Rabu, 23 Agustus 2017
  • Home
  • STORY
  • Ini Sosok Raja Siak yang Buat Ratu Wilhemina Jatuh Cinta
Senin, 23 Januari 2017 06:30:00

Ini Sosok Raja Siak yang Buat Ratu Wilhemina Jatuh Cinta

Senin, 23 Januari 2017 06:30:00
BAGIKAN:
int
Sultan Syarif Kasim II.

POROS RIAU.COM - Ada yang menarik jika berkunjung ke Istana Siak Sri Inderapura di Siak, Riau. Selain dapat melihat bangunan istana asli, pengunjung juga dapat melihat koleksi barang kerajaan yang masih terawat hingga saat ini. Ada banyak benda memorabilia dari negeri Eropa, China, dan Indonesia sendiri.

Uniknya di istana yang dibangun pada tahun 1889 ini terdapat beberapa benda memorabilia dari Ratu Wilhemina, Ratu asal Belanda yang menjabat dari tahun 1890-1948. Mulai dari foto potretnya seorang diri, foto bersama suami, sampai patung pahatan dirinya saat muda. 

"Kenapa ada banyak barang Wilhemina, Pak?" tanya saya pada pemandu Istana Siak Sri Inderapura, Sukri.

"Oh itu," katanya sambil tersenyum penuh makna.

"Dulu konon katanya Ratu Wilhemina jatuh cinta pada Raja Siak, Sultan Syarif Kasim II," kata Sukri di sela kunjungan familiarization trip Pesonna Hotel Pekanbaru, Kamis (19/1/2017). 

Saya cukup takjub, mengingat Ratu Wilhemina pada zaman tersebut adalah sosok superior baik di negerinya Belanda maupun di Hindia Belanda atau Indonesia saat dijajah Belanda.

"Ratu Wilhemina ini jatuh cinta dengan Sultan Syarif Kasim II karena sosoknya yang gagah, rapih, cerdas, dan cinta rakyat," kata Sukri.

Ratu Wilhemina memang pernah berkunjung ke Istana Siak Sri Inderapura saat Sultan Syarif Kasim II menjabat. Diceritakan Sukri, itulah saat Ratu Wilhemina jatuh hati pada Sultan yang memiliki darah Arab ini.

Bukti kecintaan Wilhemina pada Sultan Syarif Kasim II adalah peninggalan kenang-kenangan berupa patung berbentuk dirinya yang saat itu masih muda. Sebagai kenang-kenangan Ratu Wilhemina kemudian meminta patung Sultan Syarif Kasim II untuk dibawa pulang ke Belanda.

"Jadi ada patung Sultan di Belanda sana, Pak?" tanya saya.

"Ya katanya sih begitu," jawab Sukri.

Namun akhirnya, kisah cinta Ratu Wilhemina pada Sultan Syarif Kasim II tak berakhir bahagia. Karena menurut Sukri cintanya dipisahkan oleh perbedaan agama.

"Karena berbeda agama, Sultan Syarif Kasim II ini menjauh secara perlahan. Biar persahabatan tak putus juga," kata Sukri.

Sampai kembali ke Negeri van Oranye juga Wilhemina masih menjalin hubungan baik dengan Sultan Syarif Kasim II. Terbukti Wilhemina mengundang Sultan Syarif Kasim II berkunjung ke Belanda saat ulang tahunnya.

Sultan Syarif Kasim II kemudian mengabadikan perjalanannya pada sebuah potret suasana ramai jalanan Belanda bewarna hitam putih. Foto tersebut sampai sekarang dapat dilihat di Istana Siak Sri Inderapura.

Sukri membawa saya melihat potret Sultan Syarif Kasim II. "Waktu muda Sultan memang gagah," kata Sukri. Benar kata Sukri, Sultan Syarif Kasim II memang terlihat tampan dan necis saat muda.

Namun yang paling membekas bagi saya justru cerminan rasa cinta Sultan Syarif Kasim II pada rakyatnya. Beliau mengumpulkan segala pemberian rakyat. Bahkan kerang laut yang tak bernilai sekali pun. Ia menaruh kerang-kerang tersebut di satu lemari khusus.

Saat memerintah Sultan Syarif Kasim II memiliki 12 wilayah pemerintahan dari Siak sampai Kalimantan.

Kerajaannya berakhir setelah Sultan Syarif Kasim II yang tak punya keturunan berbesar hati menyerahkan kerajaan beserta segala kekayaanya kepada NKRI. Namanya kini dikenang sebagai bandara di Riau. 

Editor: Chaviz

Sumber: Kompas.com

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Paripurna DPRD HUT Riau Ke 59

    tahun lalu

    Pekanbaru (POROSRIAU.com) - Untuk menghargai dan mengenang jasa pejuang kemerdekaan dan tokoh daerah di Provinsi Riau pada masa lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengucapkan selamat kepada 20 tokoh yang mendapat penghargaan dan sekaligus diberikan

  • Ku Tak Ingin Sandang Status Janda kedua kalinya

    12 bulan lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) – Er  seorang perempuan kelahiran Medan 28 tahun lalu tinggal di jalan Seputaran Jalan Sultan Syarif Kasim Kota Dumai, pernah menyandang status janda, namun setahun

  • Bupati Buka Pelatihan Jahit dan Bordir di P4S

    10 bulan lalu

    KAMPAR (porosriau.com) - Bupati Kampar, Jefry Noer, Kamis (3/11), membuka pelatihan menjahit dan bordir Angkatan 7 dan 8 yang dilaksanakan di P4S Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu. Dalam kesempatan

  • Serius Berantas Pungli, Kejaksaan Negeri Siak Pasang Spanduk "Nomor Pengaduan"

    5 bulan lalu

    Hari ini terlihat spanduk di pagar pintu masuk Kejari Siak. Spanduk yang bertuliskan 'Suap Pungli Laporkan ke Saber Pungli Kejaksaan Negeri Siak' di nomor 0812 7069 0189. Selasa 14/03/2017, spanduk berukuran kecil itu sengaja dipasang di pagar d

  • Bupati Siak Syamsuar Menerima Gelar Kanjeng Raden Tumenggung

    2 bulan lalu

    SOLO(POROSRIAU.COM)- Bupati Siak, Syamsuar, Jumat (21/4) malam, menerima gelar kehormatan dari Keraton Surakarta Hadiningrat, Solo, pada peringatan Tinggalandem Jumenengan SISKS Pakoe Boewono XIII

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.