Jumat, 19 Juni 2026
  • Home
  • RIAU
  • Perseteruan Bupati Meranti Vs Gubernur Riau, Simak Duduk Perkaranya
Minggu, 13 November 2022 14:09:00

Perseteruan Bupati Meranti Vs Gubernur Riau, Simak Duduk Perkaranya

Minggu, 13 November 2022 14:09:00
BAGIKAN:
Instagram Pribadi M Adil
Bupati Kepulauan Meranti M Adil
PEKANBARU, POROSRIAU.COM - Bupati Kepulauan Meranti M Adil sedang terlibat perang dingin dengan Gubernur Riau, Syamsuar. Adil terang-terangan menolak kunjungan kerja Syamsuar dan juga menolak hadir di acara yang gelar Pemprov Riau, padahal acara itu ada Mendagri Tito Karnavian.
 
Pemkab Kepulauan Meranti menyebut aksi M Adil merupakan aksi protes terhadap Syamsuar. Protes itu dilayangkan karena M Adil merasa wilayahnya dianaktirikan oleh Syamsuar.
 
"Itu bentuk protes terhadap kebijakan Pak Gubernur yang menganaktirikan Meranti. Khususnya dalam pembagian anggaran," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Meranti, Yusran yang dilansir detik.com, Jumat (11/11/2022).
 
Tahun ini, menurut Yusran Pemkab Kepulauan Meranti hanya mendapatkan bantuan sebesar Rp 3,8 miliar dari Pemprov Riau, padahal total APBD nya mencapai Rp 10 triliun.
 
Adil sendiri, lanjut Yusran sudah berulang kali bertemu Syamsuar untuk membicarakan agar ada penambahan bantuan. Namun, hasilnya nihil.
 
"Dari APBD Rp 10 triliun itu kita dapat Rp 3,8 miliar. Itu perlu dikomunikasikan juga," kata Yusran.
 
"Sudah duduk dari awal tahun, ketemu di kediaman pak gubernur. Termasuk pada perubahan (perubahan APBD) juga tidak tercantum bantuan anggaran Pemprov ke kita, ya anggaran bankeu, infrastruktur," katanya.
 
Bukan Masalah Pribadi
 
Kemudian dia memastikan antara M Adil dan Syamsuar tidak memiliki masalah pribadi. Persoalan ini muncul karena ada perlakuan yang kurang menyenangkan dari Pemprov Riau.
 
"Tidak ada konflik person. Itu terkait kebijakan pak gubernur saja ke Meranti, dari awal sudah duduk. Waktu itu masih pak Marul Kasmy Plt Sekda," katanya.
 
Yusran mengaku bahwa Meranti adalah kabupaten dengan angka kemiskinan tertinggi di Riau. Namun tak pernah ada perhatian khusus dari Pemrov Riau.
 
"Meranti ini tingkat kemiskinannya miskin, anggaran minim. Tapi kenapa salah satu indikator ini tidak dibantu, dari pusat kami sudah ajukan juga kepada masing-masing kementerian. Cuma bagaimana upaya Pemprov memberikan bantuan sesuai indikasi kemiskinan," katanya.
 
Kadis Kominfotik Provinsi Riau, Erisman Yahya menyayangkan pernyataan Pemerintah Kabupaten Meranti yang menuding Pemerintah Provinsi Riau menganaktirikan kabupaten tersebut.Menurutnya, Pemkab Meranti seharusnya berbicara berdasarkan data, bukan dengan asumsi.
 
"Semestinya bicara berdasarkan data, jangan asumsi yang terkesan tendensius," ujar Erisman dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/11/2022).
 
Menanggapi pernyataan itu, Erisman mengatakan ada beberapa hal yang perlu diluruskan dari pernyataan Yusran tersebut. Pertama, Yusran menyebut APBD Provinsi Riau TA 2022 sebesar Rp 10 triliun.
 
"APBD Riau saja dia tak tahu. TA 2022 APBD Riau hanya Rp 8,932 triliun, bukan Rp 10 triliun. Itu saja sudah salah," tutur Erisman.
 
Kedua, menurut Erisman, bantuan keuangan yang disalurkan Pemprov Riau ke Meranti melalui APBD TA 2022 sesuai data dari Bappedalitbang Provinsi Riau bukan Rp 3,8 miliar, melainkan Rp 22.186.552.000.
 
"Ini naik dari tahun 2021 lalu yang hanya sebesar Rp 19.774.133.000, merupakan bankeu dan bantuan keluarga miskin," sambungnya.
 
Erisman menjelaskan bankeu itu disalurkan berdasarkan indikator yang jelas, dan bukan sekehendak hati saja.
 
"Tak bisa semaunya saja. Bankeu itu kan ada indikatornya. Misalnya bankeu untuk guru bantu. Tentu berdasarkan jumlah guru bantu di kabupaten terkait. Kalau banyak terdata, tentu lebih besar. Begitupun sebaliknya," jelasnya.
 
Erisman menegaskan kemajuan daerah bisa dicapai dengan sinergi dan koordinasi yang baik, bukan dengan cara saling menjatuhkan.
 
"Semestinya kita jalin kerja sama yang baik. Sinergi dan kolaborasi yang baik. Hanya dengan begitu berbagai persoalan yang ada bisa dicarikan solusinya. Kalau saling salah-menyalah, apalagi tidak objektif, ya mau kita bawa kemana kampung kita nih," ucapnya.**
Sumber: detik.com

  Berita Terkait
  • Bupati Meranti Buka Lokakarya dan Sosialisasi PATEN Se-Kecamatan Tebing Tinggi, Ajak RT dan RW Berperan Aktif Dalam Menggesa Pembangunan Daerah

    8 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si membuka acara Loka Karya dan Sosialisasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) untuk RT dan RW Se-Kecamatan Te

  • Pengurus KAHMI Meranti 2018-2023 Dilantik, Bupati Harapkan Sinergitas KAHMI-Pemda Bangun Meranti.

    8 tahun lalu

    Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si menghadiri pelantikan Pengurus Korps Alumni Mahasiswa Islam (KAHMI) Majelis Daerah Kab. Kepulauan Meranti Periode 2018-2023 sekaligus Focus Group Discussion (FGD), bertempat di Ballroom Hotel Grand Meranti, Sela

  • T. Mustafa Pimpin Partai Hanura Kabupaten Kepulauan Meranti

    10 tahun lalu

    SELATPANJANG (PR) - Ketua DPD Partai Hari Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Riau dr. Agus Widayat melantik secara resmi H. Tengku Mustafa ST MT sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Meranti, dan jajaran pengurus lainnya Masa Bakt

  • Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti ke-8, Bupati Ajak Segenap Masyarakat Bersatu Padu Bangun Meranti

    10 tahun lalu

    SELATPANJANG (POROSRRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti Ke-8 Tahun 2016. Upacara dalam rangka mengenang terbentuknya Kabupaten Meranti pada Tanggal 19 Desember 20

  • Said : Meranti Siap Jalankan Instruksi Wapres

    10 tahun lalu

    Kedatangan Wapres Jusuf Kalla ke Riau ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua. Tentunya instruksi dan ajakan beliau untuk memajukan daerah dan senantiasa tetap menjaga lingkungan dan melestarikannya

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.