Sabtu, 19 Oktober 2019
  • Home
  • POLITIK
  • Disinggung Soal Jabatan Menteri, Yusril Akui Tidak ada Tawaran
Senin, 01 Juli 2019 07:10:00

Disinggung Soal Jabatan Menteri, Yusril Akui Tidak ada Tawaran

Senin, 01 Juli 2019 07:10:00
BAGIKAN:
Yusril Izha Mahendra (Net).
JAKARTA (POROSRIAU.COM) - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menghadiri rapat pleno penetapan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Minggu (30/06).
 
Disinggung soal jabatan menteri Jokowi, Yusril mengaku tidak ada tawaran tersebut yang mendarat kepadanya.
 
"Enggak. Enggak ada. Saya jadi advokat aja. Belum ada pembicaraan apa-apa, jadi saya tetap sebagai advokat," tutur Yusril di Gedung KPU, Jakarta Pusat.
 
Menurutnya, pekerjaannya sebagai seorang pengacara sudah sangat menyenangkan. Yusril merupakan Ketua Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf yang ditugaskan menangani sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.
 
"Kita pertimbangkan lah nanti, baik manfaatnya mudaratnya bagi saya dan bagi kita semua. Jadi prinsipnya itu saya tetap orang hukum, di luar atau pun di dalam pemerintah. Dan saya tetap eksis sebagai lawyer profesional walaupun saya berada di luar pemerintah sebenarnya," kata Yusril menjelaskan.
 
Kalau pun pada akhirnya dia mendapatkan tawaran sebagai menteri negara, Yusril merasa akan tetap terkonsentrasi pada penanganan hukum dan hak asasi manusia.
 
"Tapi kalau sekiranya harus masuk ke pemerintahan, tentu kalau saya merasa betul ada hal-hal masalah-masalah konstitusi, masalah hukum, masalah HAM yang memang harus diselesaikan di negara ini," kata Yusril.
 
"Karena ini berdampak luas pada bidang-bidang lain, terutama penanaman modal bisnis dan investasi yaitu persoalan kepastian hukum di negara ini. Saya kira kalau saya terlibat, dirasakan perlu, mungkin saya fokusnya akan menanggani persoalan-persoalan seperti ini," ucapnya menandaskan.***
Editor: Redaksi

Sumber: liputan6.com

  Berita Terkait
  • Yusril Gabung Jokowi karena Dicuekin Prabowo?

    12 bulan lalu

    Betulkah keputusan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra gabung dengan Jokowi karena selama ini di 'cuekin' Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Berikut ulasannya.

  • Walikota Pekanbaru Tegaskan Evaluasi Kinerja Berlaku Seluruh OPD

    2 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus ST MT pada media beberapa hari lalu, tepatnya usai membuka kegiatan Seminar Forum RT/RW di hotel Mutiara Merdeka, Senin (4/12), mengungkapkan, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Pekanbaru dalam k

  • Dituding Tak Berbadan Hukum, Ismail Sarlata Anggap Kuasa Hukum AM Gagal Paham

    12 bulan lalu

    Menariknya, pada poin 2 (surat pemberitahuan kepada Dewan Pers, red) disebutkan bahwa media elektronik www.harianberantas.co.id tidak berbadan hukum.

  • Mahathir: Najib Pernah Berusaha 'Menyuap' Donald Trump

    tahun lalu

    Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak disebut pernah berusaha 'menyuap' Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan janji-janji untuk membantu perekonomian negara superpower itu. Hal ini disampaikan oleh PM Malaysia saat ini, Ma

  • Ratusan Baut Dicuri, Jembatan Siak IV Riau akan Ditutup !!

    6 bulan lalu

    Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Provinsi Riau, Yunnas Haris mengatakan sekitar 100-an baut hilang hingga dikhawatirkan membahayakan jika tetap dibuka untuk umum.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.