Sabtu, 19 Agustus 2017
Kamis, 28 Juli 2016 15:40:00

Punya Lahan Seribu Hektar

Mahasiswa dan NGO Rupat Kutuk Ah Kam

Kamis, 28 Juli 2016 15:40:00
BAGIKAN:
Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis dalam satu moment

RUPAT(POROSRIAU.com) – Sejumlah Mahasiswa asal Rupat mengutuk prilaku Pengusaha Ah kam yang menjadikan kawasan Hutan Pruduksi Terbatas (HPT) sebagai kawasan perkebunan sawit maupun karet. “ Kami mahasiswa asal Rupat sangat mengutuk perbuatan pengusaha Ah Kam yang mengkapling-kapling Hutan Rupat dan menjadikannya kebun sawit dan Karet. Apalagi hutan tersbeut masuk dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas ” sebut Taufik Hidayat dan Muhamad Bagus Mahasiswa Politeknik Bengkalis .

Menurut mereka, Perbuatan pengusaha seperti Ahkam sangat merugikan masyarakat Pulau Rupat. Selain menimbulkan dampat lingkungan , perambahan hutan produksi terbatas itu akan berpengaruh langsung pada ekonomi . bahkan banyak satwa hutan yang punah akibat perambahan tersebut.  “ Selain akan menimbulkan bencana alam, serta mempengaruhi ekonomi masyarakat juga dikwatirkan banyak satwa hutan yang akan musnah “ papar mereka.

Untuk itu, mereka meminta Pemerintah setempat melalui dinas terkait segera mengambil langkah cepat. Jika terus dibiarkan, generasi penerus tidak lagi bisa menikmati rimbunnya hutan Pulau Rupat “ hak kami generasi penerus akan terancam jika pemerintah terus membiarkan aksi seperti yang dilakukan Ahkam.  Untuk itu, segera lakukan tindakan” papar mereka.sembari menyebutkan, jika terus dibiarkan mereka akan melakkan aksi demo ke kantor Bupati

Setali tiga uang, lembaga non government organisation yang berada di Rupat juga mengutuk perbuatan pengusaha yang mengkapling-kapling hutan pulau Rupat. Salah satunya, Hasyim kordinator NGO  Anak Negeri Kabupaten Bengkalis.” Kita bersama masyarakat dan mahasiswa meminta pemerintah segera mengambil tindakan atas perambahan Hutan Produksi Terbatas di Pulau Rupat.Jika dibiarkan Pulau Rupat akan menjadi pulau milik pengusaha bukan masyarakat” tegas Hasyim.(red)   

 

Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Salut !! Mahasiswa Dumai, Gotong Royong Bersihkan Pantai Rupat Utara

    tahun lalu

    Menikmati liburan panjang masa perkuliahan di kampus, tidak semata-mata membuat sebahagian mahasiswa untuk bersantai dan bermalas-malasan. Justru liburan ini membuat mereka tergerak untuk bisa lebih produktif dikampung halaman. Banyak hal-hal kecil yang d

  • Upacara Peringatan HUT RI Ke-72 Di Bengkalis Berlangsung Hikmat

    2 hari lalu

    Detik-detik proklamasi, tepat pukul 10.00 WIB, ditandai dengan suara sirene di areal upacara selama satu menit. Selanjutnya dilanjutkan dengan pembacaan naskah Proklamasi Wakil Ketua DPRD Bengkalis H Indra Gunawan Eet.

  • Pulau Beting Aceh yang Berada di Rupat Utara Sangat Menjanjikan Untuk Dikunjungi

    tahun lalu

    Sebuah Pulau yang terdapat di Kecamatan Rupat Utara bernama Pulau Beting Aceh yang diperkiran sebesar sekitar 3 Hektare lebih adalah sebuah pulau yang tidak ada penghuninya.

  • HMD Sesalkan Kebijakan Walikota

    tahun lalu

    Ketua Himpunan Mahasiswa Dumai M. Aderman menyesalkan kebijakan Walikota Dumai yang meminta seluruh Kepala Dinas untuk tidak membagikan proyek Penunjukan Langsung (pl) sebelum ada instruksi darinya.

  • Mahasiswa dan NGO Kecam Kebijakan Zul As

    tahun lalu

    Sejumlah Aktivis Mahasiswa dan para aktivis National Goverment Organisation (NGO) mengecam kebijakan Walikota Dumai Zulkifli As yang membagi-bagikan langsung seluruh paket proyek

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.