Minggu, 19 November 2017
  • Home
  • SOLSEL
  • Ini Penjelasan PLN Rayon Muaralabuh Terkait Proyek Pemasangan Tiang Hingga Kenaikan Tarif Listrik
Jumat, 10 November 2017 14:15:00

Ini Penjelasan PLN Rayon Muaralabuh Terkait Proyek Pemasangan Tiang Hingga Kenaikan Tarif Listrik

Oleh: bgv
Jumat, 10 November 2017 14:15:00
BAGIKAN:
Ilustrasi pemasangan tiang PLN.(Foto/Int)

SOLSEL(POROSRIAU.COM)-- Di sepanjang jalan menuju Kabupaten Solok Selatan (Solsel), dari simpang Lubuk Selasih, Kabupaten Solok hingga Padang Aro, Kabupaten Solsel sedang dikerjakan pemasangan tiang listrik untuk tegangan tinggi.

Dari pantauan POROSRIAU.COM di lapangan, seperti di Ulu Suliti, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), para pekerja sedang sibuk memasang tiang-tiang listrik, bahkan sudah pada tahap pemasangan jaringan kabel.

Terkait pengerjaan, sejumlah warga mempertanyakan proses pemasangan tersebut. Dimana, adanya tali penyangga yang digunakan untuk penahan tiang yang terpasang di atas pohon kayu dan membentang (menyeberang jalan, red). Masyarakat menilai, tali yang menyeberangi jalan tersebut sangatlah mengganggu.

Menyikapi keluhan dari masyarakat, Manager PLN Rayon Muaralabuh Agung Ary Wibowo, di ruang kerjanya mengatakan, "Inilah informasi yang harus disampaikan kepada semua masyarakat, sehingga masyarakat tidak lagi binggung terkait proyek pemasangan tiang baru," ujar Agung kepada POROSRIAU.COM, Jumat (10/11).

Dijelaskan Agung, sebenarnya tali penyangga yang dipasang pada sejumlah pohon terutama di daerah Sungai Kalu, Kecamatan KPGD tersebut hanya bersifat sementara.

"Menjelang tiang baru itu tepat pada posisinya, tarikan kabel yang akan dipasang itu belum sempurna, makanya tali penyangga itu dipasang sementara dulu," jelas Agung.

Lebih jauh dijelaskan Agung, ada tiga metode pemasangan tali tiang penyangga, pertama Bedi Scoor (dengan satu tali sling), kedua Drug Schoor(dengan satu buah tiang dan Kontramer), ketiga tali direntang ke seberang jalan ditambah satu buah tiang dan tali sling.

"Malahan ada sejumlah tiang di Sungai Kalu yang sudah terpasang akan dipindahkan lagi, terkait adanya proyek pelebaran jalan," jelasnya lagi.

Sementara, terkait masih adanya pelanggan PLN yang mengeluh atas kenaikan tarif listrik, dikatakan Agung, hal tersebut bukanlah kesalahan pihak PLN dalam mencatat meteran, melainkan itu sistem yang sudah ditentukan dari pusat.

" Hal ini tidak bisa kita pungkiri, ini bukan kesalahan pihak PLN yang mencatat meteran kerumah-rumah. Ini adalah sistim yang ditentukan oleh pusat, sampai saat ini belum ada informasi terkait penurunan tarif TDL. Dimana, PLN hanya sebatas penyelenggara kebijakan bukan selaku pengambil kebijakan," tegas Agung.

Supaya tidak terjadi pemutusan arus listrik, Ia juga menghimbau, bayarlah rekening listrik  sebelum jatuh tempo tanggal 20 setiap bulan.

" Agar lebih diketahui, PLN juga membayar kepada Pemda Solok Selatan. Dmana, di dalam rekening itu ada namanya Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Pajak yang dibayarkan ke Pemda itu diantaranya, rumah tangga 10 %, Industri 3 %, Bisnis 10 %, Sosial 0 %, Pemda 0 %." Tutup Manager PLN Muaralabuh, Agung Ary Wibowo.(Bgv)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Hut ke 13, Solok Selatan Gelap Gulita

    11 bulan lalu

    SOLSEL(POROSRIAU.COM)-- Menjelang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 13, sejumlah wilayah di Solok Selatan diterjang angin kencang disertai hujan deras, imbasnya hingga kini jaringan listrik di Solok Selatan masih belum pulih sepenuhnya. Perusahaan Li

  • Pedagang Kecewa, Kondisi Bangunan Pasar Lembayung Kerinci Kanan Banyak yang Bocor

    9 bulan lalu

    SIAK (POROSRIAU.COM) - Pasar tradisional "Lembayung" yang terletak di Kampung Gabung Makmur Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak, merupakan pasar "Baru" yang dibangun oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag)

  • Proyek Lisdes Tahun 2016 di Dayun Dipertanyakan, Ini Jawaban Mantan Kadistamben Siak

    5 bulan lalu

    Polemik Proyek Listrik Desa (Lisdes) di Kampung Berumbung Baru dan Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, sampai hari ini masih menyisakan tanda tanya.

  • Tarif Listrik Naik, Dewan Sayangkan PLN Lakukan Pemadaman

    4 bulan lalu

    Persoalan listrik di Kota Pekanbaru sepertinya tidak ada habisnya. Kali ini PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali melakukan pemadaman bergilir sejak Senin (17/7) hingga akhir bulan ini. Jelas saja hal ini menuai kekecewaan dan sangat disayangkan masy

  • Tak Kunjung Difungsikan, Nasib Pasar Tualang KM 2 Menunggu Kepastian

    2 bulan lalu

    Pantauan Porosriau.com di lapangan, saat ini kondisi sebagian fasilitas Pasar Tualang KM 2 yang berlokasi di Kampung Pinang Sebatang itu tampak memprihatinkan akibat sudah mulai mengalami sedikit kerusakan dan terkesan kurang terawat.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.