Jumat, 20 Oktober 2017
Rabu, 10 Agustus 2016 21:10:00

Aduh Mak.. RSUD Bengkalis Stuban Rombongan

Rabu, 10 Agustus 2016 21:10:00
Boyong 38 Staf ke Palembang dan Jogjakarta
BAGIKAN:
Politisi Partai NASDEM
BENGKALIS(POROSRIAU) - 38 orang staf maupun pejebat eselon di lingkup Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bengkalis sejak Selasa (09/08/2016) melaksanakan study banding (stuban) ke luar daerah yaitu Palembang, Sumatera Selatan dan Jogjakarta. Keberangkatan 38 orang pejabat dan staf RSUD Bengkalis tersebut dipertanyakan oleh anggota Komisi IV DPRD Bengkalis.
 
Seperti dikemukakan oleh Pipit Lestary SPd, anggota komisi IV yang menyebutkan bahwa jumlah 38 orang yang berangkat sekaligus stuban ke Palembang dan Jogjakarta terlalu banyak termasuk efektifitas stuban itu sendiri. Manajemen RSUD Bengkalis dimintanya untuk lebih focus pembenahan internal serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, karena kalau terlalu banyak berangkat dikhawatirkan pelayanan tidak akan maksimal.
 
“Saya dapat informasi sebanyak 38 pejabat dan staf RSUD Bengkalis pergi stuban ke Palembang dan Jogjakarta. Kita sendiri tidak tahu pasti apa maksud pergi stuban sampai dalam jumlah 38 orang, karena RSUD Bengkalis berbeda dengan SKPD lain, mereka harus mengutamakan pelayanan public, ketimbang dinas luar,”ungkap Pipit Lestary, Rabu (10/08/2016).
 
Diutarakan politisi Partai Nasdem ini, kalau hanya untuk pergi konsultasi atau study banding tidak harus berombongan, cukup pengambil saja yang kemudian menjabarkan hasil stuban mereka ke jajaran staf. Bahkan disebutnya, jumlah 38 orang tersebut cukup banyak untuk sekali berangkat, yang mengakibatkan kinerja RSUD Bengkalis bisa tidak maksimal.
 
“Informasinya stuban itu juga terkait dengan rencana pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) serta akreditasi. Sampai sekarang pembentukan BLUD itu juga belum tuntas 100 persen, dan kita dri komisi IV dalam waktu dekat akan memanggil manajemen serta pimpinan RSUD Bengkalis terkait stuban dalam jumlah tersebut, serta soal pelayanan RSUD yang diberikan ke public selama ini,”pungkas Pipit.
 
Terpisah, Wakil Direktur RSUD Bengkalis Dr.Edi Setiawan Ramli yang dikonfirmasi soal tersebut membenarkan adanya 38 pejabat dan staf RSUD Bengkalis berangkat ke Palembang dan Jogjakarta. Tujuan mereka berangkat sebanyak 28 orang stuban soal akreditasi ke kota Palembang sedangkan 10 orang lagi ke Jogjakarta tentang manajemen pengelolaan keuangan rumah sakit dalam bentuk BLUD nantinya.
 
“Keberangkatan 38 kawan-kawan dari RSUD Bengkalis ini sudah direncanakan dari awal, dan stuban yang dilaksanakan adalah untuk kebaikan serrta kemajuan RSUD Bengkalis. Stuban akreditasi jelas bertujuan meningkatkan pelayaan dan kualitas medis, demikian juga halnya dengan stuban atau pelatihan pengelolaan keuangan ke Jogjakarta akan memberikan manfaat kepada manajemen RSUD Bengkalis sendiri,”ujar Edi Setiawan, yang mengaku kalau dirinya tidak ikut berangkat stuban.
 
Informasi yang diperoleh, di internal RSUD Bengkalis sendiri saat ini sejumlah tenaga medis maupun pekerja di RSUD Bengkalis mengeluhkan soal belum dibayarkannya gaji/iuntsentif bulan Agustus ini, juga gaji tenaga medis yang piket malam, cleaning service dan security maupun uang jasa masih belum dibayarkan. (ari)
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Tamu Undangan Disambut Dengan Pencak Silat

    tahun lalu

    Penyambutan tamu undangan Rapat Paripurna Istimewa peringatan Hari Jadi Kabupaten Bengkalis ke 504 terasa kental dengan budaya melayunya.

  • Semaraknya Hari Jadi ke 504 Kabupaten Bengkalis

    tahun lalu

    Ribuan peserta dari berbagai suku etnis dan bangsa, serta pelajar Kabupaten Bengkalis menyemarakan pawai budaya sempena Hari Jadi ke-504 Bengkalis, yang dilepas langsung oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Sabtu (30/7/2016) kemaren.

  • Wabup Beserta Rombongan Kunjungi Rumah Duka

    tahun lalu

    Meranti (POROSRIAU.com) - Peristiwa meninggalnya 3 masyarakat Meranti dalam tragedi Furama berdarah yang terjadi Kamis dini hari lalu dan unjuk rasa di Mapolres Meranti menimbulkan keprihatinan dari Pemerintah Daerah, dalam hal ini Wakil Bupati H. Said Ha

  • Dua Mahasiswa Tenggelam di Waduk PDAM Bengkalis Berhasil Ditemukan

    11 bulan lalu

    Jajaran Polres Bengkalis berhasil menemukan kedua korban tenggelam di waduk PDAM. Setelah petugas lima jam menyisir area sekitar tenggelamnya korban.

  • Pengadaan Mobil Ambulance Senilai Rp897 Juta di RSUD Siak, Dipertanyakan?

    11 bulan lalu

    Terkait adanya kegiatan pengadaan 1 unit mobil Ambulance Emergency jenis Toyota Hiace senilai Rp897 juta di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Siak tahun 2013, sejumlah pihak merasa penasaran dan menilai seolah-olah harga yang begitu fantastis terse

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.