Senin, 23 Oktober 2017
  • Home
  • Dumai
  • Zulkifli AS: HUT Dumai ke 18 Momentum untuk Menyatukan Visi dan Persepsi
Jumat, 28 April 2017 18:25:00

Zulkifli AS: HUT Dumai ke 18 Momentum untuk Menyatukan Visi dan Persepsi

Oleh: Redaksi
Jumat, 28 April 2017 18:25:00
BAGIKAN:
int/rgc
Walikota Dumai, Zulkifli AS

DUMAI(POROSRIAU.COM)- Walikota Dumai, Zulkifli AS memimpin upacara Peringatan HUT Kota Dumai ke -18 di Lapangan Kantor Walikota Dumai, Kamis (27/4/2017). Pada kesempatan tampak hadir peserta dari perwakilan instansi pemerintah, TNI, Polri, akademis hingga ormas di Kota Dumai.

Zulkilfli AS mengatakan bahwa Dumai sudah dewasa,"Usia 18 tahun dalam laju ruang dan waktu menandakan bahwa daerah kita berada dalam tahap vitalitas tinggi menuju taraf kedewasaan." sebut wako saat memimpin upacara..

Peringatan Hari Jadi ke-18 Kota Dumai sebagaimana yang telah diselenggarakan adalah suatu momentum atau peristiwa yang sangat penting dan bersejarah bagi segenap lapisan masyarakat Kota Dumai.

Sudah barang tentu, peringatan Hari Jadi ini mengembalikan memori kepada amal bakti dan jasa-jasa para pejuang otonomi Kota Dumai, para tokoh masyarakat dan pemerintahan, serta segenap aparatur yang telah mendahului dalam mendharmakan bhaktinya bagi pemerintahan. Sehingga, bisa merasakan makna kebebasan mengatur diri sendiri dalam bingkai otonomi, buah dari hasil kerja keras dan keuletan dari pendahulu tersebut.

Hal tersebut diungkapkan walikota Dumai, Drs.H Zulkifli As dalam sambutannya saat upcara HUT Kota Dumai ke -18. Ditambahkannya, satu hal yang perlu di garis bawahi adalah bahwa perjuangan untuk mendirikan Kota Dumai, bukanlah perjuangan yang ringan. Akan tetapi banyak rintangan dan tantangan yang memakan waktu panjang.

Oleh karena itu pulalah, sudah pada tempatnya jika peringatan hari jadi Kota Dumai dijadikan sebagai kilas balik untuk melihat potret Dumai masa lalu, masa kini, dan masa akan datang.

"Kita peringati hari jadi ini, tidak hanya dipandang dari pelaksanaan serimonial belaka, melainkan dapat dijadikan sebagai momentum untuk menyatukan visi dan persepsi, serta meningkatkan persatuan dan kesatuan, sehingga menjadikan suatu penuntun dan kekuatan agar daerah ini lebih baik dan lebih maju." ujar Wako.

Adapun tema Hari Jadi ke-18 Kota Dumai, yakni "Sempena Semangat Hari Jadi Ke 18 Kota Dumai Tahun 2017 "Kita Wujudkan Dumai Sebagai Kota Pintar (Smart City) Guna Menuju Masyarakat Makmur Dan Madani".

Tema ini dianggap mengandung filosofi kekinian serta mengajak segenap anak negeri, bahu membahu, bersatu padu dengan tidak membedakan asal usul, namun bersama-sama membangun negeri ini, dengan mendayagunakan segala potensi dan sumber daya yang ada dalam ketamadunan Melayu dengan konsep yang lebih modren yang ditampilkan oleh smart city menuju tercapainya masyarakat yang makmur dan madani.

"Mudah-mudahan momen ini memberikan motivasi lebih kepada semua, masyarakat Kota Dumai, untuk terus bertekad memajukan Kota Dumai dalam setiap aspek kehidupan dimasa kini dan mendatang." harap Walikota.

Sebagaimana diketahui bersama, melalui Undang-Undang Nomor 16 tahun 1999, Kota Dumai secara resmi dikukuhkan menjadi sebuah 'Kota' dengan kewenangan mengurus dan mengelola urusan rumah tangga daerah yang tertuang dalam bentuk APBD untuk penyelenggaraan pemerintahan daerah yang diamanahkan oleh Undang Undang tersebut.

Berkenaan dengan hal  tersebut, patutlah perlu senantiasa menyadari bahwa dalam masa aktif mengembangkan kota kedepan, hendaknya semua energy positif yang dimiliki mampu mendorong performa dan kinerja terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan yang  baik (good governance).

Sehubungan dengan peningkatan pelayanan masyarakat dan jasa publik secara maksimal dan berkesinambungan, melalui moment peringatan Hari Jadi ke-18 Kota Dumai kali ini, walikota menekankan kepada seluruh aparatur untuk:

1. Meningkatkan kebersamaan dan kegotongroyongan; kehidupan dalam bermasyarakat sarat akan nilai kebersamaan. Itulah sejatinya tradisi dari masa ke masa sejak ribuan tahun silam. Gotong royong, musyawarah mufakat, dan senasib sepenanggungan serta sikap kolektifitas lainnya sangat penting dalam mencapai tujuan sehingga persoalan sesulit apapun dapat diselesaikan secara bersama-sama.

2. Mensinergikan Organisasi Perangkat Daerah; sinergitas ini mengandung dua fungsi makna yakni sinergitas internal dan external. Suatu OPD harus solid secara internal, ibarat mata rantai yang tiada putus, saling menguatkan dalam satu lingkaran. Masing-masing mengerti dengan tugas dan fungsinya. Barulah sinergitas external dapat terwujudkan.

3. Meningkatkan Fungsi Koordinasi; dalam pemerintahan fungsi koordinasi adalah "nyawanya" suatu keputusan. Tak banyak yang dapat dilaksanakan jika koordinasi tidak berjalan. Inilah yang digambarkan orang tua kita dahulu: "tanyalah kepada yang didulukan selangkah, yang ditinggikan seranting, daunnyo tempat beteduh, akarnyo tempat benaung"

"Insya Allah, jika dipadu dengan konsep kedisiplinan dalam melakukan tugas-tugas dan fungsinya sehari-hari, mulai dari disiplin waktu, disiplin diri dan disiplin dalam menyelesaikan tugas, maka pelayanan prima akan lebih dirasakan oleh masyarakat." tandasnya.(Rgc/ hms/rls)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Seminar Peran Media Dalam Menghadapi MEA, Bakisa Corp Datangkan Tiga Narasumber

    tahun lalu

    DUMAI (POROSRIAU.com) - Bakisa Corporation gagas seminar nasional bertema peranan media massa dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean dengan pembicara dari dewan pers dan akademisi perguruan tinggi.

  • Tim Panitia Seleksi Loloskan Enam Nama Calon Sekda Dumai

    10 bulan lalu

    DUMAI(POROSRIAU.COM) - Tim panitia seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama calon sekretaris daerah Kota Dumai meloloskan enam nama aparatur sipil negara yang mendaftar seleksi administrasi untuk maju dalam tahapan selanjutnya.

  • PDAM Dumai Lagi "Sakit" dan Butuh Formulasi Untuk Menyembuhkannya

    9 bulan lalu

    DUMAI(POROSRIAU.COM) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) milik Pemerintah Kota (Pemko) Dumai saat ini dalam keadaan sakit. PDAM baru bisa menjangkau 1.375 sambungan rumah, namun yang aktif baru sekitar 500-an rumah. Sementara kebutuhan air bersih untuk b

  • Pemko Dumai Peringati Nuzul Quran

    4 bulan lalu

    Pemerintah Kota Dumai memperingati Nuzul Quran, yang diperingati pada 17 Ramadhan 1438 H, Senin (12/6) bertempat di Halaman Eks Kantor Walikota Dumai Jalan HR Soebrantas.

  • Terlambat Apel, Tunjangan PNS Dipotong 20%

    tahun lalu

    Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kota Dumai akan mendapatkan pemotongan tunjangan sebesar 20% untuk gaji Bulan Juli ini.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.