Jumat, 24 November 2017
  • Home
  • Kampar
  • Tidak Ada Istilah Pemotongan TPP dan Pengurangan THL
Senin, 14 November 2016 16:47:00

Tidak Ada Istilah Pemotongan TPP dan Pengurangan THL

Oleh: Shm
Senin, 14 November 2016 16:47:00
BAGIKAN:
Shm
Bupati Kampar H Jefry Noer,SH saat bersalaman dengan peserta darma kesehatan usai upacara Hari Kesehatan di Kantor Bupati Kampar.

BANGKINANG(POROSRIAU.COM) - Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 tahun 2016 tingkat Kabupaten Kampar secara langsung dipimpin oleh Bupati Kampar H Jefry Noer,SH, Usai membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI Jefry Noer dalam arahannya menyampaikan tidak ada istilah Pemotongan  tambahan penghasilan pegawai (TPP) dan Pengurangan Tenaga Harial Lepas (THL).

Dimana upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 tersebut di pusatkan di Sekretariad Daerak Kabupaten Kampar atau Halaman Kantor Bupati Kampar pada senin pagi (14/11).

Dalam samburannya tersebut Jefry Noer menegaskan walaupun BDH Kampar terus dipangkas dari pusat, akan tetapi dalam masalah TPP kedepan diisukan tidak akan dibayar atau dipotong itu tidak benar. Begitu juga dengan halnya pengurangan Tenaga Harial Lepas tidak akan ada pengurangan seperti yang dilakukan Kabuapten Kota lainnya. Hal ini sangat perlu karena SK pegawai kebanyakan selama ini telah disekolahkan (digadaikan red) dan hanya TPP itulah yang diharapkan oleh para PNS setiap bulannya.

Selain itu terkait peringatan HKN, Jefry Noer mengingatkan kepada Dinas Kesehatan untuk lebih meningkatkan SDM khusus bagu tenanga UGD baik yang di RSUD maupun yang di Puskesmas-puskesmas 24 jam. Karena hasil pantauan selama ini banyak tenaga di UGD 24 jam yang memiliki SDM yang kurang.

Selain itu, puskesmas yang jauh dari RSUD Bangkinang minimal memiliki tiga buah mobil ambulance yang siap pakai. Selanjutnya tugas para UPTD Kesehatan juga harus terus turun ntuk memantau puekesmas pembantu yang ada di Desa-desa, karena ada imformasi pustu yang jarang buka hanya sekali semingggu buka.

Kemudian terkait sambutan tertulis Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof.Dr.dr.Nila Djuwita F.Moeloek, Sp.M(K) Jefry Noer membacakan bahwa pencegahan penyakit sangat tergantung pada perilaku individu. Didukung oleh kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana serta dukungan regulasi untuk hidup sehat juga dperlukan keterlibatan aktif secara terus-menerus seluruh komponen baik pemerintah pusat dan daerah, sector non-pemerintah, dan masyarakat.

Dengan demikian, diperlukan sebuah gerakan untuk mendorong masyarakat berperilaku hidup sehat. Dengan tema peringatan HKN ke-52 tahun 2016 yakni “ Indonesia Cinta Sehat” dengan Sub Tema “Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat’. Yang bermakna secara luas, seiring dengan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Dengan demikian saat ini penting sekali untuk mengedukasi masyarakat agar berperilaku sehat, mengajak mereka membiasakan hidup sehat, dan memberikan tanggung jawab menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungannya untuk hidup sehat.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Hj Eva Yuliana, SE bersama Kadis Kesehatan Kampar menyerahkan hadiah terkait beberapa perlombaan yang dilaksanakan pada peringatan HKN ke-52 oleh praktisi kesehatan. Antara lain lomba Posyandu, Lomba PHBS, Lomba Bayi Sehat, lomba Kebersihan Ketertiban dan Keamanan (K3 ), K3 tingkat Desa serta lomba para lansia.(Shm).

Editor: Chaviz

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Sasar Pajak Skala Besar, Masih Ada Rp 4 Miliar Potensi PBB Akan Ditagih Dispenda

    12 bulan lalu

    PEKANBARU (PR) - Dalam dunia perpajakan, ada yang disebut dengan data sampah. Data sampah artinya adalah data yang belum terverifikasi kebenarannya. Inilah yang tejadi saat ini di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru.

  • Terkait Pemotongan Gaji Guru Hingga Rp700 ribu, DPRD Tagih Solusi Kepada Pemko

    11 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM) -- Tak sudi gajinya di potong hingga Rp700 ribu perbulan, guru tidak tetap (GTT) Pemko Pekanbaru serbu kantor Walikota Pekanbaru, Selasa (27/12) guna mencari tahu alasan pemotongan gaji yang dilakukan Pemko kepada guru.

  • DPRD Anggap Penggelontoran Operasional Lurah dan Camat Belum Saatnya

    10 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Anggaran lurah dan camat bernilai ratusan juta untuk operasional lurah dan camat di Kota Pekanbaru mendapat kritikan tajam dari Legislatif Kota Pekanbaru. Pasalnya anggaran yang susah di turunkan Pemko Pekanbaru sebesar Rp876 ju

  • Miris! Gaji Honorer dan Tunjangan PNS di Siak Akan Dipotong 25 % Oleh Pemkab

    10 bulan lalu

    SIAK (POROSRIAU.COM) - Di tengah kondisi melonjaknya berbagai harga barang (khususnya Sembako, red). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)nya, justeru dikabarkan akan membuat kebijakan yang dinilai sangat

  • Terlambat Apel, Tunjangan PNS Dipotong 20%

    tahun lalu

    Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kota Dumai akan mendapatkan pemotongan tunjangan sebesar 20% untuk gaji Bulan Juli ini.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.