Rabu, 23 Agustus 2017
  • Home
  • STORY
  • Keramahannya Dianggap Berlebihan dan Lebai, Sephia Ditalak Suami
Selasa, 13 Juni 2017 19:16:00

Keramahannya Dianggap Berlebihan dan Lebai, Sephia Ditalak Suami

Oleh: Redaksi
Selasa, 13 Juni 2017 19:16:00
BAGIKAN:
int
Ilustrasi

POROSRIAU.COM--Punya istri cantik dan ramah, pasti menjadi dambaan semua suami.

Namun, kalau ramahnya berlebihan seperti Sephia (nama samaran, red), 39, ya jelas membuat suami, sebut Donwori, 34, jadi ilfil alias ilang feeling.

“Ramah sih ramah. Tapi, kalau semua orang diramahin kan jadinya kepo. Kayak caper yang gak ada gunanya,” ungkap Donwori di sela-sela sidang talak cerainya di Pengadilan Agama (PA), Klas 1 Surabaya, Kamis (8/6).

Bersama pengacaranya, Abdul Kadir, Donwori menyatakan kalau dirinya sudah tidak ingin memperpanjang rumah tangganya dengan Sephia.

Ia berharap dengan perceraian itu, tidak lagi kesal karena ulah istrinya yang dianggap terlalu berlebihan alias lebai.

“Saya pernah ajak istri ke Jerman dan Amerika. Malu bener. Semua orang disenyumin, kayak orang gila gitu. Pahamlah, kalau di sana orang senyum aja jarang. Apalagi senyam-senyum sendiri, pastinya dianggap gendeng. Isin rek duwe bojo gendeng,” keluh Donwori.

Yang bikin Donwori kesal, keramahan istrinya terkadang dianggap terlalu lebai.

Menurut bapak satu anak itu, istrinya sering kenalan dengan lelaki di jalan sampai melakukan komunikasi intens, baik lewat media sosial sampai jumpa darat.

Meski sampai sekarang komunikasi istrinya dengan pria-pria kenalannya masih wajar, Donjuan mengaku sering dilabrak tetangga maupun keluarga.

Penyebabnya, karena sering memergoki Sephia makan bersama dengan teman prianya.

“Malulah. Ya bisa diartikan nanti saya dianggap enggak bisa ngatur istri. Sudah saya bilangin, komunikasi gak papa. Tapi, jangan lebai. Ketok nggilani,” kata pria yang tinggal di Semolowaru Utara itu.

Pria yang bekerja sebagai konsultan publik itu berharap majelis hakim segera memutuskan perceraian.

Supaya dia bisa fokus dengan pekerjaan dan mengasuh anaknya sendiri.

“Saya banyak bukti soal sikap istri, WA saya touch screen. Foto- foto mesranya, juga saya jadikan bukti. Matek koen lah,” tegasnya.

Sementara itu, Sephia mengatakan kalau dirinya masih mencintai suaminya.

“Saya enggak pernah selingkuh, mereka kan hanya teman biasa. Suami aja yang terlalu protektif,” kata Sephia tersenyum dan terlihat semringah. (*/jpnn)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Pengadaan Mobil Ambulance Senilai Rp897 Juta di RSUD Siak, Dipertanyakan?

    9 bulan lalu

    Terkait adanya kegiatan pengadaan 1 unit mobil Ambulance Emergency jenis Toyota Hiace senilai Rp897 juta di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Siak tahun 2013, sejumlah pihak merasa penasaran dan menilai seolah-olah harga yang begitu fantastis terse

  • Janda Itu Sekarang Dicari, Apalagi Aku Masih Singset Begini

    3 bulan lalu

    Bersama pengacaranya, Donjuan menyatakan ingin bebas dan tidak lagi terikat rumah tangga seperti sebelumnya.

  • Sejumlah Jalan Di Siak Rusak, Dishub Akan Usulkan Perda "Over Load" Ke DPRD

    3 minggu lalu

    Maraknya aksi kendaraan berlebihan muatan (over load, red) yang melintas di wilayah Kabupaten Siak telah menyebabkan sejumlah ruas jalan menjadi rusak parah. Seperti yang terjadi di beberapa titik jalan poros di Kecamatan Bungaraya, Mempura, Dayun dan bah

  • Suami Tak Perkasa Lagi, Istri Kabur Bawa Sertifikat Rumah

    3 minggu lalu

    Dengan wajah susah, mantan pensiunan BUMN itu menyatakan kalau dirinya ingin segera bercerai dengan istrinya.

  • Notaris Neni Lolos dari Eksekusi JPU

    tahun lalu

    Untuk kali kedua, notaris senior Neni Sanitra lagi-lagi "lolos" dari eksekusi Jaksa Penuntut Umum (JPU). Padahal, terpidana satu tahun terkait perkara pemalsuan akta perjanjian tersebut harusnya sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.