin Sertifikat Laik Higienis Sanitasi, Izin Tanda Daftar Pemeriksaan Alat Proteksi Pemadam Kebakaran, Izin Perparkiran, serta Izin Stasiun, wajib diurus untuk bidang pelayanan dan jasa di Pekanbaru.
 
"Saya sudah layangkan surat ke DPM-PTSP Pemko Pekanbaru, yang isinya semua perizinan Whiz Hotel atas nama saya, saya tidak berkenan lagi dipakai oleh manajemen Whiz Hotel," ucap Shandra.
 
Whiz Hotel Pekanbaru yang diduga tak lagi mengantongi izin ternyata sudah diketahui kalangan legislatif. Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga SE menegaskan, bahwa Whiz Hotel sejak berdiri dan beroperasi sebenarnya sudah bermasalah. Baik itu letak dan posisi hotel dengan badan jalan, hingga izin dampak lalu lintas-nya (Andalalin) hotel bermasalah. Namun izinnya tetap saja dikeluarkan oleh OPD terkait. 
 
"Sekarang semua perizinannya juga bermasalah, karena GM-nya tak sudi lagi namanya dipakai dalam perizinan operasionalnya. Kita merekomendasikan agar operasional Whiz Hotel ditutup sementara, sampai izin resminya diurus lagi," tegas Jhon Romi.
 
Politisi PDI-P ini meminta, agar Pemko Pekanbaru melalui OPD terkait, baik itu DPM-PTSP, Satpol PP, Dishub dan lainnya, untuk menindaklanjuti persoalan ini. Sebab, hal ini bisa menjadikan preseden buruk bagi pelaksanaan perizinan di kota ini, terlebih lagi bisa membuat kebocoran PAD kota ini.
 
"Kita minta ini jangan main-main. Kita tetap awasi terus. Bahkan kita akan agendakan panggil manajemen Whiz Hotel untuk digelar Rapat Dengar Pendapat dalam waktu dekat," janjinya.
 
Terkait hal ini, saat dikonfirmasi ke manajemen Whiz Hotel, pihak manajemen tidak mau berkomentar. Bahkan pejabat teras Whiz Hotel saling lempar tanggung jawab 
 
"Saya kan baru, saya kasih nomor legal Intiwhiz Jakarta ya," kata  Corporate Human Resources Manager PT Intiwhiz International, Samsuri.
 
Sebelumnya juga upaya konfirmasi dilakukan ke Plt GM Whiz Hotel, Fandi Septari, namun upaya konfirmasi tidak direspon via WhatsApp, hanya dibaca.
 
Untuk diketahui Hotel Whiz ini disebut-sebut milik Syafruddin Arsyad Temenggung yang saat ini sedang dalam proses hukum kasus BLBI. (eza)
Editor: Redaksi

  Berita Terkait
  • DPRD Minta Distanak Ungkap ke Publik Kasus Bakso Bercampur Daging Babi

    2 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Adanya dugaan daging bakso di wilayah Kota Pekanbaru tercampur dengan daging babi, yang mana oleh sebagian umat Islam haram, ditanggapi oleh anggota DPRD Kota Pekanbaru.

  • DPRD Ingatkan OPD Jangan Lalai Dan Cari Muka

    2 tahun lalu

    Kelalaian ini bukan semata karena kesalahan pelaku usaha, tapi karen OPD nya tidak bekerja, hanya pandai Cari Muka (Carmuk) kepada Walikota

  • Hotel Mimosa Memakan Korban, Komisi III Tinjau Lokasi Kejadian

    tahun lalu

    Untuk mempertanyakan dan memastikan secara langsung kronologis kecelakaan kerja pada pembangunan Hotel Mimosa Jalan Riau, Kecamatan Senapelan Pekanbaru, Komisi III DPRD Kota Pekanbaru langsung turun ke lokasi tempat kejadian peristiwa (TKP) pada Senin (5

  • Ini Pesan Mendagri, Dalam Raker Gubernur, Bersama Bupati Walikota, Camat dan Lurah, Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa se-Provinsi Riau.

    3 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, mengikuti Rapat Kerja Gubernur Bersama Bupati Walikota, Camat dan Lurah, Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa Se-Provin

  • Isu Bakso Mengandung Babi, Roem: 'Perketat Pengawasan'

    2 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Pemerintah Kota Pekanbaru dalam hal ini Diperindag Pekanbaru, Dinas Kesehatan, dan BPOM Pekanbaru diminta perketat pengawasan terhadap produk penjualan makanan di Kota Pekanbaru.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.