Jumat, 20 Oktober 2017
    Rabu, 02 November 2016 12:07:00

    Depresi, Polisi Tembak Kepala Sendiri

    Rabu, 02 November 2016 12:07:00
    BAGIKAN:
    Int
    ilustrasi

     

    POROSRIAU.COM - Brigadir Satu Arif Bambang Jatmiko, 26 tahun, anggota Satuan Sabhara Kepolisian Resor Madiun Kota, Jawa Timur, nekat menembak kepala sendiri dengan pistol inventaris dinas. 

    Ia tergeletak dan bersimbah darah di kamar mandi kantornya, Rabu pagi, 2 November 2016. 

    "Yang bersangkutan meninggal setelah dirawat selama dua jam (di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah dr Soedono)," kata Kepala Polres Madiun Kota Ajun Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro saat ditemui di RSUD dr Soedono. 

    Dari hasil pemeriksaan pihak medis, menurut dia, diketahui bagian kepala korban tertembus peluru kaliber 38 dari kanan ke kiri. Aksi nekat ini dilakukan Arif diduga karena masalah asmara. "Karena depresi dan kami masih mendalaminya," ujar Susatyo. 

    Untuk mendalami motif bunuh diri ini, ia melanjutkan, pihak kepolisian mengumpulkan informasi dari rekan dan keluarga korban. Selain itu, ia meminta bukti rekam medis tentang kondisi psikologis Arif dari Rumah Sakit Jiwa Solo, Jawa Tengah. 

    "Yang bersangkutan pernah dirawat di sana (RSJ Solo) setahun lalu dan menjalani rawat jalan," ucapnya. 

    Hingga berita ini ditulis, jenazah Arif masih berada di kamar mayat RSUD dr Soedono. Setelah proses administrasi dan visum dilakukan, korban akan disemayamkan di rumah duka di Desa Sampung, Kecamatan, Kawedanan, Magetan.

    Kepala Subbagian Humas Polres Madiun Kota Ajun Komisaris Ida Royani mengatakan keluarga korban telah datang ke rumah sakit. Mereka syok saat datang ke instalasi gawat darurat rumah sakit. "Pak lik-(paman)nya tadi datang dan langsung menangis," ujarnya. 

    Editor: Chaviz

    Sumber: tempo.co

    copy code snippet
    Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
      Berita Terkait
  • Detik-Detik Meninggalnya Saksi Kunci Kasus e-KTP Johannes Marliem

    2 bulan lalu

    Washington Post melaporkan, Marliem tewas setelah terjadi perselihan dengan polisi. Marliem tewas dengan luka tembak di kepala. Tidak dijelaskan perselisihan yang dimaksud.

  • Duaarr!! Oknum Polisi Tembak Kepala Sendiri Di Dekat Rumah Calon Istri

    satu minggu lalu

    Baru 30 meter dari rumah Resti, suara letusan senjata api terdengar. Warga pun langsung mencari asal suara letusan.

  • AKP Desmaliki : Jadilah SMK 1 Bangkinang Kota Pelopor Berlalu Lintas

    tahun lalu

    Bangkinang(POROSRIAU.com) - Kasat lantas Polres Kampar AKP Desmaliki, Berikan penyuluhan hukum taat berlalu lintas dan anti narkoba kepada ratusan sisiwa SMK 1 Bangkinang, di jalan Tuanku Tambusai Bangkinang Kota pada Rabu Tanggal 4/8/2016.

  • Jika Langgar Aturan, Wabup Tak Segan Copot Jabatan Pegawai

    tahun lalu

    MERANTI (PR) - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim serius melihat dan mengamati prilaku pegawai dilingkungan Pemkab. Meranti, dirinya tak ingin kerusuhan di Meranti yang terjadi baru-baru ini terulang, dan ditakutkan kerusuhan justru t

  • Ini Dia Sosok Wanita Pencakar Polisi yang Videonya Beredar Luas di Media Sosial

    10 bulan lalu

    POROSRIAU.COM-- Teka-teki wanita yang maki-maki dan cakar Aiptu Sutisna di Jatinegara, Jakarta Timur, terungkap. Dia bernama Dora Natalia dan bekerja di lembaga peradilan.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.