Kamis, 19 Oktober 2017
  • Home
  • Kampar
  • Keluarga Menolak Dilakukan Otopsi Lantaran Sudah Mengikhlaskan Kematian Fahrul
Minggu, 08 Oktober 2017 10:17:00

Keluarga Menolak Dilakukan Otopsi Lantaran Sudah Mengikhlaskan Kematian Fahrul

Oleh: Shm
Minggu, 08 Oktober 2017 10:17:00
BAGIKAN:
Suasana di rumah duka Dusun Koto Semiri Desa Ganting Kec. salo.(foto/shm)

KAMPAR(POROSRIAU.COM)--Kerja keras tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kampar, Polsek Bangkinang Barat dibantu warga masyarakat akhirnya membuahkan hasil, setelah 28 jam pencarian terhadap Fahrul Efendi (16) yang tenggelam di Sungai Kampar akhirnya ditemukan pada Sabtu malam (7/10/2017) sekira pukul 22.30 wib.

Tim gabungan ini menemukan korban Fahrul Efendi dalam keadaan tewas mengapung dipinggir sungai, sekitar 100 meter dari posisi pertama tenggelam.

 Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa korban Fahrul Efendi tenggelam saat mandi berenang bersama teman-temannya, pada Jumat sore (6/10/2017) sekira pukul 18.00 wib di sekitar jembatan gantung wilayah Desa Ganting Kec. Salo.

Segera setelah penemuan korban ini, tim segera mengevakuasi jasad korban dari sungai dan mengantarkannya ke rumah duka di Dusun Koto Semiri Desa Ganting Kec. salo yang tidak terlalu jauh dari TKP.

Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Daren Maysar saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban tenggelam ini telah ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarganya.

Lebih lanjut disampaikan Kapolsek bahwa pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun otopsi dengan alasan sudah mengikhlaskan kematian korban dan akan segera menyelenggarakan jenazahnya, untuk itu pihak keluarga membuat surat pernyataan yang diserahkan kepada petugas Kepolisian.(shm)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Warga Pekanbaru Tewas Terseret Arus Sungai Kampar, Berikut Kronologinya..

    3 bulan lalu

    Sungai Kampar kembali memakan korban, kali ini seorang pemuda warga Pekanbaru tenggelam saat berenang menyeberangi sungai Kampar dekat lokasi PLTA Koto Panjang, tepat dibawah lobang kalam wilayah Desa Merangin Kec. Kuok pada Minggu siang (23/7/2017) sekir

  • TKL PTPN V Gantung Diri di Pohon Jambu

    4 bulan lalu

    Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian siang bolong itu menggegerkan tetangga korban di warga Perumahan Karyawan PTPN V Sei Tapung Afd 1 RT 01 RW 05 Dusun IF Desa Sei Kuning Kecamatan Tandun, Rohul.

  • Warga Empat Balai Kuok Ditemukan Tewas Gantung Diri, Begini Kronologinya..

    2 bulan lalu

    Diduga memiliki riwayat sakit yang tak kunjung sembuh, membuat Bujang Rahmad (LK 57) Warga Empat Balai, Kuok, Kabupaten Kampar, memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri diareal bekas bangunan Sekolah

  • CIA Menggulingkan Sukarno Demi Emas Di Papua

    satu bulan lalu

    Untuk menguasai tambang emas di Papua yang dikeruk oleh Freeport, Amerika Serikat mendepak Belanda lalu menggulingkan Sukarno.

  • PLT Sekda Cemas Pohon Jalan Rusak

    tahun lalu

    Kami sudah berkeliling di sejumlah kawasan dan mendapati banyak sekali pohon-pohon yang sudah tumbuh besar, namun dikikis kulitnya dan bahkan menebanginya. Kami harapkan hal ini tidak lagi dilakukan, karena akan menimbulkan kematian pada pohon,"

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.