Senin, 23 Oktober 2017
  • Home
  • Dumai
  • Zulkifli As Curhat ke Dewan Pertahanan Nasional Soal RT RW
Kamis, 09 Maret 2017 20:30:00

Zulkifli As Curhat ke Dewan Pertahanan Nasional Soal RT RW

Oleh: Redaksi
Kamis, 09 Maret 2017 20:30:00
BAGIKAN:
int
Walikota Dumai, Zulkifli AS

DUMAI(POROSRIAU.COM) - Wali Kota Dumai, Riau, Zulkifli As menyampaikan sejumlah persoalan kepada utusan Dewan Pertahanan Nasional, antara lain mengenai rencana tata ruang wilayah (RTRW), kebakaran hutan dan lahan, serta penyelundupan di perairan.

Peraturan RTRW belum rampung, menyebabkan pembangunan daerah terkendala, sehingga penyelesaiannya dianggap penting karena 70 persen wilayah Dumai masuk kawasan hutan dan sebagian besar sudah menjadi permukiman masyarakat, katanya dki Dumai, Kamis.

"Akibat RTRW belum selesai, pemerintah terkendala melaksanakan pembangunan karena status lahan tidak jelas, dan tidak bisa mencegah masyarakat untuk menduduki kawasan tersebut," katanya.

Dampak lain dari RTRW tidak rampung ini, rencana investasi masuk ditaksir dua puluhan triliun rupiah di berbagai sektor jadi terhalang karena status lahan belum jelas.

"Kami berharap persoalan ini dapat didengar oleh presiden dan ada solusi agar laju pembangunan daerah tidak terhambat dan terus berjalan sesuai harapan," kata kepala daerah.

Mengenai penanganan kebakaran hutan dan lahan, Pemkot Dumai dalam upaya pencegahan dan pemadaman mengalami kesulitan keterbatasan angggaran dan peralatan.

Disebutkan Zul As, Dumai kini memiliki lima peralatan pemadaman kebakaran digunakan secara bergiliran oleh petugas di lapangan dari berbagai instansi terkait, terdiri badan perencana pembangunan daerah, TNI Polri dan lainnya.

"Sekitar 22 kelurahan tersebar di enam kecamatan dumai kategori rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan, karena itu penanganannya belum optimal akibat beberapa kendala," katanya lagi.

Direktur Bidang Ekonomi Wantannas Irjen Pol Bambang Hermano mengatakan, kunjungan kerja ke Dumai untuk menghimpun aspirasi dan persoalan dihadapi daerah agar dicarikan solusi di kementerian dan lembaga terkait.

Mantan Wakil Kapolda Riau ini menyebut, Wantannas berada di bawah Presiden untuk menggali masalah secara langsung di daerah, dan kedatangan ke Dumai karena menilai strategis dengan potensi dimiliki.

"Kami mencari informasi dan solusi masalah di daerah, terutama karhutla dan penyelundupan narkoba, karenanya diimbau agar pertahanan masyarakat pantai diperkuat untuk mencegah kejahatan di perairan," kata Bambang.

Diharapkan melalui pertemuan ini dapat memberikan solusi bagi Dumai, khususnya dalam mengatasi permasalahan dihadapi, seperti karhutla, penyelundupan, TKI ilegal dan RTRW.(antara) 

 

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Seminar Peran Media Dalam Menghadapi MEA, Bakisa Corp Datangkan Tiga Narasumber

    tahun lalu

    DUMAI (POROSRIAU.com) - Bakisa Corporation gagas seminar nasional bertema peranan media massa dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean dengan pembicara dari dewan pers dan akademisi perguruan tinggi.

  • GNPK RI : Komisi III Jangan Sebatas Hoax

    tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com)- Masalaah Proyek overlay jalan Bintan yang diduga kuat dikerjakan timses Zulkifli As yang pengerjaannya tidak sesuai dengan bestek yang ada mendapat perhatian serius dari semua

  • Zul Ahad Akan " Telanjangi " Kandidat Diduga Bermasaalah

    tahun lalu

    Saya akan buka-bukaan pada saat pelaksanaan Musda nanti. biar semua peserta tahu siapa calon kandidat yang mereka usung . saya harus tunjukan kebenaran ini. agar Golkar kedepan dipimpin orang-orang yang bersih administrasi"

  • Walikota Dumai Lantik Pengurus Baru Dekranasda

    11 bulan lalu

    Walikota Dumai Zulkifli AS secara resmi melantik Ketua dan Jajaran Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Dumai untuk masa tugas 2016-2021 di gedung Pendopo Sri Bunga, kemarin (13/11).

  • PDI-P dan Demokrat Saling Sindir soal Kasus Korupsi

    9 bulan lalu

    POROSRIAU.COM--Rapat Kerja Komisi III DPR dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak hanya berisikan pembahasan serius. Ada kalanya para anggota dewan bergurau dengan saling menyindir.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.