Kamis, 21 September 2017
  • Home
  • Dumai
  • Belasan Miliar Mengalir di Pipa Air
Senin, 15 Agustus 2016 22:09:00

Bolak-balik Diperiksa Belum ada Tersangka. Ada Apa?

Belasan Miliar Mengalir di Pipa Air

Senin, 15 Agustus 2016 22:09:00
BAGIKAN:
Sejumlah perangkat PDAM Dumai yang dinilai sudah tidak layak dan perlu perbaikan
DUMAI(POROSRIAU.COM). Dana Penyertaan Modal yang dikucurkan Pemeirntah Kota Dumai pada tahun anggaran 2013 pada PDAM PT Tirta Dumai Bersemai sebesar Rp15 miliar untuk pipanisasi atau perbaikian instalasi jaringan air bersih ludes entah kemana. Anehnya, para stakeholder yang diduga kuat melakukan penyalahan wewenang hingga menimbulkan kerugian negara puluhan miliar tidak tersentuh dengan hukum. bahkan para saksi sudah bolak balik diperiksa namun belum ada tersangka  
 
Buktinya, sejumlah nama pejabat maupun stakholder di PT Tirta Dumai Bersemai yang diduga kuat mengetahui alur keuangan tersebut hinga kini masih melenggangkangkung bahkan anak mantan pejabat Kota Dumai yang disebut-sebut mengetahui keuangan di perusahaan semi plat merah tersebut tidak pernah dipanggil pihak kejaksaan. sementara, sejumlah pegawai hingga Direktur Utamanya sudah beberapa kali di periksa aparat kejaksaan. " Aneh memang , Anak mantan pejabat yang saat itu menjabat keuangan perusahaan tidak pernah dipanggil " ungkap Risman warga Dumai.
 
Rizky , Bendahara PT Tirta Dumai Bersemai, kepada Poros Riau .Com, mengakui jika dirinya sudah beberapa kali diperiksa dan dipanggil penyidik Kejaksaan Dumai. hal ini berkaitan dengan Dugaan korupsi yang dilakukan Ot saat menjabat Keuangan Perusahaan. " Sudah berulang kali saya diperiksa oleh kejaksaan Dumai terkait hal ini, status saya hanya sebagai saksi," ungkapnya.
 
Sementara Ot selaku Kasubag Keuangan yang mengetahui persis aliran uang Milliaran itu tidak pernah mau datang penuhi panggilan Kejaksaan ujarnya. “ Mengenai berapa jumlah besaran uang yang di selewengkan , saya tidak mengetahui persisnya , karena waktu dana milliaran tersebut dikelola, saya belum menjabat sebagai bendahara," Akunya.
 
Disinggung mengenai aliran dana dan siapa saja yang bertanggungjawab anggaran tersebut Rizky mengaku tidak tahu persis karena semua berkas yang berkaitan dengan laporan keuangan serta aliran dana sudah diserahkan pada pihak penyidik Kejaksaan.   "Mengenai siapa saja yang terlibat saya tidak tau persis, namun pastinya penyidik jaksa yang lebih tau pak , dan semua berkas yang berkaitan dengan laporan keuangan sudah diberikan pada penyidik, tutur Rizki.
 
Sementara, Ot selaku Kasubag keuangan  di Kantor PDAM Tirta Dumai Bersemi yang juga mantan anak pejabat Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai ,sejak tahun 2015 sudah tidak diketahui lagi keberadaannya.
 
 
Sebagaimana diketahui, tahun 2013 lalu suhu politik dikota Dumai sempat memanas, sejumlah nama pejabat maupun mantan pejabat digadang-gadangkan bakal maju pada pemilihan kepala Dearah tahun 2015 lalu, untuk kepentingan kost politik disebut-sebut terjadi konspirasi kesepahaman politik antara Executif dan Legislatif sehinga terjadi kegaduhan politik karena tanpa tanda tanggan Walikota Dumai , DPRD Dumai setujui ranperda pertanggungjawaban APBD 2013 yang dikabarkan tidak pernah ditetapkan Walikota melalui Paripurna DPRD Dumai.
 
Alhasil, sedikitnya, Pemerintah meloloskan Rp 50 miliar anggaran penyertaaan modal bagi dua Badan Usaha Milik Daerah pada tahun anggaran 2013. Masing-masing, PT Pembangunan Dumai mendapat penyertaaan modal sebesar Rp35 Miliar dan PT Tirta Dumai Bersemai mendapat jatah Rp 15 Miliar .Khusus untuk PT Tirta Dumai Bersemai, anggaran RP.15 miliar diperuntukan untuk perbaikan pipanisasi jaringan air bersih yang sudah rusak.(red) 
 
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Layak kah Wabup Bengkalis Muhammad Dipenjara KPK?

    tahun lalu

    POROSRIAU.com- Riau dikenal dengan sebutan “Petro Dollar” karena kaya dengan minyak bumi dan perkebunan kelapa sawit.“Atas minyak, bawah minyak” kerap terdengar istilah ters

  • Program Air Bersih Kota Dumai,Masih Jadi Keluhan Warga

    tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) – Program unggulan yang digadang gadang pejabat orang nomor satu Pemko Dumai saat janji Politik yang disampaikannya pada  Pemilukada lalu  hingga kini masih men

  • PDAM Tirta Siak Rugi Rp 6 Miliar Pertahun

    11 bulan lalu

    Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Siak Kota Pekanbaru saat ini mengalami kerugian sebesar Rp 6 miliar per tahun. Kondisi ini diakibatkan oleh hilangnya produksi air.

  • Sebelum Bayar Hutang kepada KTDP, DPRD Ingatkan Pemko Legalkan Dulu Asetnya

    6 bulan lalu

    Keluarnya keputusan pengadilan yang tertuang dalam keputusan Badan Abitrase Nasional Indonesia (BANI) memutuskan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru harus membayar hutang dalam optimalisasi air bersih PDAM Tirta Siak kepada PT. Karta Tirta Dharma Pangada (

  • Tiga Kecamatan di Rohul Mendapat Bantuan Pembangunan Sarana Air Bersih

    6 bulan lalu

    Melalui anggaran APBN 2017, Tiga kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mendapat bantuan pembangunan sarana air bersih untuk peningkatan air baku (intake), yang nantinya difungsikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat.‎

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.