Minggu, 22 April 2018
  • Home
  • STORY
  • Selain Maroko, Di Puncak Bogor Ada Pelacur Dari Bahrain Dan Mesir
Kamis, 26 Oktober 2017 14:46:00

Selain Maroko, Di Puncak Bogor Ada Pelacur Dari Bahrain Dan Mesir

Oleh: Redaksi
Kamis, 26 Oktober 2017 14:46:00
BAGIKAN:
Ilustrasi Gambar Puncak, Bogor. (Foto/Int)

BOGOR(POROSRIAU.COM)-Kawasan wisata Puncak yang mulai menjadi incaran wanita pekerja seks luar negeri asal Timur Tengah, diakui banyak kalangan masyarakat Bogor, merupakan fenomena baru yang perlu dilakukan langkah antisipasi dini.

Apalagi jika benar apa yang disampaikan pihak imigrasi dan kepolisian Bogor, bahwa ada ratusan wanita asing yang diduga mencari uang dengan melacurkan diri ke kalangan ekspatriat yang sengaja berwisata ke kawasan berhawa sejuk ini.

Para wanita asing yang melayani lelaki hidung belang ini, beroperasi sejak pukul 19.00 malam hingga pukul 12.00 siang.

Meereka menghilangkan jejak, dengan memanfaatkan salon atau kafe sebagai lokasi transaksi seks dengan bantuan seorang mami yang menjadi koordinator mereka. “Selain wanita Maroko, ada juga dari Bahrain dan Mesir. Kalau dari negara China yang lebih dikenal dengan Cungkok, di Puncak nggak ada. Adanya Maghribi,” kata sumber ini yang meminta identitasnya dikaburkan.

Rasa nyaman wanita PSK Timur Tengah ini, karena masyarakat tidak menaruh curiga. Hal ini karena sudah beberapa tahun ini, kawasan puncak Bogor Jawa Barat, menjadi tempat penampungan ribuan pengungsi UNHCR.

Data yang didapat, masih sekitar 15 wanita asal Maroko yang beroperasi di kawasan Puncak.
Terkait dengan ditangkapnya dua wanita asal Maroko oleh Polres Bogor yang berprofesi sebagai Magribi di Puncak, menurut sumber ini, sangat dihargai.

Namun langkah polisi dan imigrasi diakui sangat lambat. “Jangan salah, pemuda dan warga disini menaruh harapan atas sesuatu penghasilan uang dari keberadaan wanita ini. Ini sulit diberantas, karena antara PSK dengan sebagian warga disini saling membutuhkan,” paparnya.

Para wanita Magribi ini selain dibooking pria lokal, juga sering dibooking pria asal Timur Tengah.
 

“Makanya selain di salon dan kafe, para wanita PSK asing juga mangkal di tempat penukaran uang asing yang berdiri berjejer disepanjang Kampung Sampay Cisarua. Lokasi ini memang tempatnya pria Arab,” katanya lagi.

Kakanim Bogor,  Bambang Catur Puspitowarno mengungkapkan, dirinya akan melakukan pembersihan secara total di Puncak, jika tim yang sedang bekerja, menemukan kebenaran dari pengaduan masyarakat yang masuk ke kantornya. “Akan saya berantas tuntas. Lihat saja aksinya,”papar Bambang.***

Editor: Chaviz

Sumber: Poskotanews

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Indonesia dan Arab Saudi, Siapa Membutuhkan Siapa?

    tahun lalu

    POROSRIAU.COM--Pertumbuhan ekonomi Arab Saudi terus melambat dalam dua tahun terakhir. Setelah mencatat pertumbuhan fenomenal sebesar 10 persen pada 2011, perekonomian negara teluk itu kemudian turun pada 2012, dengan pertumbuhan 5,4 persen dan turun lagi

  • Gebuk Valencia, Barca Pepet Real Madrid di Puncak Klasemen

    tahun lalu

    Barcelona FC sukses mengalahkan Valencia CF 4-2 dalam laga jornada 28 Liga Spanyol 2016-2017 di Camp Nou, Senin (20/3/2017) dini hari WIB. Lionel Messi kembali jadi inspirator kemenangan Blaugrana dengan sumbangan dua golnya.

  • 5 Pelajaran Hidup Dari Kisah Endang Irawan, Driver Gojek Yang Hidupi 126 Santri

    3 bulan lalu

    Pria yang kerap disapa dengan Bang Soplo ini tidak hanya bekerja sebagai driver Gojek demi keluarganya saja, tapi juga untuk menghidupi 126 santriwati yang ia asuh. Dan hebatnya

  • Ingin Sukses Kembangkan Sagu, Balitbang Pemprov Papua Omah Laduani : Semoga ilmu yang kami dapat di Meranti dapat ditiru di Papua.

    2 minggu lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Keberhasil Kabupaten Kepulauan Meranti mengembangkan Sagu, membawa Pemerintah Provinsi Papua untuk melakukan study tiru pengembangan Sagu di Meranti, rombongan langsung d

  • Bupati Ingatkan Jemaah Terus Jaga Kekompakan

    2 tahun lalu

    Meranti(POROSRIAU.com) - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Irwan, MSi melepas keberangkatan jemaah haji Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kepulauan Meranti, pada kesempatan itu Bupati meminta para jemaah untuk menjaga kesehatan dan ke

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Poros Riau. All Rights Reserved.