Kamis, 19 Oktober 2017
  • Home
  • Inhil
  • BPOM Riau Temukan Bahan Makanan Berbahaya di Tembilahan
Kamis, 08 Juni 2017 08:09:00

BPOM Riau Temukan Bahan Makanan Berbahaya di Tembilahan

Oleh: Redaksi
Kamis, 08 Juni 2017 08:09:00
BAGIKAN:
int
Ilustrasi

TEMBILAHAN(POROSRIAU.COM) - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau menemukan 3 sample makanan mengandung bahan berbahaya di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Hal itu ditemukan ketika melakukan Inpenksi Mendadak (Sidak) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Inhil, Selasa (6/6/2017) kemarin.

Sidak itu dilakikan di sejumlah pasar yakni di Pasar Rakyat, Pasar Pagi, Pasar Wadai Jalan Pangeran Hidayat, Jalan M Boya dan Jalan Kapten Muhktar dengan cara mengambil puluhan sample untuk dilakukan uji cepat.

Alhasil, 3 sample yang diduga mengandung bahan berbahaya pewarna merah Rhodamin B, yaitu terasi merah muda, delima dan terasi udang.

"Pewarna ini adalah pewarna kain dan pewarna sintetik, apabila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama bisa meniumbulkan gangguan kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan, gagal ginjal sampai dengan kanker. Kami berharap masyarakat Inhil untuk mewaspadai ciri-ciri makanan yang mengandung Rhodamin B," kata Kepala Balai Besar POM Provinsi Riau Riau, Muhammad Kashuri.

Dijelaskan, ciri-ciri makanan berbahan pewarna tersebut tampak jika terkena sinar matahari, sebab bisa memberikan warna yang berpendar seperti timbul pelangi, itulah ciri makanan yang positif Rhodamin B.

Terhadap pedagang yang samplenya positif, nanti akan dilakukan pendekatan persuasif pembinaan, supaya besok tidak berjualan lagi. Kemudian juga akan mengumpulkan informasi dimana produk makanan tersebut didapat dan siapa pembuatnya, kemudian bahan berbahaya dipasok dari mana.

"Kalau memang ada unsur pidana akan kita lakukan tindakan hukum, namun jika hanya masalah administrasi akan kita beri sanksi administratif. Itu yang akan kita lakukan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, H Zainal Arifin menanggapi bahwa pada umumnya masyarakat sudah menggunakan bahan yang tidak berbahaya untuk dikonsumsi, walaupun ada satu dua yang perlu dakukan pembinaan.

"Saya harap masyarakat bisa mengkonsumsi makanan atau jajanan wadai pada bulan Ramadhan ini tidak perlu khawatir karena sudah terhindar dari bahan-bahan berbahaya," tutur Zainal Arifin.(*/MC Riau)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Disperindag Gandeng BPOM Awasi Pasar Ramadan

    5 bulan lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Antisipasi beredarnya produk kedaluwarsa, serta produk yang mengandung bahan berbahaya, terutama saat umat muslim menjalankan ibadah di bulan suci ramadan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru akan i

  • Kecam Bakso Mekar, Noviwaldy: Proses Dan Adili Pemiliknya

    2 bulan lalu

    Warga Pekanbaru digegerkan dengan keluarnya pengumuman Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) menyatakan bakso mekar di jalan Ahmad Dahlan positif mengandung babi

  • Tanggapi Meranti Berdarah, Komnas HAM Berkunjung ke Selatpanjang

    tahun lalu

    MERANTI (POROSRIAU.com) - Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai datang ke Selatpanjang sebagai bukti tanggapan serius mereka terhadap kasus Meranti Berdarah tanggal 25 Agustus 2016 lalu. Tiba di Kota Sagu itu, Natalius langsung mengunju

  • Swasembada Pangan, Bupati Meranti Inginkan Sagu Jadi Program Pengembangan Nasional

    11 bulan lalu

    Meranti (Porosriau.com) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, terus berupaya mengangkat potensi sagu setempat menjadi program pengembangan nasional guna mensukseskan swasembada pangan

  • SMPN 9 Bengkalis Gelar Bazar dan PameranHasil Daur Ulang Sampah

    10 bulan lalu

    Dalam rangka mensosialisasikan daur ulang sampah, SMPN 9 Bengkalis menaja bazar dan pameran hasil daur ulang sampah Minggu (4/12/2016) kemarin.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.