Senin, 28 Mei 2018
  • Home
  • Dumai
  • Zulkifli As Curhat ke Dewan Pertahanan Nasional Soal RT RW
Kamis, 09 Maret 2017 20:30:00

Zulkifli As Curhat ke Dewan Pertahanan Nasional Soal RT RW

Oleh: Redaksi
Kamis, 09 Maret 2017 20:30:00
BAGIKAN:
int
Walikota Dumai, Zulkifli AS

DUMAI(POROSRIAU.COM) - Wali Kota Dumai, Riau, Zulkifli As menyampaikan sejumlah persoalan kepada utusan Dewan Pertahanan Nasional, antara lain mengenai rencana tata ruang wilayah (RTRW), kebakaran hutan dan lahan, serta penyelundupan di perairan.

Peraturan RTRW belum rampung, menyebabkan pembangunan daerah terkendala, sehingga penyelesaiannya dianggap penting karena 70 persen wilayah Dumai masuk kawasan hutan dan sebagian besar sudah menjadi permukiman masyarakat, katanya dki Dumai, Kamis.

"Akibat RTRW belum selesai, pemerintah terkendala melaksanakan pembangunan karena status lahan tidak jelas, dan tidak bisa mencegah masyarakat untuk menduduki kawasan tersebut," katanya.

Dampak lain dari RTRW tidak rampung ini, rencana investasi masuk ditaksir dua puluhan triliun rupiah di berbagai sektor jadi terhalang karena status lahan belum jelas.

"Kami berharap persoalan ini dapat didengar oleh presiden dan ada solusi agar laju pembangunan daerah tidak terhambat dan terus berjalan sesuai harapan," kata kepala daerah.

Mengenai penanganan kebakaran hutan dan lahan, Pemkot Dumai dalam upaya pencegahan dan pemadaman mengalami kesulitan keterbatasan angggaran dan peralatan.

Disebutkan Zul As, Dumai kini memiliki lima peralatan pemadaman kebakaran digunakan secara bergiliran oleh petugas di lapangan dari berbagai instansi terkait, terdiri badan perencana pembangunan daerah, TNI Polri dan lainnya.

"Sekitar 22 kelurahan tersebar di enam kecamatan dumai kategori rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan, karena itu penanganannya belum optimal akibat beberapa kendala," katanya lagi.

Direktur Bidang Ekonomi Wantannas Irjen Pol Bambang Hermano mengatakan, kunjungan kerja ke Dumai untuk menghimpun aspirasi dan persoalan dihadapi daerah agar dicarikan solusi di kementerian dan lembaga terkait.

Mantan Wakil Kapolda Riau ini menyebut, Wantannas berada di bawah Presiden untuk menggali masalah secara langsung di daerah, dan kedatangan ke Dumai karena menilai strategis dengan potensi dimiliki.

"Kami mencari informasi dan solusi masalah di daerah, terutama karhutla dan penyelundupan narkoba, karenanya diimbau agar pertahanan masyarakat pantai diperkuat untuk mencegah kejahatan di perairan," kata Bambang.

Diharapkan melalui pertemuan ini dapat memberikan solusi bagi Dumai, khususnya dalam mengatasi permasalahan dihadapi, seperti karhutla, penyelundupan, TKI ilegal dan RTRW.(antara) 

 

Editor: Chaviz

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis Perubahan Alat Kelengkapan DPRD Kabupaten Bengkalis

    2 bulan lalu

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis pada sidang paripurna Selasa 3 April 2018 mengesahkan empat Peraturan Daerah (Perda).

  • Belum Ada Keputusan Saat Trump Berceloteh akan Serang Suriah

    2 bulan lalu

    Celotehan pagi Presiden Donald Trump bahwa 'sebuah rudal terbaru yang bagus dan pintar akan segera ditembakkan ke Suriah' ternyata dilontarkan sebelum membahasnya dengan pihak terkait, termasuk para pejabat keamanan Amerika Serikat beserta negar

  • Seminar Peran Media Dalam Menghadapi MEA, Bakisa Corp Datangkan Tiga Narasumber

    2 tahun lalu

    DUMAI (POROSRIAU.com) - Bakisa Corporation gagas seminar nasional bertema peranan media massa dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean dengan pembicara dari dewan pers dan akademisi perguruan tinggi.

  • Dwi Hartanto Si Jenius 'Penerus BJ Habibie' Ternyata Pembohong

    8 bulan lalu

    Hartanto akhirnya mau mengakui kebohongan mengenai sejumlah klaimnya ke hadapan publik, setelah sejumlah ilmuwan melakukan investigasi mandiri tentang klaim-klaim pemuda itu.

  • GNPK RI : Komisi III Jangan Sebatas Hoax

    2 tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com)- Masalaah Proyek overlay jalan Bintan yang diduga kuat dikerjakan timses Zulkifli As yang pengerjaannya tidak sesuai dengan bestek yang ada mendapat perhatian serius dari semua

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Poros Riau. All Rights Reserved.