Rabu, 20 September 2017
Sabtu, 12 Agustus 2017 10:40:00

SDN 27 Wonosari Bengkalis Terancam Di Merger

Oleh: dery/pen
Sabtu, 12 Agustus 2017 10:40:00
BAGIKAN:
dery/Fen
SDN 27 Wonosari, Bengkalis

BENGKALIS(POROSRIAU.COM)- Pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Sekolah Dasar Negeri (SDN)27 wonosari, Kecamatan Bengkalis,  sepi peminat. Pasalnya, di PPBD tersebut tercatat hanya tiga peserta didik baru. Hal ini disebabkan kurannya minat orang tua, khususnya warga sekitar untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah tersebut.

Akibatnya, proses belajar mengajar di SDN 27 Wonosari terancam dibubarkan (Merger).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura melalui Kabid SD Suwanto, saat ditemui media baru-baru ini mengatakan kalau keberadaan sekolah yang minim siswa termasuk di SDN 27 Wonosari, akan di margerkan ke sekolah yang disekitar wilayah tersebut. tetapi hal ini baru akan dikaji dan di evaluasi oleh pihak Dinas dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis

“kita masih mempertimbangkan sekolah nanti di marger atau tidak, karena tidak mudah kalau di marger. Perlu ada tinjauan berapa sekolah disana, termasuk Madrasahnya berapa dan juga akses pada SDN lain jauh atau tidak,” terang suwarto.

Lanjutnya, kalau secara akses antara Sekolahan Negeri itu lebih dekat maka sangat memungkinkan untuk di marger, tapi kalau jarak tempuhnya jauh mungkin masih dipertimbangkan. Karena menurutnya, tidak mudah untuk menghilangkan lembaga pendidikan.

Sementara itu, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 27 Saiful Apuan, Spd melalui Sumarji salah satu guru senior di temui awak media, Jumat 11/08/17 mengatakan, " kami sebagai pendidik disini tidak mengharapkan sekolah kami di bubarkan (marger, red), masih perlu di pertimbangkan sejarah awal sekolah ini dan penyebab tidak adanya murid baru enam tahun belakangan ini dan yang utama malah fisik sekolah (sebahagian semi permanen ruang belajar)," papar sumarji.


"kami telah berkoordinasi dengan kepala desa wonosari tentang kondisi sekolah kami dan pihak desa pun mengatakan jangan bubarkan SDN 27 karena ada nilai sejarahnya ada cara lain untuk mengatasi kekurangan murid tersbut, " terang sumaji
 

Sofyan salah satu warga wonosari juga ketua LSM MERAPU mengatakan " Saya salah satu alumni SDN 27 ini dan satu-satunya sekolah dasar di daerah kami dan saya tidak setuju SDN 27 di bubarkan SDN ini ada nostalgianya bagi kami alumni,"ungkap sofyan.

Namun, ditanya mengenai faktor sedikitnya murid di SDN 27, pihaknya langsung menjelaskan kalau orang tua sekarang sudah pada mengetahui tidak hanya memilih pengetahuan umum tapi juga memahami secara ilmu agama, yakni dengan bersekolah di Madrasah.

“Ya kita tidak bisa memaksa karena pendidikan tidak bisa untuk memaksa, kalau faktornya masyarakat lebih memilih ke Madrasah, saya juga bersyukur karena masyarakat atau orang tua sudah bisa memilih dan itu tidak bisa di paksa. Memungkinkan kalau orang tua selain memilih ilmu pengetahuan umum mereka juga memilih pengetahuan keagamaan,” tambahnya.(ill/der/fen)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Mahasiswa dan NGO Rupat Kutuk Ah Kam

    tahun lalu

    RUPAT(POROSRIAU.com) – Sejumlah Mahasiswa asal Rupat mengutuk prilaku Pengusaha Ah kam yang menjadikan kawasan Hutan Pruduksi Terbatas (HPT) sebagai kawasan perkebunan sawit maupun karet. &ld

  • Pemerintah Bengkalis akan menggelar Apel Nusantara Bersatu

    10 bulan lalu

    Dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan bangsa yang saat ini seakan terancam dan menjadi isu Nasional, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar Apel Nusantara Bersatu, di Lapangan Tugu Bengkalis, Rabu (30/11/2016) mendatang.

  • LPTQ Bengkalis Gelar Sosialiasi Hasil Munas MTQ

    6 bulan lalu

    BENGKALIS(POROSRIAU.COM)–Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bengkalis, menggelar Sosialisasi Hasil Musyawarah Nasional (Munas)  LPTQ tahun 2016 di Jakarta, tent

  • Ratusan Guru MA Di Bengkalis Belum Gajian Sejak Januari

    2 bulan lalu

    Empat Ratusan guru Madrasah Aliyah di Kabupaten Bengkalis harus bersabar menunggu pembayaran gaji mereka yang belum dibayarkan pemerintah sejak Januari 2017 silam hingga menjelang puasa bahkan hingga saat ini.

  • Dinas Kesehatan Bengkalis Gelar Sosialisasi Gema Cermat

    2 bulan lalu

    Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis menggelar Sosialisasi Gema Cermat atau Gerakkan Masyarakat Cerdas Mengunakan Obat, Kamis (27/07/2017) sore, Bertempat di Gedung Serbaguna Desa wonosari Kecamatan Bengkalis.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.