Sabtu, 19 Agustus 2017
  • Home
  • Bengkalis
  • Ratusan Guru MA Di Bengkalis Belum Gajian Sejak Januari
Rabu, 12 Juli 2017 13:00:00

Ratusan Guru MA Di Bengkalis Belum Gajian Sejak Januari

Oleh: dery/pen
Rabu, 12 Juli 2017 13:00:00
BAGIKAN:
int
Ilustrasi

BENGKALIS(POROSRIAU.COM)- Empat Ratusan guru Madrasah Aliyah di Kabupaten Bengkalis harus bersabar menunggu pembayaran gaji mereka yang belum dibayarkan pemerintah sejak Januari 2017 silam hingga menjelang puasa bahkan hingga saat ini. 24 guru diantaranya bertugas di Madrasah Aliyah Al-Huda Desa Penampi Kecamatan Bengkalis.

"Tahun 2016 lalu gaji para guru honorer kami di MA Al-Huda Desa Penampi Kecamatan Bengkalis menerima gaji dari dana hibah yang dianggarkan dalam APBD Kabupaten Bengkalis tahun 2016. Namun tahun 2017 ini belum ada kejelasan akan pembayaran gaji ini," ungkap Kepala MA Al-Huda Desa Penampi Haji Ridwan Ahmad Minggu kemaren kepada media.

Ridwan Ahmad melanjutkan bahwa dalam bulan puasa kemarin, melalui Komisi IV DPRD Bengkalis telah melakukan hearing bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis dan pihak guru MA.

"Dalam hearing tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis tidak mau membayarkan gaji guru Madrasah Aliyah ini dengan alasannya​ pengelolaan pendidikan menengah atas itu di provinsi. Sementara anggaran untuk gaji ini sebesar 33 milyar telah ada di​ Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis," tambahnya.

Kemudian, pihak Dinas Pendidikan melakukan pertemuan dengan BPK Riau di Pekanbaru. "Pertemuan tersebut untuk memastikan boleh apa tidaknya Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis membayarkan honor guru Madrasah Aliyah tadi.  Namun sampai saat ini belum ada kejelasan. Kalau PDTA, MI, dan Mts sudah dibayarkan," terangnya pula.

Ridwan Ahmad berharap kepada pemerintah daerah agar dapat membayarkan gaji guru honorer ini dalam APBD Perubahan nantinya.

"Kalau tidak dibayar maka sekolah MA ini terancam ditutup. Mungkin kawan-kawan dalam waktu dekat ini akan melakukan demo menuntut hak mereka," pungkas Ridwan Ahmad yang sejak 2007 bertugas di MA Al-Huda Desa Penampi ini.

Saat ini, MA Al-Huda memiliki 118 pelajar yang dibagi ke dalam 6 rombongan belajar di 6 Ruang Kegiatan Belajar (RKB). Sekolah ini membutuhkan laboratorium IPA, pagar sekolah dan rehab berat beberapa RKB tadi juga penunjang lainnya.

"Perhatikanlah ​madrasah-madrasah ini karena madrasah ini sangat penting apalagi di dunia sekarang," tutup Ridwan Ahmad (pen/der)

Editor: Chaviz

Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Dana Desa 2016 Masih Nyangkut Rp36 M, Pemerintah Pusat Dinilai Zholimi Perangkat Desa di Siak

    7 bulan lalu

    SIAK (POROSRIAU.COM) - Dana Desa (DD) Triwulan III tahun anggaran 2016 yang disebut-sebut akan dialokasikan untuk berbagai kegiatan di tingkat Desa/Kampung di Kabupaten Siak, hingga memasuki akhir Januari 2017 ini ternyata tak kunjung dicairkan oleh Pemer

  • Imingi Pekerjaan, Dirut PT Herlina Jaya Tipu Warga Ratusan Juta

    7 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Dengan modus dapat menyalurkan tenaga kerja ke RS Aulia Hospital, yang terletak di Jalan HR Subrantas, Kecamatan Tampan, Dirut PT Herlina Jaya, HSY, diduga tipu puluhan warga hingga ratusan juta rupiah.

  • THL Kebersihan Ngadu dengan Isak Tangis

    7 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Dalam kampanye dialogis pasangan nomor 5 Calon Walikota, Destrayani Bibra dan calon Wakil Walikota, Said Usman Abdullah (SUA) di jalan Cegkeh Kecamatan Bukit Raya, ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) Kebersihan Pekanbaru ngadu kep

  • Pembentukan Provinsi Riau Pesisir Kembali Digaungkan, Tim BP3RP Mulai Sosialisasi ke Desa-desa

    4 bulan lalu

    Desas-desus akan dimekarkannya wilayah Provinsi Riau, telah menjadi bagian dari perbincangan hangat di kedai kopi sejak sekitar Sepuluh tahun yang lalu. Namun sampai saat ini wacana tersebut tak kunjung terwujud. Sehingga sebagian besar masyarakat Riau (k

  • Insentif Honor Komite Tak Kunjung Cair, Puluhan Guru Ngadu ke DPRD

    2 bulan lalu

    Kedatangan guru ini untuk mengadukan nasib yang dialami. Banyak persoalan yang dihadapi seperti uang insentif yang di tunggu-tunggu sejak awal tahun belum juga cair sampai hari ini

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.