Senin, 19 Februari 2018
  • Home
  • Bengkalis
  • Tolong Jalan Kami Masih Hancur, Kapan Mau Diperbaiki
Senin, 18 Juli 2016 04:35:00

Tolong Jalan Kami Masih Hancur, Kapan Mau Diperbaiki

Senin, 18 Juli 2016 04:35:00
BAGIKAN:
Kondisi Jalan "Kanjau"desa Ketam Putih-Kelemantan yang belobang dan berlumpur

POROSRIAU.com - Ruas jalan menuju Desa Kelemantan Barat, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis hingga saat ini kondisinya hancur lebur dan banyak lubang. Kondisi itu terjadi sekitar Kanjau atau tepatnya di wilayah perbatasan dua desa yakni Ketamputih dan Kelemantan, dan Kelemantan Barat, hingga Desa Sekodi.

 
Walau sempat dilakukan beberapa kali penimbunan di ruas jalan berlobang tersebut, tapi ketahanannya tak berlangsung lama. Sehingga membuat sejumlah warga di desa tersebut berharap di Tahun 2016 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis mengalokasikan anggaran kegiatan infrastruktur yang menjadi akses antar desa tersebut.
 
Salah seorang warga Desa Kelemantan Barat, Suri, Minggu (17/07/2016) kemarin mengatakan, kondisi jalan rusak terparah terjadi di daerah Kanjau, tepatnya sesudah Sungai Batang, memasuki Desa Kelemantan dan Kelemantan Barat, sampai ke Sekodi.
 
"Memang banyak kendaraan bongkar muat pasir yang melintasi jalan ini. Tapi tak sedikit pula yang harus terhenti di tengah jalan, karena terperosok ke dalam lubang, dan becek, pak Bupati kapan jalan kami di perbaiki,"kata Suri kepada wartawan.
 
Senada diutarakan Usman (40), tokoh desa setempat. Selain kondisi jalan rusak, banyak sering kejadian hal-hal yang tidak diinginkan di setiap ruas jalan yang ada. Karena ruas jalan kanan dan kiri jalan masih semak belukar dan ditanami sawit serta pohon karet.
 
"Rumah-rumah warga masih sepi di beberapa titik di Desa Kelemantan Barat ini, tapi yang jelas kita minta tolong ke Pak Bupati, agar jalan kami ini bisa dipercantik lagi, sama seperti di Desa Ketamputih, Pematang Duku, Penebal, Temeran sampai ke Sungai Alam, dimana jalannya sudah mulus dan enak dilalui kendaraan baik roda empat dan kendaraan roda dua,"kata Usman.
 
Menurutnya lagi, akses jalan di antara Desa Kelemantan Barat hingga Sekodi itu jelas akan menghubungkan antara kecamatan Kabupaten tetangga yakni Kabupaten Kepulauan Meranti, tepatnya di Pulau Merbau, meliputi Kecamatan Tasik Putri Puyu, dan Kecamatan Merbau.
 
"Lebaran tahun ini, banyak warga Bengkalis yang kampung halamannya di Kecamatan Merbau dan Tasik Putri Puyu pulang melalui ruas jalan ini, ada yang menggunakan sepeda motor ada pula yang menggundakan roda empat, mereka parkirkan kendaraannya di Pelabuhan Sungai Dua,"ungkap Usman. 
Sumber: riaugreen.com

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Akses Jalan Desa Rantau Binuang Sakti Hancur, Fajri Minta Perhatian Serius Dari Pemkab Rohul

    tahun lalu

    ROHUL(POROSRIAU.COM)--Masyarakat desa Rantau Binuang Sakti (RBS), Kecamatan Kepenuhan, Rokan Hulu (Rohul), minta perhatian serius Pemkab Rohul untuk memperbaiki jalan sepanjang 9 kilometer menuju desa mereka yang terkesan diabaikan.‎

  • Jika Langgar Aturan, Wabup Tak Segan Copot Jabatan Pegawai

    tahun lalu

    MERANTI (PR) - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim serius melihat dan mengamati prilaku pegawai dilingkungan Pemkab. Meranti, dirinya tak ingin kerusuhan di Meranti yang terjadi baru-baru ini terulang, dan ditakutkan kerusuhan justru t

  • The Godfather Of Jakarta John Kei Masuk Islam?

    5 bulan lalu

    Team Mualaf Center Darussalam diwakili Harsha Agousta Brahma Sadewa dan ibu Jenderal Lisze Dewi Purnamawati berangkat ke LP Batu Nusakambangan Cilacap memastikan niat John Kei masuk Islam.

  • Karang Taruna Bumi Ayu Ajak Anggota Dewan dan Kadis PU "Bersahabat"

    2 tahun lalu

    Dumai(POROSRIAU.com) – Menyikapi kinerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Dumai yang nyaris tidak tampak untuk kepentingan masyarakat bawah, sudah banyak masyarakat yang mengeluh dan gerah.

  • Ku Tak Ingin Sandang Status Janda kedua kalinya

    2 tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) – Er  seorang perempuan kelahiran Medan 28 tahun lalu tinggal di jalan Seputaran Jalan Sultan Syarif Kasim Kota Dumai, pernah menyandang status janda, namun setahun

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Poros Riau. All Rights Reserved.