Senin, 25 September 2017
  • Home
  • SOLSEL
  • Wabup Solsel Resmikan Asrama Santri dan MCK Pondok Pesantren Bustanul Huda
Rabu, 26 April 2017 10:17:00

Wabup Solsel Resmikan Asrama Santri dan MCK Pondok Pesantren Bustanul Huda

Oleh: Redaksi
Rabu, 26 April 2017 10:17:00
BAGIKAN:
Humas
Wakil Bupati Solsel, H. Abdul Rahman meresmikan asrama santri dan MCK pada Pondok Pesantren Bustanul Huda di Malus Nagari Lubuk Gadang Timur, Selasa (25/4).

SOLSEL(POROSRIAU.COM)-- Wakil Bupati Solok Selatan (Solsel) H. Abdul Rahman meresmikan asrama santri dan MCK pada Pondok Pesantren Bustanul Huda di Malus Nagari Lubuk Gadang Timur, Selasa (25/4).

Turut hadir dalam peresmian tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Solok Selatan yang diwakili oleh H. Zulkifli, Kepala OPD, Kabag Humas, Wali Nagari serta Tokoh Masyarakat setempat.

Wabup mengapresiasi prestasi yang telah dicapai oleh Pondok Pesantren Bustanul Huda, yang terakhir salah seorang santriwatinya berhasil mendapat juara 3 nasional untuk lomba busana muslimah.

“Luar biasa prestasi dan keberhasilan yang telah diperoleh pesantren, tidak hanya prestasi ditingkat provinsi dan nasional tapi juga internasional, diantaranya ada santri yang mendapat undangan untuk kuliah di Turki,” ungkap Wabup.

Wabup mengatakan, sekolah di pesantren sudah menjadi pendidikan favorit dan jadi target utama bagi orang tua untuk mensekolahkan anaknya, ini menunjukkan bahwa umat islam sudah percaya dengan lembaga pendidikan kegamaan.

“Dulu pondok pesantren jadi pilihan kedua, orang malu apabila anaknya sekolah di pesantren karena yang sekolah disana dianggap orang pinggiran, namun sekarang telah jadi pendidikan favorit dan jadi target utama dari orang tua, ini menunjukkan bahwa umat islam sudah percaya dengan lembaga pendidikan pesantren,” ungkapnya.

Pada zaman sekarang, lanjut Wabup, telah menjadi kebanggaan dan harapan penduduk muslim bagaimana anaknya jadi hafiz Quran, untuk itu ia juga berharap agar pondok pesantren Bustanul Huda dapat menjadikan program Tahfiz Qur’an sebagai program utama eksrakurikuler. “Saya harapkan program tahfiz qur’an dapat dijadikan kegiatan ekstrakurikuler, karena sekarang santri sudah mondok di pesantren,” tuturnya.

Kepala Kementerian Agama Solok Selatan yang diwakili oleh H. Zulkifli mengatakan, kehadiran Pondok Pesantren di Solok Selatan diharapkan dapat mengatasi degradasi moral di Solsel. Pondok pesantren bisa menanamkan nilai-nilai agama dalam diri santri, sehingga akan melahirkan generasi islami untuk menuju masyarakat madani. “Tempat mengembalikan moral adalah di pesantren,” ungkpanya.

Semantara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Sarkawi Aziz melaporkan, pembangunan MCK berasal dari bantuan pemerintah sebesar Rp.257 Juta dan bantuan untuk pembangunan asrama santri berasal dari Dana Desa Nagari Lubuk Gadang Timur sebesar Rp.59 juta.

Ia mengatakan, bantuan dari pemerintah tersebut sangat bermanfaat bagi pesantren dan santri, yang dahulu santir harus mondok dengan asrama berukuran 3 X 4 meter dengan lantai papan yang diisi dengan 20 orang santri, sekarang sudah asrama permanen dan lebih luas tentunya.

“Alhamdulillah, sekarang semua santri sebanyak 200 orang telah bisa mondok semua di pesantren,” ungkpanya.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penyerahan ijazah pondok bagi 15 santri Pondok Pesantren Bustanul Huda kelas XII, yang telah menyelesaikan pendidikannya selama 6 tahun. “Dengan ijazah pondok tersebut, santri telah bisa mendaftar di perguruan tinggi tanpa harus menunggu ijazah dari Madrasah Aliyah Negeri yang belum keluar,” imbuhnya. (*/Humas)

 

 

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • 7 Mahasiswa Asal UGM Gelar "Go Green To School" di Ponpes Bustanul Ulum Dayun

    tahun lalu

    SIAK(POROSRIAU.com) - Sejumlah mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang saat ini menjalani Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Kampung Sialang Sakti Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, menggelar kegiatan "Go Green To School" dengan melakuk

  • Ratusan Jama'ah Nahdhiyyin dan Santri Ziarahi Makam Raja Siak

    11 bulan lalu

    Pengurus Cabang Nahdhatul 'Ulama (PCNU) Ansor Kabupaten Siak, bersama ratusan jama'ah Nahdhiyyin dan para santri menggelar acara ziarah qubur ke makam raja Siak.

  • Tujuh Unit Pondok Pesantren Daarul Quran Habis Dilalap Api

    2 minggu lalu

    Tujuh unit bangunan semi permanen di Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Quran Darussalam di Desa Bukit Intan Makmur (BIM), Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu ludes dilalap api, Rabu (13/9/2017) sekira pukul 05.30 WIB.

  • PGRI Gelar Acara Halal Bi Halal

    tahun lalu

    Inhu(POROSRIAU.com) - Sedikitnya Ribuan guru hadiri acara Halal bi halal yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Inhu di Gedung Dang Purnama Rengat, Rabu (3/8/2016) yang di taja oleh Organisasi PGRI tersebut.

  • Sejumlah Tokoh Agamawan di Siak Deklarasikan Pembentukan ICMI Muda

    11 bulan lalu

    Sejumlah tokoh agamawan muda dari berbagai Kecamatan se Kabupaten Siak mendeklarasikan pembentukan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda, Kamis (3/11/2016) siang, bertempat di rumah Kediaman Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bustanul 'Ulum

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.