Selasa, 25 Juni 2019
Iklan PT Zulkarnain
  • Home
  • PROFIL
  • Nita Ariani : Caleg Perempuan Jangan Hanya Menjadi Pelengkap Saja
Kamis, 21 Maret 2019 00:42:00

SEPUTAR PILEG 2019

Nita Ariani : Caleg Perempuan Jangan Hanya Menjadi Pelengkap Saja

Oleh: Solihin
Kamis, 21 Maret 2019 00:42:00
Rublik : Mengenal Lebih Dekat Sosok Kontestan Pileg 2019
BAGIKAN:
Ns. Nita Ariani, S.Kep, M.Kep, Ph.D (Cand), Caleg Partai Gerindra Dapil 2 No.Urut 3.

DUMAI (POROSRIAU.COM) -  Calon Anggota Legislatif (Caleg) 2019 Kota Dumai dari Partai Gerakan Indonesia Raya  (Gerindra) ini  adalah salah satu sosok Caleg Srikandi Kota Dumai yang memiliki segudang prestasi didunia pendidikan dan juga yang adalah seorang Akademisi.


Ns. Nita Ariani, S.Kep, M.Kep, Ph.D (Cand) , sebelumnya pernah bekerja  sebagai Konsulatan Keparawatan dan juga Ketua Komite Mutu Akreditasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai.


Caleg Perempuan Partai Gerindra yang maju mewakili dari Daerah pemilihan (Dapil) 2 yakni Kecamatan Dumai Timur dan Medang kampai tersebut optimis  dapat meraih dukungan penuh dari masyarakat dan mengabdikan diri ketika diamanahkan sebagai Anggota DPRD dengan memperjuangkan aspirasi khususnya dibidang kesehatan.


Ketika POROSRIAU.COM menyambangi, Ibu 3 orang anak ini yang juga  Calon Doktor (Ph.D Cand) dari Fakultas Kuala Lumpur, Malaysia  ini menyambut positif dengan adanya program liputan khusus mengenalkan Calon Kontestan Pileg 2019 Kota Dumai, Selasa (19/03).


"Pada saat saya masih bertugas di RSUD, saya sempat membuat ruangan MPKP (Model Praktik Keperawatan Profesional) di masing-masing rawat inap. Ada 2 ruangan yang mendapatkan penghargaan dari Dirut RSUD saat itu, karena banyaknya perubahan yang dilihat dan dirasakan dengan MPKP tersebut dengan adanya perubahan pelayanan serta tingkat komplain yang menurun drastis"  Ungkap Istri dari dokter Spesialis mata ini.


Saat masih beraktivitas sebagai Konsultan Keperawatan, beliau ikut membantu ide, pikiran, tenaga dalam proses akreditasi di RSUD sebagai Ketua Komite mutu . Dalam penilaian pertama akreditasi, seluruh pemaparan dan presentasi materi beliau  dipercayai sebagai  yang mempresentasikannya.


Beliau adalah pengajar di Akademi Keperawatan Sri Bunga Tanjung Kota Dumai dengan memiliki NIDN   (Nomor Induk Dosen Nasional) adalah Dosen Tetap mata Pelajaran Manajemen Keperawatan dan Riset Keperawatan sejak pada tahun 2015 hingga saat ini.

" Keinginan saya maju dikontestasi Pileg 2019, mendapat dukungan keluarga, kerabat dan rekan rekan seprofesidalam memperjuangakan aspirasi perempuan atau kaum emak emak dan perbaikan mutu pelayanan kesehatan yang selama ini kurang mendapat perhatian" Ujar Caleg Kelahiran 18 agustus 1974.

Caleg Perempuan yang memiliki pribadi yang tegas dan disiplin ini, mengharapkan kaum hawa yang ikut berkompetisi di Pileg 2019 ini, bukan sekedar Caleg pelengkap kuota saja.
" JIka Allah SWT mengizinkan saya terpilih sebagai Anggota DPRD Kota Dumai, perbaikan dan perubahan mutu dari pelayanan masyarakat disektor kesehatan  menjadi program utama saya"  Tegas Wakil Ketua 1 IIDI Kota Dumai dan juga pengurus Wanita Minang IWMR  tersebut. (Iin / Red)

Editor: Redaksi

  Berita Terkait
  • Hebat, Jelang Akhir Periode Anggota DPRD Pekanbaru Ini Tuntaskan Semua Janjinya ke Masyarakat

    tahun lalu

    Ketua Panitia acara reses Ida Yulita Susanti, yang juga tokoh masyarakat, Hasan Basri dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa, selama ini Ida Yulita Susanti sudah banyak berjanji untuk membangun kampung, dan hingga akhir periode 2014-2019, Politisi peremp

  • Titin Maria : Pondasi Ekonomi Keluarga Berada Ditangan Kaum Perempuan

    3 bulan lalu

    DUMAI (POROSRIAU.COM) - Sebagai salah satu perempuan Indonesia, tentunya kita berharap yang terbaik untuk perempuan yang ada di seluruh Indonesia. Begitu pula dengan Titin Maria, sebagai seorang to

  • FJPI Riau: Kasus Baiq Nuril Bukti Wanita Lemah Dimata Hukum

    7 bulan lalu

    Baiq Nuril Maknun, mantan guru honorer di SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dilecehkan oleh Kepala Sekolah tempat dia mengajar, dinyatakan bersalah menyebarkan rekaman bermuatan kesusilaan dan dihukum enam bulan penjara serta denda Rp500 jut

  • Hidup Dengan 7 Anak, Tina Banting Tulang Jadi Buruh Cuci

    2 tahun lalu

    )-- Kristina (30) warga Jalan Tanjung Batu gang berdikari kelurahan pesisir, kecamatan Lima Puluh, terpaksa banting tulang menjadi buruh cuci harian demi menghidupi ketujuh orang anaknya yang masih kecil.

  • Resmi Dilantik, Ida Yulita Susanti Siap Tingkatkan Jumlah Caleg Perempuan di Pileg 2019

    tahun lalu

    Pasca dilantik pada bulan Februari 2018 lalu, Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Riau terus mengembangkan sayapnya ke daerah dengan melantik kepengurusan DPC KPPI Kabupaten/Kota se Provinsi Riau, bertempat di ruangan Pauh Janggi Gedung Daerah, Juma

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.