Jumat, 18 Agustus 2017
  • Home
  • Dumai
  • Lampu Jalan dan Taman Tak Hidup, LIRA Tuding Anggaran di Mark Up Hingga Rp1 Miliar
Selasa, 28 Februari 2017 16:39:00

Lampu Jalan dan Taman Tak Hidup, LIRA Tuding Anggaran di Mark Up Hingga Rp1 Miliar

Oleh: Eza
Selasa, 28 Februari 2017 16:39:00
Pertanyakan Tanggung Jawab Dinas
BAGIKAN:
int
Ilustrasi

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)--Keberadaan lampu jalan dan lampu taman di Kota Pekanbaru yang tidak hidup saat kondisi malam hari menjadi sorotan Lumbug Informasi Rakyat (LIRA). Dipertanyakan kenapa lampu-lampu penerangan jalan dan lampu-lampu sorot taman rata-rata 90 persen tidak hidup.

Padahal tahun 2016 lalu kegiatan peket yang dilakukan melalui penunjukan langsung terhadap pengadaan lampu penerangan jalan  dan lampu sorot taman sudah selesai di bayarkan, kenapa sampai tidak hidup saat ini. 

" Artinya anggaran sudah selesai di bayarkan menandakan pekerjaan sudah selesai. Apalagi pengadaannya telan anggaran APBD hingga Rp6 miliar melalui kegiatan reses salah satu anggota DPRD Riau," demikian disampaikan Sekjen DPD LIRA Kota Pekanbaru, Harmen Fadli yang didampingi langsung oleh Walikota LIRA Kota Pekanbaru, Selasa (28/2).

Harmen Fadli juga mengingatkan jangan nanti setelah di tanya ke Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) selaku dinas yang berwenang alasannya di lempar ke Perusahaan Listrik Negara (PLN). 

" Alasan klasik jika DKP berkilah alasan KWH meter tidak ada. Kalau hanya alasan itu diberikan, artinya pelaksanaan perencanaan kegiatan tidak matang, artinya juga belum ada persetujuan PLN kenapa disetujui kegiatannya," jelasnya.

Menurut Harmen Fadli, jika lampu sudah tidak hidup menandakan ada kerugian negara karena uang negara sudah keluar dan APBD sudah keluar dan tidak bisa di manfaatkan. 

" Itu merupakan kegiatan aspirasi Dewan yang tergabung dalam dua kegiatan yakni lampu penerangan jalan Led beberapa paket dan juga lampu sorot yang menerangi pohon-pohon. Kita temukan lampu sorot ini banyak yang tidak hidup dan hilang. Jadi apa pertanggungjawaban dinas terhadap kegiatan ini, apa hanya sekedar buat peket tanpa ada pemeliharaan sama saja dengan pemborosan dan merugikan negara ," tegasnya.

Anggaran sebesar Rp6 miliar, dan di pecah menjadi penunjukan langsung menjadi 200 juta ke bawah dalam bentuk PL. Harmen juga menduga  anggaran tersebut di mark up mencapai RP 1 miliar.

" Karena memang setelah ditelusuri harga di lapangan jauh di bawah harga di tentukan. Bahkan teknisnya yang menjadi persyaratan lampu harus punya merk tapi yang terpasang tidak ada merek. Jelas saja Dimana tanggung jawab dinas karena diduga negara sudah dirugikan hingga Rp1 miliar," sebutnya. 

Harmen mengharapkan kepada aparat kepolisian, jaksa dan Kejati mencari tahu persoalan ini.

" jika persoalan ini berlarut, LIRA juga akan bergerak dan melaporkan permaslahan ini ke kejaksaan, Kejati dan Polda," ugkapnya

Sementara itu, Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK) Dinas Kebersihan dan Pertamanan di tahun 2016, Mas Dauri saat dikonfirmasi melalui selulernya mengelak menjaba karena beralasan pelatihan. Saat dilayangkan melalui Short Masage Service (SMS) terkait persoalan diatas hingga berita diturunkan tidak ada jawaban. (Eza)

Editor: Chaviz

Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • LIRA Bongkar Kebobrokan Oknum DKP Pekanbaru

    7 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru diduga telah melakukan mark-up terhadap harga lampu dalam pekerjaan pemasangan lampu jalan LED dengan sistem kabel udara di beberapa ruas jalan di kota Pekanbaru tahun anggaran 2016

  • Listrik PJU Dituding "Boros", Roni Tawarkan Solusi Investasi Atasi PJU Pekanbaru

    7 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amriel, mengaku prihatin dengan kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada di Kota Pekanbaru. Dimana, hingga saat ini Pemko Pekanbaru membayar tagihan PJU Rp8 miliar per tahunnya.

  • Pembangunan Pusat Perkantoran Tenayan Bukan Skala Prioritas

    5 bulan lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Pembangunan pusat perkantoran baru milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang terletak di Kecamatan Tenayan Raya, tepatnya di Jalan Badak, menjadi sorotan berbagai pihak. Tidak terkecuali Anggota DPD/MPR RI asal Provinsi Riau

  • Ternyata Bantuan APBD Propinsi Riau Ta 2016 Untuk Kab. Inhu Rp 355 M

    11 bulan lalu

    Inhu (POROSRIAU.com) - Komisi B DPRD Provinsi Riau menggelar kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Inhu, Jumat (16/9), Kunker tersebut dimanfaatkan Bupati Inhu H Yopi Arianto untuk memberikan &lsqu

  • Pemko Dumai Pasang Lampu Penerangan Jalan Di 26 Titik Baru

    9 bulan lalu

    Dumai(porosriau.com) - Pemerintah Kota Dumai, Provinsi Riau, mengupayakan peningkatan pelayanan publik pada fasilitas penerangan jalan umum pada tahun ini, dengan pemasangan baru di 26 titik ruas jalan umum dan pemukiman masyarakat.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.