Rabu, 22 November 2017
  • Home
  • Kampar
  • Persoalan Batas Desa, Masyarakat Boncah Kalubi Datangi DPRD Kampar
Selasa, 17 Oktober 2017 16:50:00

Persoalan Batas Desa, Masyarakat Boncah Kalubi Datangi DPRD Kampar

Oleh: Shm
Selasa, 17 Oktober 2017 16:50:00
BAGIKAN:
Masyarakat Boncah Kalubi Datangi DPRD Kampar.(Foto/Shm)

BANGKINANG(POROSRIAU.COM)-- Masyarakat Desa Boncah Kalubi datangi DPRD Kampar terkait persoalan batas desa dengan Desa Kota Garo, pada Senin (16/10) kemaren.

Kedatangan masyarakat ini meminta DPRD Kampar meluruskan persoalan batas desa ini, menurut tokoh masyarakat boncah Kalubi bahwa batas desa yang di keluarkan menurut Surat keputusan Bupati pada tahun 2010 Burhanudin Husia adalah melanggar Perda.

Menurut Khairil Amri salah seorang tokoh Masyarakat, bahwa menurut dia batas desa yang benar itu adalah sesuai dengan yang diatur oleh perda, yaitu batas desa sesuai dengan pemekaran kecamatan Tapung, Tapung Hilir, Dan Tapung Hulu."

"Nah sekarang kenapa Kepala Desa Kota Garo merobah batas desa secara sepihak tanpa ada perobahan perda terlebih dahulu, perubahan batas kedua desa tersebut di amini oleh Bupati Kampar Waktu itu Burhanudin Husin dengan mengeluarkan Surat Keputusan Bupati."Jelas Amri sapaan akrabnya

Sementara Ketua Komisi 1 DPRD Kampar Repol Sag dalam Hearing dengan Komisi 1 menyampaikan bahwa," surat keputusan yang dikeluarkan oleh Burhanudin Husin bertentangan dengan Perda Pemekaran Kecamatan Tapung, Tapung Hilir dan Tapung Hulu, kita akan luruskan persoalan ini dan hari ini kita buat rekomendasi kepada Bupati Kampar agar sesegra mungkin menyelesaikan persoalan batas desa ini," jelas Repol.

Kepala desa Boncah Kelubi Yusmar yang dampingi tokoh adat dan pemuka masyarakat menyampaikan, "saya berharap persoalan ini cepat selesai, karena kalau persoalan ini masih berlarut- larut kita khawatir nanti masyarakat yang gak tau apa apa akan berbenturan di bawah." Ujarnya.

"Sampai hari ini masyarakat kami yang memiliki lahan di sana disuruh keluar dan diusir oleh kepala desa Kota Garo H Ilyas, sebetulnya ini tidah boleh terjadi, bukan disuruh mengurus surat tanah malah diusir,"imbuh Yusmas berulang kali. (shm)

Editor: Chaviz

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Rapat Menjaga Kamtibmas Serta Mengantisipasi Konflik SARA

    tahun lalu

    Utamakan pencegahan Konflik dalam penyelesaian masalah yang terjadi dalam masyarakat dengan mempersatukan visi dan misi seluruh elemen yang ada di Kabupaten Kampar, Keragaman suku, budaya, agama dan masyarakat merupakan potensi timbulnya konflik, semua in

  • Pansus Penyalahgunaan Wewenang DPRD Kampar, Jemput Aspirasi Masyarakat

    tahun lalu

    Pansus Penyalgunaan wewenang DPRD Kampar jemput aspirasi masyarakat ke Desa Desa menyangkut adanya laporan masyarakat tentang keluhan walimurid yang dipaksa membeli pakaian seragam yang konon kabarnya disediakan oleh pemeribtah kabupaten Kampar.

  • Terkait Sengketa Lahan Dengan PT Sebal, Ratusan Warga Koto Aman Datangi DPRD Kampar

    satu bulan lalu

    Ratusan warga Koto Aman kecamatam Tapung Hilir datangi DPRD Kampar pada senin tanggal 9/10/2017 menuntut penyelesai sengketa lahan mereka dengan PT Sebal.

  • Mulai Hari Ini PLN Kembali Lakukan Pemadaman Bergilir, Berikut Jadwalnya

    satu bulan lalu

    PT PLN Persero kembali akan melakukan pemadaman listrik bergilir. Pemadaman ini akan dilakukan dari Senin (16/10/2017) hingga Sabtu (21/10/2017).

  • Masyarakat Desak Zulher Segera Bentuk Tim

    tahun lalu

    Setelah mengetahui bahwa Drs H Zulher MS telah mendapatkan Parpol yang memiliki syarat minimal 9 kursi DPRD Kampar, masyarakat Kampar mendesak Zulher untuk segera membentuk tim dari kabupaten hingga ke RT. Desakan itu karena mereka melihat Pilkada Kampar

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.