Kamis, 19 Oktober 2017
    Minggu, 20 November 2016 19:31:00

    Dalam Sepekan, Bea Cukai KEPRI Menegah Empat Kapal Penyeludup Bawang Merah dan Pakaian Bekas

    Minggu, 20 November 2016 19:31:00
    BAGIKAN:
    Int
    Kapal Patroli BC

    POROSRIAU.COM– Selasa (15/11) Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau melakukan Press Release Hasil Penindakan Laut berupa bawang merah dan pakaian bekas asal Malaysia di Gudang Tangkapan Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau Periode 08 November hingga 12 November 2016.

    Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau, Parjiya didampingi Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi, R. Evy Suhartantyo dan Kepala Bidang Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan, Winarko Dian Subagyo memberikan pernyataan terkait hasil penindakan berupa empat kapal, ±50 ton bawang merah dan ±335 ball pakaian bekas dihadapan awak media cetak dan elektronik.

    Kapal pertama yang berhasil ditegah adalah KM. Karya Sakti, Bendera Indonesia dengan muatan ±3.115 karung @9Kg (28 Ton) Bawang Merah dengan perkiraan nilai barang ±Rp841juta (asumsi harga bawang merah Rp.30.000.-/Kg) asal Pasir Gudang, Malaysia menuju Bengkalis, Indonesia tanpa dilengkapi dokumen pelindung yang sah, ditegah oleh Kapal BC-9004 pada Minggu, 06 November 2016 pukul 22.00 WIB di Perairan Bantan Tengah.

    Kapal Patroli BC 9004 juga menegah KM. Diandra, bendera Indonesia, muatan ±400 karung @9Kg (3,6 Ton) Bawang Merah dengan perkiraan nilai barang ±Rp108 juta asal Batu Pahat, Malaysia menuju Bengkalis, Indonesia tanpa dilengkapi dokumen pelindung yang sah pada Selasa, 08 November 2016 pukul 08.50 WIB di Perairan yang sama. Pada saat dilakukan penindakan KM. Diandra menabrakkan diri ke Kapal Patroli BC 9004 sehingga KM. tersebut tenggelam.

    Beberapa jam sebelumnya, Kapal BC 20010 menegah KM. Sumber Baru, Bendera Indonesia dengan muatan ±335 ball pakaian bekas dengan perkiraan nilai barang mencapai ±Rp971 juta asal Port Klang, Malaysia menuju Tanjung Balai Asahan, Indonesia tanpa dilengkapi dokumen pelindung yang sah pada Selasa, 08 November 2016 pukul 04.30 WIB di Perairan Gosong Tambuntulang. Pada saat dilakukan penindakan, Nakhoda dan satu orang ABK KM. Sumber Baru melarikan diri dengan melompat ke laut, telah dilakukan pencarian namun tetap tidak dapat ditemukan.

    Terakhir, Kapal Patroli BC 9004 kembali melakukan penindakan dengan menegah KM. Tanpa Nama, bendera Indonesia, muatan ±1.853 Karung @9 Kg (16,67 Ton) Bawang Merah dengan perkiraan nilai barang mencapai ±Rp500 juta asal Batu Pahat, Malaysia tujuan Tanjung Batu, Indonesia tanpa dilengkapi dokumen pelindung yang sah pada Sabtu, 12 November 2016 pukul 22.30 WIB di Perairan Tg. Sampayan.

    Seluruh tersangka ditahan oleh penyidik Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau dengan dugaan melanggar Pasal 102 huruf (a) UU NO. 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dengan pidana penjara paling singkat 1 ( satu ) tahun dan paling lama 10 ( sepuluh ) tahun dan denda paling sedikit Rp50.000.000 ( lima puluh juta rupiah ) dan paling banyak Rp5.000.000.000 ( lima milyar rupiah ).

    Modus Operandi yang digunakan seluruh kapal adalah dengan mengangkut barang larangan pembatasan impor tanpa dilengkapi manifest. Penegahan puluhan ton bawang merah dan ratusan ballpress merupakan wujud dari salah satu misi Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau yakni melindungi masyarakat Indonesia dari penyelundupan dan perdagangan illegal di wilayah Selat Malaka.***

    Editor: Chaviz

    Sumber: DJBC

    copy code snippet
    Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
      Berita Terkait
  • Bupati Irwan Raih UMKM Award Kategori Pembina dan Penggerak UMKM Terbaik

    12 bulan lalu

    Bank Riau Kepri sebagai Bank daerah yang komit mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM), memberikan anugrah (Award) kepada Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si.

  • Harga Cabai Meroket Hingga Rp 100 Ribu Perkilo

    12 bulan lalu

    Harga cabai merah di Kota Pekanbaru saat ini melonjak drastis. Dari semula harga normal Rp 35 ribu per kilogram, kini cabai merah asal Sumatera Barat (Sumbar) mencapai Rp 100 ribu per kilogram, sedangkan cabai asal Sumatera Utara sebesar Rp 90 ribu perkil

  • Penyelundup Pakaian Bekas di Asahan Tewas Terjun ke Laut

    10 bulan lalu

    POROSRIAU.COM--Yusuf, pria yang diduga bagian dari jaringan penyelundup pakaian bekas, tewas tenggelam. Ia tenggelam saat kapal pengangkut pakaian bekas kapal motor Berkah Sepakat yang dinaiki dipergoki kapal patroli Bea-Cukai (BC) Teluk Nibung BC 15031,

  • Sepanjang 2016, KPPBC TMP C Tembilahan Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp7 Miliar

    10 bulan lalu

    TEMBILAHAN(POROSRIAU.COM)- Selama tahun 2016, KPPBC TMP C Tembilahan telah berhasil menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp7.020.265.173 dari berbagai komoditi hasil tangkapan.

  • Ternyata Kerajaan Gunung Sahilan adalah Keturunan Raja Pagaruyung

    9 bulan lalu

    Saat ini Istana Kerajaan Gunung Sahilan merupakan salah satu situs Nasional di Kabupaten Kampar. Penanganan situs Nasional Istana Gunung Sahilan telah ditangani secara Nasional dan Provinsi.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.